Jumat, 23 Februari 2018

Johannes Marliem, Saksi Kunci Korupsi E-KTP Meninggal di Amerika  

Oleh :

Tempo.co

Jumat, 11 Agustus 2017 19:00 WIB
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Johannes Marliem, Saksi Kunci Korupsi E-KTP Meninggal di Amerika  

    Johannes Marliem. Johannesmarliem.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Johannes Marliem, saksi kunci kasus korupsi e-KTP, meninggal. Hal ini dikonfirmasi Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Febri Diansyah.

    "Benar, yang bersangkutan, Johannes Marliem, meninggal dunia, tapi kami belum dapat informasi yang lebih rinci, karena terjadinya di Amerika," kata Febri di Gedung KPK, Jakarta, pada Jumat, 11 Agustus 2017.

    Baca juga:

    Johannes Marliem Tahu Benar Alur Korupsi E-KTP

    Marliem disebut sebagai saksi kunci kasus megakorupsi ini karena ia mengantongi bukti pembicaraan para perancang proyek e-KTP selama empat tahun. Ia meyakini, rekaman pembicaraan itu dapat menjadi bukti untuk menelisik korupsi yang merugikan negara hingga Rp 2,3 triliun tersebut.

    Baca pula:

    Korupsi E-KTP, Johannes Marliem: Mau Jerat Siapa Lagi?


    Dalam dakwaan Irman dan Sugiharto, Marliem disebut sebagai penyedia produk automated finger print identification system (AFIS) merek L-1 untuk proyek e-KTP. Ia pun sempat dimintai keterangan oleh penyidik KPK pada Februari 2017 di Singapura dan pada Juli 2017 di Amerika Serikat.

    Febri mengatakan, penyidikan terhadap kasus korupsi e-KTP akan terus berjalan dan kematian Johannes Marliem akan menjadi tanggung jawab aparat setempat. "Terkait dengan kematian yang bersangkutan, yang lebih rinci menjadi domain para penegak hukum setempat di sana," kata dia.

    LIDWINA TANUHARDJO  I  S. DIAN ANDRYANTO


     

     

    Selengkapnya
    Grafis

    Deretan Kasus Rizieq Shihab, 11 Tuntutan dalam 9 Bulan

    Kabar kepulangan Rizieq Shihab pada 21 Februari 2018 membuat banyak pihak heboh karena sejak 2016, tercatat Rizieq sudah 11 kali dilaporkanke polisi.