Sabtu, 24 Februari 2018

Viral, Kisah Buya Syafii Maarif Naik KRL ke Istana Bogor  

Oleh :

Tempo.co

Minggu, 13 Agustus 2017 12:34 WIB
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Viral, Kisah Buya Syafii Maarif Naik KRL ke Istana Bogor  

    Buya Syafii Maarif. Foto/Maarif Institute

    TEMPO.CO, Jakarta - Perjalanan anggota Dewan Pengarah Unit Kerja Presiden Pembinaan Ideologi Pancasila (UKP PIP), Ahmad Syafii Maarif, dari Jakarta menuju Bogor, kemudian dari Stasiun Bogor melanjutkan jalan kaki menuju Istana Bogor untuk menghadiri Peluncuran Program Penguatan Pendidikan Pancasila yang diresmikan Presiden Joko Widodo, kemarin, 12 Agustus 2017, menjadi viral di media sosial.

    Foto yang diunggah netizen memperlihatkan Syafii Maarif sedang duduk menunggu KRL di stasiun. Ia sedang bercakap-cakap dengan seorang pria, sedangkan tampak tiga pelajar dalam sebangku itu. Langit masih terlihat gelap.



    Baca juga:
    Syafii Maarif Sebut UKP Pancasila Akan Naik Setingkat Kementerian

    Sebuah foto lain, menampilkan Buya Syafii Maarif mengenakan kemeja batik lengan panjang duduk dalam KRL dengan kedua tangannya yang ditopang tongkat hitam, mantan Ketua PP Muhammadiyah itu diapit lelaki yang tertidur dan seorang yang tampaknya tak tahu siapa pria 82 tahun di sebelahnya itu.

    Anita Yossihara dalam akun Facebook-nya menuliskan status, “Pagi-pagi buta, Buya Syafii Maarif ke Bogor menggunakan KRL. Buya harus menempuh perjalanan paling cepat 1,5 jam berkereta dari Jakarta ke Stasiun Bogor, di lanjut ke Istana Bogor jalan kaki untuk menghadiri Program Penguatan Pendidikan Pancasila jam 08.00. kami saja yang muda masih ngos-ngosan kalau jalan kaki dari Stasiun Bogor ke Istana Kepresidenan Bogor... Sehat terus ya Buya.

    Kisah perjalanan Buya Syafii Maarif untuk menghadiri Program Penguatan Pendidikan Pancasila di Istana Bogor itu banyak mendapat apresiasi netizen.

    S. DIAN ANDRYANTO


     

     

    Selengkapnya
    Grafis

    INFO Pentingnya Memilah Sampah Sesuai Jenisnya

    Pilahlah sampah sesuai jenisnya, sampah organik, anorganik, dan sampah lainnya.