Polresta Pangkalpinang Hadiahi Bayi Lahir 17 Agustus

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ratusan pelajar sekolah dasar berlarian serta menyanyikan lagu kebangsaan di persawahan yang mengering di Bonoloyo, Surakarta, Jawa Tengah, 15 Agustus 2017. Kegiatan bertema nasionalisme digelar untuk  menghormati pahlawan yang gugur demi terwujudnya kemerdekaan. Tempo/Bram Selo Agung

    Ratusan pelajar sekolah dasar berlarian serta menyanyikan lagu kebangsaan di persawahan yang mengering di Bonoloyo, Surakarta, Jawa Tengah, 15 Agustus 2017. Kegiatan bertema nasionalisme digelar untuk menghormati pahlawan yang gugur demi terwujudnya kemerdekaan. Tempo/Bram Selo Agung

    TEMPO.CO, Pangkalpinang - Kepolisian Resor Kota Pangkalpinang menyiapkan hadiah bagi bayi yang lahir pada tanggal 17 Agustus 2017. Pemberian hadiah itu menjadi bagian dari peringatan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia ke-72.

    Hadiah diberikan sebagai bentuk kepedulian kepolisian terhadap generasi muda agar mengenal Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) sejak usia dini. Hadiah itu tidak hanya untuk bayi yang lahir normal. Bayi yang dilahirkan secara operasi juga akan mendapatkan hadiah.

    "Silakan bagi masyarakat Kota Pangkalpinang yang bayinya lahir di tanggal 17 Agustus 2017 besok melaporkan ke kami. Ada hadiah menarik yang kami berikan dalam menyambut peringatan hari kemerdekaan Indonesia," ujar Kepala Satuan Intelijen dan Keamanan Polres Pangkalpinang Ajun Komisaris Adi Putra kepada Tempo, Rabu, 16 Agustus 2017.

    Baca: Perayaan HUT RI ke-72, Polda Metro Jaya Siagakan 5.000 Personel


    Persyaratan untuk mendapatkan hadiah hanya menunjukkan surat kelahiran. "Yang penting bisa dibuktikan dengan surat keterangan lahir dari pihak rumah sakit atau bidan. Jika respon masyarakat bagus, pemberian hadiah ini akan dilakukan berkelanjutan setiap tahunnya," ujar dia.

    Menurut Adi Putra, selain memberikan hadiah bagi bayi, pihaknya juga akan memberikan pelayanan biaya gratis mengurus Surat Izin Mengemudi (SIM) dan Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) bagi masyarakat yang lahir pada 17 Agustus. "Gratis membuat SIM dan SKCK ini kami berikan juga agar perayaan HUT kemerdekaan Indonesia bisa lebih semarak dan meriah," ujar dia.

    Adi Putra menuturkan pemberian hadiah dan biaya gratis SIM serta SKCK tersebut untuk memberikan nilai positif kepada masyarakat dan menanamkan jiwa proklamasi kemerdekaan Indonesia sejak usia dini agar generasi muda kedepan lebih mencintai NKRI.

    "Nilai positif yang diberikan sejak kecil akan membuat generasi muda bisa mengisi kemerdekaan dengan sebaik-baiknya. Tidak terjebak dengan hal-hal yang melanggar hukum dan intoleran," ujar dia.

    Adi Putra menambahkan pihaknya meminta agar masyarakat yang akan memeriahkan HUT Kemerdekaan RI dengan berbagai kegiatan untuk tetap menjaga keamanan dan keselamayan. Selain itu, dia menambahkan, masyarakat juga diminta untuk bersama-sama menjaga suasana aman dan kondusif. "Masyarakat juga diharapkan dapat menjaga kebersihan, tidak parkir sembarangan dan mematuhi peraturan lalu lintas. Selain itu selalu waspada terhadap kemungkinan terjadinya tindak kejahatan," ujar dia.

    SERVIO MARANDA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Lembaga Survei: 5 Hal Penting dalam Quick Count Pilpres 2019

    Perkumpulan Survei Opini Publik angkat bicara soal quick count di Pemilu dan Pilpres 2019 yang diragukan kubu Prabowo Subianto - Sandiaga Uno.