Jumat, 23 Februari 2018

Menteri Jonan: Saya 100 Persen Katolik, Juga 100 Persen Indonesia  

Oleh :

Tempo.co

Sabtu, 12 Agustus 2017 13:44 WIB
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menteri Jonan: Saya 100 Persen Katolik, Juga 100 Persen Indonesia  

    Menteri energi dan sumber daya mineral (ESDM) Ignasius Jonan menjalani pelantikan oleh Presiden Joko Widodo di Istana Negara, 14 Oktober 2016. Tempo/ Aditia Noviansyah

    TEMPO.CO, Jakarta - Manteri Energi dan Sumber Daya Mineral Ignasius Jonan mengatakan dia tidak pernah merasa minoritas meski ia merupakan satu-satunya menteri yang beragama Katolik dalam kabinet Presiden Joko Widodo.

    "Saya 100 persen Katolik. Tapi saya juga 100 persen Indonesia," kata Jonan dalam acara Konferensi Nasional Umat Katolik Indonesia di Universitas Katolik Atma Jaya, Jakarta, Sabtu, 12 Agustus 2017.

    Baca: Ignasius Jonan: Anak Muda Tulang Punggung Perubahan

    Menurut Jonan, Indonesia adalah bangsa yang majemuk. Sejak kecil, ia terbiasa dengan toleransi. Dia memiliki adik kandung yang beragama Islam dan tak pernah mempermasalahkannya. "Karena saya berbineka, toleransi aja enggak apa-apa. Saya punya keyakinan sendiri. Adik saya punya sendiri," ujar Jonan.

    Jonan bahkan mengatakan ia juga bakal memperlakukan anaknya dengan cara yang sama. Mantan Menteri Perhubungan ini akan membebaskan anaknya untuk memilih agama sesuai dengan kepercayaan mereka sendiri.

    "Saya besarkan anak saya dengan agama Katolik. Tapi, kalau dia sudah besar punya keyakinan sendiri, ya enggak apa-apa. Saya fair," kata Jonan.

    Menurut Jonan, keyakinan itu tidak seharusnya diperdebatkan. Bapak-bapak bangsa Indonesia dari Sabang sampai Merauke telah berbineka sejak awal. "Kalau mau bangsa ini tetap ada ya harus berbineka," ujarnya.

    Senada dengan Menteri Ignasius Jonan, Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu mengatakan perbedaan suku, bangsa, dan agama itu tidak perlu dipermasalahkan. Sebab, menurut dia, mempermasalahkan perbedaan hanya akan menimbulkan riak-riak kecil permusuhan menjadi besar. "Masalah ini sangat penting. Saya mau negara ini besar. Mudah-mudahan jiwanya juga besar," ujar Ryamizard.

    MAYA AYU PUSPITASARI


     

     

    Selengkapnya
    Grafis

    Deretan Kasus Rizieq Shihab, 11 Tuntutan dalam 9 Bulan

    Kabar kepulangan Rizieq Shihab pada 21 Februari 2018 membuat banyak pihak heboh karena sejak 2016, tercatat Rizieq sudah 11 kali dilaporkanke polisi.