Melepas Kontingen Pramuka Jawa Barat ke Raimuna Nasional

Oleh:
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Raimuna Nasional bisa dimanfaatkan anggota pramuka membangun jaringan komunikasi dan persaudaraan.

    Raimuna Nasional bisa dimanfaatkan anggota pramuka membangun jaringan komunikasi dan persaudaraan.

    INFO JABAR - Wakil Gubernur Jawa Barat Deddy Mizwar mengatakan anggota pramuka harus berkontribusi dalam pembangunan, terutama menghadapi dua tantangan besar bangsa Indonesia, yaitu masalah kebangsaan dan sosial.

    Masalah kebangsaan itu, kata Deddy, lunturnya rasa cinta Tanah Air, semangat bela negara, serta persatuan dan kesatuan bangsa. Sedangkan masalah sosial, seperti penyalahgunaan narkoba, radikalisme, kriminalisme, korupsi, pengangguran, kemiskinan, juga kesenjangan sosial. “Seiring dengan semangat revitalisasi Gerakan Pramuka Kwarda Jawa Barat harus terdepan di tingkat nasional dengan terus meramu progam kepramukaan yang gaul, keren, up to date, kreatif, inovatif, asyik, gembira, dan menyenangkan,”  kata Deddy saat melepas kontingen Jawa Barat yang ambil bagian dalam Raimuna Nasional XI di Bumi Perkemahan Cibubur, Jakarta, di Gedung Sate, Bandung, Jumat, 11 Agustus 2017.

    Kontribusi lain yang bisa dilakukan anggota pramuka , kata Deddy, adalah melalui pengembangan tagline baru Gerakan Pramuka saat ini, yaitu “Setiap Pramuka adalah Kantor Berita”.

    Dia berharap gerakan ini bisa mendorong semua anggota pramuka untuk menjadi agen-agen pendidikan literasi media secara sehat dan produktif. Caranya dengan menyebarluaskan pesan-pesan yang bermanfaat, memerangi berita palsu, fitnah, juga ujaran kebencian.

    Melalui ajang Raimuna Nasional, Deddy juga berharap para peserta bisa memanfaatkannya untuk membangun jaringan komunikasi dan persaudaraan. “Manfaatkan kesempatan berharga ini untuk menimba ilmu serta pengalaman. Jaga diri dan tunjukkan potensi terbaik untuk mengharumkan nama baik Jawa Barat,” ujarnya.

    Terkait dengan pelaksanaan pemilihan kepala dearah serentak tahun depan, Deddy meminta anggota pramuka aktif dalam mengawasi gelaran pesta demokrasi tersebut. “Kakak mengharapkan Kwarda Jawa Barat kembali terlibat dalam pengawasan partisipatif, khususnya bagi anggota penegak dan pandega yang telah masuk dalam kategori pemilih pemula,” ucapnya.

    Wakabina Wasa Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Jawa Barat, Engkus Sutisna, mengatakan, pada Raimuna Nasional kali ini, Jawa Barat mengirim kontingen dalam jumlah besar. Selain itu, 50 persen dari kepanitiaan Raimuna Nasional XI berasal dari Jawa Barat.

    Kontingen Jawa Barat juga akan menampilkan Festival Kentongan pada pembukaan Senin, 14 Agustus 2017, yang akan diikuti semua peserta dari 34 provinsi. Presiden Joko Widodo sebagai Ketua Majelis Pembimbing Nasional Gerakan Pramuka dijadwalkan akan membuka secara langsung Raimuna Nasional XI 2017.

    Raimuna Nasional merupakan pertemuan besar Pramuka anggota penegak  berusia 16-20 tahun dan anggota pandega usia 21-25 tahun.  Jawa Barat mengirim 623 orang peserta dan 55 orang pimpinan kontingen. Para peserta merupakan anggota penegak dan pandega dari 27 kwartir cabang kabupaten atau kota di Jawa Barat.  Raimuna Nasional XI berlangsung 13-21 Agustus 2017  diikuti 11.000 peserta dari 34 provinsi.


    Para peserta Raimuna berasal dari lima kabupaten atau kota di Bandung Raya, yaitu dari Kabupaten Bandung, Kota Bandung, Kota Cimahi, Kabupaten Bandung Barat, juga Kabupaten Sumedang. Sedangkan peserta lainnya langsung menuju Bumi Perkemahan Pramuka Cibubur dari kabupaten atau kota masing-masing. (*)


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.