Wagub Jabar Himbau PNS Harus Netral di Pilkada 2018

Oleh:
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Hadirkan paradigma Pilkada yang sehat, yaitu Pilkada yang bebas dari intervensi politik terhadap birokasi.

    Hadirkan paradigma Pilkada yang sehat, yaitu Pilkada yang bebas dari intervensi politik terhadap birokasi.

    INFO JABAR - Wakil Gubwernur Jawa Barat Deddy Mizwar meminta para Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan Provinsi Jawa Barat menjaga netralitasnya pada Pilkada serentak tahun 2018.  “Siapapun calonnya, haram hukumnya bagi PNS terlibat dalam politik praktis,” katanya ketika melantik 73 pejabat Eselon di lingkungan Pemprov Jawa Barat di Gedung Sate, Bandung, Jumat sore, 11 Agustus 2017.

    Demiz, sapaan akrab Wagub, menekankan agar para PNS tak gampang dibujuk untuk mendudung pihak tertentu. “PNS harus kuat, jangan terpecah-belah, jangan termobilisasi oleh kekuatan politik manapun, apalagi sampai sikut kiri-sikut kanan demi kepentingan politik,” ujarnya.

    Wagub juga mewanti–wanti para PNS tetap guyub membangun kebersamaan dan saling mengingatkan. “Jika ada sesama yang terlihat condong ke kiri atau ke kanan, diingatkan agar kembali lurus,” kata Demiz.

    Wagub berharap Pilkada serentak tahun depan berlangsung yang bersih dan demokratis. “Mari hadirkan paradigma Pilkada yang sehat, yaitu Pilkada yang bebas dari intervensi politik terhadap birokasi. Insya Allah menghasilkan pemimpin yang amanah dan diridhoi Allah SWT,” katanya. (*)


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Demo Revisi UU KPK Berujung Rusuh, Ada 1.365 Orang Ditangkap

    Demonstrasi di DPR soal Revisi UU KPK pada September 2019 dilakukan mahasiswa, buruh, dan pelajar. Dari 1.365 orang yang ditangkapi, 179 ditahan.