Hilangnya Nama Setya Novanto dalam Putusan E-KTP, KY Diminta...

Reporter

Peneliti Indonesia Corruption Watch (ICW) Aradila Caesar saat aksi teatrikal Masyarakat Sipil Selamatkan Mahkamah Konstitusi di kawasan Bundaran Hotel Indonesia (HI), Jakarta Pusat, 12 Februari 2017 TEMPO/Yohanes Paskalis

TEMPO.CO, Jakarta - Peneliti dari divisi hukum Indonesia Corruption Watch (ICW), Aradila Caesar, mengapresiasi langkah Komisi Yudisial (KY) melakukan investigasi terhadap absennya nama Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Setya Novanto dalam putusan dua terpidana kasus e-KTP, Irman dan Sugiharto. Namun, Aradila meminta KY berhati-hati dalam langkah mereka.

"Hal yang penting adalah kerja sama dengan Mahkamah Agung," ujar Aradila saat diskusi soal putusan kasus tindak pidana korupsi di kantor ICW, Ahad, 13 Agustus 2017, menanggapi hilangnya nama tersangka kasus e-KTP, Setya Novanto, dalam putusan korupsi e-KTP dengan tersangka Irman dan Sugiharto.

Baca juga:
BREAKING NEWS: Setya Novanto Tersangka Dugaan Korupsi E-KTP

Sebagaimana telah diberitakan, hilangnya nama Setya dalam putusan Irman dan Sugiharto tengah menjadi sorotan. Hal itu dirasa janggal oleh sejumlah pihak karena Setya selama ini disebut memiliki peran integral dalam kasus e-KTP. Bahkan, nama Setya pun disebut dalam tuntutan.

Salah satu yang merasa putusan itu janggal adalah Ketua Generasi Muda Partai Golkar Ahmad Doli Kurnia. Pria yang berada pada pihak kontra Setya di Golkar tersebut sampai meminta KY untuk mengawasi seluruh persidangan yang berkaitan dengan e-KTP.

Baca pula:
Kasus E-KTP, Setya Novanto Janjikan Rp 1 M jika Bisa Buktikan

Adapun KY merespons absennya nama Setya dengan membentuk tim investigasi terkait dengan hal tersebut. Menurut Ketua Komisi Yudisial Aidul Fitriciada Azhari, patut diduga ada pelanggaran kode etik dan pedoman perilaku hakim dalam hilangnya nama Setya. Tim investigasi itu sudah mulai bekerja saat ini.

Aradila mengatakan kerja sama dengan Mahkamah Agung harus dipastikan oleh KY dalam investigasi hilangnya nama Setya Novanto. Sebab, jika tidak dipastikan, ia mengaku khawatir rekomendasi KY akan dimentahkan oleh Mahkamah Agung alias mubazir. Di sisi lain, tak jarang KY dan MA berseberangan dalam memandang sebuah persidangan.

"MA bisa saja bilang KY tak memiliki wewenang dalam teknis yudisial. Oleh karenanya, KY juga harus membangun komunikasi dengan MA," ujar Aradila, peneliti ICW.

ISTMAN M.P.






Beberapa Anggota DPR Ini Pernah Diadukan Ke MKD, Termasuk Effendi Simbolon

10 hari lalu

Beberapa Anggota DPR Ini Pernah Diadukan Ke MKD, Termasuk Effendi Simbolon

Rekam jejak DPR, sudah beberapa anggota DPR yang dilaporkan kepada MKD. Setelah Setya Novanto dan Harvey Malaiholo, ada Puan dan Effendi Simbolon.


Inilah 4 Kasus Besar yang Terbongkar karena Bantuan Justice Collaborator

44 hari lalu

Inilah 4 Kasus Besar yang Terbongkar karena Bantuan Justice Collaborator

Berikut beberapa kasus besar yang pernah berhasil dibongkar karena bantuan justice collaborator.


Inilah 2 Orang yang Pernah Ditolak Permohonannya sebagai Justice Collaborator

44 hari lalu

Inilah 2 Orang yang Pernah Ditolak Permohonannya sebagai Justice Collaborator

Tak semua orang yang mengajukan sebagai Justice Collaborator diterima. Berikut beberapa orang yang pernah ditolak permohonannya.


KPK Panggil Eks Mendagri Gamawan Fauzi dalam Kasus E-KTP

29 Juni 2022

KPK Panggil Eks Mendagri Gamawan Fauzi dalam Kasus E-KTP

Gamawan Fauzi dipanggil sebagai saksi untuk tersangka Paulus Tannos selaku Direktur Utama PT Sandipala Arthaputra.


KPK Terima Duit Rp 86 Miliar Kasus Korupsi E-KTP dari Amerika Serikat

27 Juni 2022

KPK Terima Duit Rp 86 Miliar Kasus Korupsi E-KTP dari Amerika Serikat

Ketua KPK Firli Bahuri mengatakan uang itu bisa kembali ke Indonesia karena bantuan pemerintah Amerika Serikat dalam kasus korupsi e-KTP.


Satgas BLBI Sebut Nilai Aset Besan Setya Novanto yang Disita Mencapai Rp 2 Triliun

22 Juni 2022

Satgas BLBI Sebut Nilai Aset Besan Setya Novanto yang Disita Mencapai Rp 2 Triliun

Satgas BLBI menyatakan aset milik Bank Aspac yang disita mencapai Rp 2 triliun.


Satgas BLBI Sita Aset Besan Setya Novanto Pagi Ini

22 Juni 2022

Satgas BLBI Sita Aset Besan Setya Novanto Pagi Ini

Satgas BLBI menyita aset obligos PT Bank Aspac di Bogor hari ini. Satu dari dua pemilik bank tersebut merupakan besar mantan Ketua DPR Setya Novanto.


Pengadilan Tolak Gugatan Besan Setya Novanto Atas Perkara Utang BLBI Rp 3,57 T

15 Mei 2022

Pengadilan Tolak Gugatan Besan Setya Novanto Atas Perkara Utang BLBI Rp 3,57 T

Kedua obligor BLBI ini menggugat Kementerian Keuangan dan meminta pengadilan menyatakan mereka bukan penanggung utang Bank Aspac.


KPK Periksa 3 Saksi Dalam Kasus Korupsi e-KTP Untuk Tersangka Paulus Tannos

21 Maret 2022

KPK Periksa 3 Saksi Dalam Kasus Korupsi e-KTP Untuk Tersangka Paulus Tannos

KPK melanjutkan penyidikan kasus korupsi e-KTP untuk tersangka Paulus Tannos.


KPK akan Koordinasi dengan Bareskrim soal Penyidikan TPPU Setya Novanto

12 Maret 2022

KPK akan Koordinasi dengan Bareskrim soal Penyidikan TPPU Setya Novanto

Alex mengatakan KPK perlu mengetahui tindak pidana muasal Setya Novanto yang sedang disidik Bareskrim.