Kapolda Babel Tak Yakin Temannya Terlibat Oplos Minyak Goreng

Reporter

www.sxc.hu

TEMPO.CO, Pangkalpinang - Kepala Kepolisian Daerah (Polda) Bangka Belitung Brigadir Jenderal Anton Wahono memberikan pernyataan saat melakukan kegiatan konferensi pers. Ia mengungkapkan kasus pengoplosan minyak goreng yang dilakukan PT Nusantara Jaya Sejahtera Makmur (NJSM). Anton kepada awak media mengakui jika pemilik perusahaan tersebut adalah temannya sendiri. Namun dia tidak yakin jika temannya itu melakukan pengoplosan minyak goreng.

"Dalam kasus ini kita mengamankan tersangka HS yang menjabat sebagai General Manager. Menurut pengakuan dia melakukan perintah atasan. Saya yakin tidak. Kebetulan yang punya ini (perusahaan) saya kenal baik. Bahkan saya telpon tadi bersama gubernur. Jadi ini inisiatif tersangka," ujar Anton dalam keterangan pers kepada wartawan di Gudang PT NJSM di Jalan Raya Sungailiat, Jumat, 11 Agustus 2017.






Anton mengatakan anggotanya bersama dengan tim Satuan Tugas (Satgas) Pangan menemukan karyawan PT NJSM yang sedang melakukan pengoplosan minyak goreng. Modus yang digunakan adalah dengan membuka kemasan minyak goreng merek Hemart dan Fitri yang sudah mendekati kadaluarsa dan tanpa izin edar untuk disaring dan dikemas kembali kedalam jerigen ukuran 5 liter yang selanjutnya dijual kepada masyarakat.


"Dalam kasus tersebut kita menemukan 22 ton lebih minyak goreng oplosan. Menurut pengakuan tersangka dia baru melakukan ini sekitar satu bulan. Namun kita perlu melakukan pendalaman lagi," ujar dia.

Anton menuturkan tersangka Handry Solichin alias Handry selaku GM PT NJSM dikenakan pidana pasal 139 dan pasal 142 Undang-Undang nomor 18 tahun 2012 tentang pangan dengan ancaman hukuman lima tahun penjara dan denda Rp 10 miliar. "Selain itu kita kenakan juga pasal 162 Undang-Undang nomor 8 tahun 1999 tentang perlindungan konsumen dengan ancaman hukuman lima tahun penjara dan denda Rp 2 miliar," kata dia.


Anton meminta para distributor minyak goreng untuk melapor ke BPOM dan meretur kembali barang tersebut ke produsen jika masih memiliki dan menyimpan barang yang sudah mendekati masa kadaluarsa.


"Masyarakat juga harus lebih berhati-hati dan tidak tergiur minyak goreng curah yang dijual dengan harga murah. Karena bisa saja minyak goreng tersebut diproses dengan menggunakan cara dan alat yang tidak higienis. Akibatnya bisa membahayakan kesehatan manusia," ujarnya.


Gubernur Bangka Belitung Erzaldi Rosman mengatakan pihaknya berterima kasih kepada tim satgas pangan yang telah berhasil membongkar minyak goreng oplosan yang sangat merugikan masyarakat. Menurutnya pelaku harus diproses hukum dan izin operasional perusahaan harus dicabut. "Pemerintah daerah akan memperketat lagi pemberian izin dan melakukan pengawasan rutin terhadap distributor. Selama ini pengawasan sudah dilakukan per dua bulan. Ini akan ditingkatkan lagi," ujar dia.


Erzaldi menambahkan pihaknya mengharapkan peran serta masyarakat dalam memberikan informasi kepada petugas yang berwenang jika menemukan adanya produk pangan yang tidak sesuai, termasuk oplosan minyak goreng ini. Hal tersebut akan membantu petugas dalam melakukan penindakan. "Kita tidak bisa bekerja sendiri. Perlu dukungan seluruh elemen masyarakat. Kita berharap tidak ada lagi distributor yang melakukan pelanggaran yang berujung pada kerugian masyarakat," kata dia.

 


SERVIO MARANDA









Aprindo Sebut BPDPKS Punya Utang Rp 300 Miliar ke Retail untuk Minyak Goreng Murah

1 hari lalu

Aprindo Sebut BPDPKS Punya Utang Rp 300 Miliar ke Retail untuk Minyak Goreng Murah

Utang itu berasal dari selisih harga keekonomian minyak goreng dengan harga jual. Pemerintah meminta peretail menjual minyak goreng murah.


Ombudsman Minta Kemendag Hapus DMO, Zulkifli Hasan: Enggak Bisa

2 hari lalu

Ombudsman Minta Kemendag Hapus DMO, Zulkifli Hasan: Enggak Bisa

Zulkifli Hasan menegaskan kementeriannya tak akan mengikuti rekomendasi Ombudsman RI untuk menghapus kebijakan pemenuhan kebutuhan domestik atau DMO.


100 Hari Menjabat Mendag, Zulhas Klaim Berhasil Turunkan Harga Minyak Goreng Jadi Rp 13.800

2 hari lalu

100 Hari Menjabat Mendag, Zulhas Klaim Berhasil Turunkan Harga Minyak Goreng Jadi Rp 13.800

Zulkifli Hasan menyebutkan harga rata-rata minyak goreng secara nasional kini Rp 13.800 per liter.


Zulkifli Hasan Beberkan 4 Pencapaian Selama 100 Hari Menjabat Menteri Perdagangan

2 hari lalu

Zulkifli Hasan Beberkan 4 Pencapaian Selama 100 Hari Menjabat Menteri Perdagangan

Zulkifli Hasan mengklaim ada empat pencapaian utama Kementerian Perdagangan selama 100 hari dirinya menjabat Menteri Perdagangan.


674.400 Liter Minyakita Seharga Rp 14 Ribu Dikirim ke Maluku Utara

3 hari lalu

674.400 Liter Minyakita Seharga Rp 14 Ribu Dikirim ke Maluku Utara

Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang mengurusi pangan, ID Food, mengirimkan 674.400 liter Minyakita seharga Rp 14 ribu ke Maluku Utara.


Menu Udang Makan Siang Hari Ini, Ini Resep Udang Goreng Krispi dan Sop Udang

6 hari lalu

Menu Udang Makan Siang Hari Ini, Ini Resep Udang Goreng Krispi dan Sop Udang

Udang dapat diolah menjadi berbagai masakan yang lezat, seperti udang goreng krispi dan sop udang. Ini resepnya buat makan siang hari ini.


10 Tugas Luhut Binsar Pandjaitan dari Jokowi, Terakhir Urus Program Kendaraan Listrik

7 hari lalu

10 Tugas Luhut Binsar Pandjaitan dari Jokowi, Terakhir Urus Program Kendaraan Listrik

Hingga hari ini, sudah 10 tugas selain Menkomarinves yang diberikan Jokowi kepada Luhut Binsar Pandjaitan. Terakhir, mengurus kendaraan listrik.


Kemendag Tak Setuju DMO Dihapus, Khawatir Minyak Goreng Lari ke Luar Negeri

9 hari lalu

Kemendag Tak Setuju DMO Dihapus, Khawatir Minyak Goreng Lari ke Luar Negeri

Usulan penghapusan DMO sawit sebelumnya muncul dari Ombudsman RI.


Lesu Darah Bisnis Pinjol

13 hari lalu

Lesu Darah Bisnis Pinjol

Industri layanan pinjam-meminjam berbasis teknologi atau lebih sering dikenal dengan pinjol diterpa prahara.


Pengacara Sebut Lin Che Wei Tak Dapat Keuntungan dari Kasus Minyak Goreng

21 hari lalu

Pengacara Sebut Lin Che Wei Tak Dapat Keuntungan dari Kasus Minyak Goreng

Weibinanto Halimdjati atau Lin Che Wei mengajukan eksepsi atau keberatan terhadap dakwaan jaksa dalam perkara korupsi ekspor minyak goreng