Sidang E-KTP, Jaksa Dakwa Andi Narogong Arahkan Pemenang Proyek  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Terdakwa kasus e-ktp, Andi Narogong, sesaat sebelum sidang dimulai di pengadilan Tipikor, Bungur, Jakarta Pusat, 14 Agustus 2017. Tempo/Maria Fransisca.

    Terdakwa kasus e-ktp, Andi Narogong, sesaat sebelum sidang dimulai di pengadilan Tipikor, Bungur, Jakarta Pusat, 14 Agustus 2017. Tempo/Maria Fransisca.

    TEMPO.COJakarta - Jaksa penuntut umum Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membacakan dakwaan terhadap Andi Agustinus atau Andi Narogong dalam sidang kasus korupsi pengadaan kartu tanda penduduk elektronik (atau sidang e-KTP). 

    Jaksa KPK, Irene Putri, dalam pembacaan dakwaan, menyebut Andi Narogong berperan mengarahkan pemenang proyek kepada konsorsium PNRI. 

    Baca: 
    Korupsi E-KTP, Andi Narogong Mulai Disidangkan Hari Ini
    Kasus Korupsi E-KTP, Andi Narogong Segera Jalani Sidang

    Ihwal peran Andi Narogong, jaksa menyebut, "Telah mengarahkan untuk memenangkan perusahaan tertentu," kata Irene saat membacakan dakwaan di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi di Jakarta, Senin, 14 Agustus 2017.

    Jaksa menyebut Andi bersama dengan dua mantan pejabat Kementerian Dalam Negeri Irman dan Sugiharto mengatur pemenangan tender proyek senilai Rp 5,9 triliun tersebut. Beberapa nama yang disebut adalah Ketua Konsorsium PNRI Isnu Edhi Wijaya serta Sekretaris Jenderal Kementerian Dalam Negeri Diah Anggraini. 

    Andi Narogong juga melibatkan Setya Novanto, yang saat proyek e-KTP berlangsung, menjabat Ketua Fraksi Partai Golkar. 

    ARKHELAUS W.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Demo Revisi UU KPK Berujung Rusuh, Ada 1.365 Orang Ditangkap

    Demonstrasi di DPR soal Revisi UU KPK pada September 2019 dilakukan mahasiswa, buruh, dan pelajar. Dari 1.365 orang yang ditangkapi, 179 ditahan.