Berita Terkini, Operasi Mata Kiri Novel Baswedan Berhasil  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Penyidik KPK Novel Baswedan bercerita tentang rencana operasi besar matanya usai menjalani solat Dzuhur berjamaah di salah satu masjid Singapura, 15 Agustus 2017. TEMPO/Fransisco Rosarians

    Penyidik KPK Novel Baswedan bercerita tentang rencana operasi besar matanya usai menjalani solat Dzuhur berjamaah di salah satu masjid Singapura, 15 Agustus 2017. TEMPO/Fransisco Rosarians

    TEMPO.COSingapura - Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Novel Baswedan, telah menjalani operasi besar pada mata kirinya. Pada pukul 13.30 waktu setempat atau sekitar 12.30 WIB, Novel keluar dari ruang operasi dalam kondisi tak sadar di atas kasur portabel yang didorong tiga perawat.

    Novel Baswedan mulai menjalani operasi besar, yang direncanakan berlangsung selama empat jam, pada pukul 08.00 waktu Singapura. Operasi tersebut berjalan dengan lancar. Salah satu dokter ahli keluar dari ruang operasi sekitar pukul 12.34. "Semua berjalan baik," kata dokter ahli yang namanya tak boleh dipublikasikan itu.

    Baca juga: 
    17 Agustus 2017, Novel Baswedan Siap Jalani Operasi Besar

    Menurut profesor mata tersebut, Novel harus menjalani perawatan untuk pemulihan di rumah sakit selama beberapa hari. Dia juga menjelaskan kepada keluarga yang menunggu di rumah sakit tentang keberhasilan semua tahapan operasi. "Di sini (mata), sini (gigi), dan sini (pipi), semua oke," kata dokter tersebut.

    Sebelumnya, Novel memang sempat menjelaskan adanya empat dokter ahli yang terlibat dalam operasi besar tersebut, yaitu ahli mata, ahli retina, ahli gigi, dan ahli glukoma. Operasi dimulai dengan pembersihan mata dari katarak dan menyedot cairan glukoma di bola mata kiri.

    Baca pula: 
    Novel Baswedan Operasi Besar Mata Kiri, Ini Tindakan Dokter

    Operasi Novel Baswedan dilanjutkan dengan mencabut dan meleburkan satu gigi. Dokter kemudian juga memotong dan mencabut gusi yang akan digunakan melapisi mata. Tahap selanjutnya, dokter membuat retina artifisial dari gigi yang dibentuk menjadi ring. Dokter juga membuat pelapisnya dengan lapisan tipis yang ada di kulit gigi. Artifisial ini kemudian ditanam ke dalam pipi selama dua bulan untuk menjadi retina baru.

    FRANSISCO ROSARIANS


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Demo Revisi UU KPK Berujung Rusuh, Ada 1.365 Orang Ditangkap

    Demonstrasi di DPR soal Revisi UU KPK pada September 2019 dilakukan mahasiswa, buruh, dan pelajar. Dari 1.365 orang yang ditangkapi, 179 ditahan.