Ungkap Sosok Jenderal, Ini Syarat yang Diminta Novel Baswedan  

Reporter

Penyidik KPK Novel Baswedan bercerita tentang rencana operasi besar matanya usai menjalani solat Dzuhur berjamaah di salah satu masjid Singapura, 15 Agustus 2017. TEMPO/Fransisco Rosarians

TEMPO.CO, Jakarta - Upaya penyidik Kepolisian Daerah Metro Jaya memeriksa Novel Baswedan ke Singapura tak berbuah maksimal. Pasalnya, soal siapa jenderal yang menjadi dalang di balik aksi penyiraman air keras terhadap penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi itu masih tak terungkap. 

Kepala Hubungan Internasional Polda Metro Jaya Komisaris Besar Raden Prabowo Argo Yuwono mengatakan pemeriksaan terhadap penyidik senior KPK, Novel Baswedan, di Singapura tidak cukup membantu proses penyidikan.

Baca juga: Kejanggalan-kejanggalan Penyidikan Kasus Novel Baswedan

Sebab, lanjut Argo, Novel enggan menjawab pertanyaan penyidik soal tudingan keterlibatan jenderal Kepolisian RI dalam kasusnya. "Untuk sementara belum (membantu). Kami belum dapatkan berkaitan dengan apa yang dia sampaikan di media (soal jenderal)," kata Argo di Bandara Soekarno-Hatta, Selasa, 15 Agustus 2017.

Novel Baswedan menjadi korban penyiraman air keras oleh dua orang yang tak dikenal di lingkungan rumahnya pada 11 April 2017. Saat itu, Novel dalam perjalanan pulang ke rumahnya setelah menunaikan salat subuh berjemaah di masjid.

Baca juga: Ketika Polisi Mencecar Novel Baswedan Soal Sosok Jenderal Peneror

Argo menambahkan, Novel baru akan membuka soal hal yang berkaitan dengan tudingannya itu jika tersangka penyiramannya telah tertangkap. "Ada beberapa yang ditanyakan penyidik soal yang disampaikan di media ya. Intinya dia tidak akan menyampaikan bukti-buktinya sebelum tersangkanya tertangkap," katanya.

Baca juga: Novel Baswedan Dicecar 20 Pertanyaan di Singapura

Novel Baswedan dimintai keterangannya di KBRI Singapura oleh Penyidik Polda Metro Jaya, Senin, 14 Agustus 2017. Dalam pemeriksaan itu, pimpinan KPK juga ikut mendampingi Novel.

INGE KLARA SAFITRI






Setahun #BeraniJujurPecat, IM57+ Insitute dan AJI Jakarta Luncurkan Buku Kisah Pegawai KPK Korban TWK

3 hari lalu

Setahun #BeraniJujurPecat, IM57+ Insitute dan AJI Jakarta Luncurkan Buku Kisah Pegawai KPK Korban TWK

Peringatan setahun #BeraniJujurPecat, IM57+ Institute dan AJI Jakarta meluncurkan Buku "Perlawanan Sehormat-hormatnya". Siapa saja yang hadir?


Novel Baswedan: Penolakan PTUN Terhadap Gugatan Pegawai KPK Adalah Berita Baik

4 hari lalu

Novel Baswedan: Penolakan PTUN Terhadap Gugatan Pegawai KPK Adalah Berita Baik

Novel Baswedan menyatakan penolakan PTUN bisa membangkitkan semangat para pegawai KPK untuk terus berjuang.


Satu Tahun Peristiwa G30S TWK, Kronologi Pemberhentian 57 Pegawai KPK

4 hari lalu

Satu Tahun Peristiwa G30S TWK, Kronologi Pemberhentian 57 Pegawai KPK

Setahun lalu, 57 pegawai KPK dipecat karena dianggap tidak lolosTWK. Pertisiwa ini pun dikenal sebagai G30S TWK.


Begini Saran Eks Pegawai KPK untuk Febri Diansyah dan Rasamala Aritonang: Mundur!

6 hari lalu

Begini Saran Eks Pegawai KPK untuk Febri Diansyah dan Rasamala Aritonang: Mundur!

Febri Diansyah dan Rasamala Aritonang menjadi kuasa hukum Putri candrawathi dan Ferdy Sambo. Begini kata sahabat-sahabatnya eks pegawai KPK, "Mundur!"


Febri Diansyah dan Rasamala Aritonang Kuasa Hukum Putri Candrawathi dan Ferdy Sambo, Ini Respons Novel Baswedan

6 hari lalu

Febri Diansyah dan Rasamala Aritonang Kuasa Hukum Putri Candrawathi dan Ferdy Sambo, Ini Respons Novel Baswedan

Eks jubir KPK Febri Diansyah dan mantan penyidik KPK Rasamala Aritonang jadi pengacara Putri Candrawathi dan Ferdy Sambo. Ini kata Novel Baswedan.


Azyumardi Azra Habis-habisan Dukung Pegawai KPK yang Dianggap Tak Lolos TWK: Berakhir Sendu

14 hari lalu

Azyumardi Azra Habis-habisan Dukung Pegawai KPK yang Dianggap Tak Lolos TWK: Berakhir Sendu

Azyumardi Azra menilai TWK yang dilakukan KPK penuh masalah. Ia dan 73 guru besar menilai pelaksanaan tes tersebut melanggar hukum dan etika publik.


Master Security IT: Kenali Bahaya 4 Serangan Siber, Phishing hingga Ransomwar

21 hari lalu

Master Security IT: Kenali Bahaya 4 Serangan Siber, Phishing hingga Ransomwar

Kebocoran data pribadi belakangan ini menyadarkan publik bahwa modus serangan siber memiliki ragam bentuk, seperti phishing, skimming, carding, ataupun ransomware.


Satgassus Pencegahan Korupsi Polri, Ini Tugas Novel Baswedan dan 43 Eks Pegawai KPK Korban TWK

22 hari lalu

Satgassus Pencegahan Korupsi Polri, Ini Tugas Novel Baswedan dan 43 Eks Pegawai KPK Korban TWK

Polri mengembangkan Satgassus Pencegahan Korupsi. Apa saja tuganya? Novel Baswedan dan 43 eks pegawai KPK korban TWK ada di sana.


Kata Novel Baswedan tentang Suap dan Gratifikasi, Lapor Hanya ke KPK?

42 hari lalu

Kata Novel Baswedan tentang Suap dan Gratifikasi, Lapor Hanya ke KPK?

Novel Baswedan menjelaskan perbedaan antara gratifikasi dan suap. Berapa hari maksimal seseorang diwajibkan lapor terima gratifikasi?


Satgassus Pencegahan Korupsi Polri Soroti Pupuk Bersubsidi, Novel Baswedan: 3 Potensi Pidana Korupsi

45 hari lalu

Satgassus Pencegahan Korupsi Polri Soroti Pupuk Bersubsidi, Novel Baswedan: 3 Potensi Pidana Korupsi

Satgassus Pencegahan Korupsi Polri yang diperkuat Novel Baswedan membeberkan potensi korupsi di tubuh Kementerian Pertanian.