Hakim Memvonis Bebas 3 Pesilat Persaudaraan Setia Hati Terate

Reporter

Ilustrasi perkelahian/kekerasan/penganiayaan. Shuttertock

TEMPO.CO, Kediri – Majelis hakim Pengadilan Negeri Kediri memvonis bebas tiga pesilat Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) dalam kasus tewasnya Viko Sandi Pratama. Ketiga pesilat itu, Khoirudin, 27 tahun, Mohamad Ageng Hartono, 28 tahun, dan Mas Agus Hasanudin, 28 tahun, itu dinyatakan tidak bersalah.

"Sesuai keterangan saksi ahli, pukulan yang dilakukan terdakwa tidak mematikan," kata Ketua Umum Majelis Hakim Imam Santoso, Rabu, 9 Agustus 2017. 

Baca: Redakan Pertikaian, Ketua Pagar Nusa NU Temui Perguruan Silat

Menurut dia, ketiga pesilat itu tidak terbukti melakukan tindak kekerasan terhadap Viko seperti yang dituduhkan jaksa. Pelajar berusia 15 tahun asal Dusun Nglaban, Desa Maron, Kecamatan Banyakan, Kabupaten Kediri, itu meninggal setelah mengikuti latihan pada Kamis, 5 Januari 2017.

Pada saat latihan itu, tiga terdakwa bersama Viko berlatih pukulan dan tangkisan. iduga salah satu pukulan tersebut melesak ke dada korban hingga membuatnya sesak napas dan meninggal.

Imam berujar, terdakwa memang melakukan pemukulan ke bagian dada korban saat latihan kenaikan tingkat sabuk hijau. Namun, kata dia, pukulan tersebut tidak akan menghilangkan nyawa korban jika dilatih terus-menerus. Apalagi, PSHT telah mengantongi izin melakukan pelatihan ilmu bela diri yang terstandar. Selain itu, latihan itu diawasi oleh enam guru silat yang lebih senior. Mereka berlatih sejak pukul 18.30 WIB.

Simak: Marak Radikalisme, Organisasi Pencak Silat Ini Dukung Pemerintah

Atas fakta tersebut hakim menyatakan tiga pesilat tersebut tidak bersalah. Hakim juga meminta dilakukan rehabilitasi kepada tiga pendekar PSHT tersebut. 

Kuasa hukum terdakwa, Wiyono, puas dengan putusan hakim. Menurut dia seluruh dakwaan jaksa tentang adanya kelalaian dan kesalahan prosedur latihan sama sekali tidak terbukti. “Sudah seharusnya memang bebas,” kata Wiyono.

Jaksa penuntut umum berencana akan mengajukan banding. Jaksa menganggap perbuatan terdakwa telah memenuhi unsur melanggar Pasal 80 ayat 3 Undang-Undang Perlindungan Anak. “Jelas itu ada kesalahan prosedur saat latihan,” kata Iwan.

HARI TRI WASONO






Mas Dhito Sampaikan Duka untuk Tragedi Kanjuruhan

3 hari lalu

Mas Dhito Sampaikan Duka untuk Tragedi Kanjuruhan

Mas Dhito berharap semua pihak mau koreksi diri dan melakukan pembenahan.


Mas Dhito Dorong Produk Unggul Pertanian Jadi Oleh-Oleh Khas Kediri

4 hari lalu

Mas Dhito Dorong Produk Unggul Pertanian Jadi Oleh-Oleh Khas Kediri

Saat ini dirinya tengah mengembangkan kawasan Agropolitan yang dibagi dalam beberapa wilayah kecamatan berdasarkan potensi unggulan.


Pemkab Kediri Gandeng UNESA Gelar Cerita Rakyat

6 hari lalu

Pemkab Kediri Gandeng UNESA Gelar Cerita Rakyat

Dalam rangka menarik minat wisatawan, Pemerintah Kab. Kediri melalui Balitbang Kab. Kediri


Pesan Mas Dhito Pada Perawat: Layani dengan Hati

7 hari lalu

Pesan Mas Dhito Pada Perawat: Layani dengan Hati

Pelayanan terbaik menjadi komitmen pemerintahan Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana.


Mas Dhito: Bansos Bukan untuk Sanak Saudara

8 hari lalu

Mas Dhito: Bansos Bukan untuk Sanak Saudara

Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana menyatakan tegas penyaluran Bantuan Langsung Tunai (BLT) Bahan Bakar Minyak (BBM) harus tepat sasaran.


Bajes Bantu Pelajar Terdampak Pembangunan Bandara Kediri

10 hari lalu

Bajes Bantu Pelajar Terdampak Pembangunan Bandara Kediri

Dua armada Bajes telah beroperasi mengangkut pelajar secara gratis.


Pemkab Kediri Masuk 5 Besar ASN Achievement Awards 2022

10 hari lalu

Pemkab Kediri Masuk 5 Besar ASN Achievement Awards 2022

Penghargaan ini digelar oleh Pemerintah Provinsi Jawa Timur dalam rangka HUT ke-77 Jatim.


57 Desa Kediri Pilkades Serentak, Mas Dhito: Jaga Persatuan

12 hari lalu

57 Desa Kediri Pilkades Serentak, Mas Dhito: Jaga Persatuan

Pilkades serentak berlangsung 7 Desember. Tiap TPS dibatasi maksimal 500 pemilih agar tak terjadi penumpukan massa.


Verifikasi, Mas Dhito Bakal Berikan Bantuan Pada 5 Ribu Pedagang

18 hari lalu

Verifikasi, Mas Dhito Bakal Berikan Bantuan Pada 5 Ribu Pedagang

Dari 7 ribu data pedagang, telah terverifikasi menjadi lima ribu pedagang yang berhak menerima bantuan.


Mas Dhito: Tidak Ada Maaf untuk Pelaku Korupsi

20 hari lalu

Mas Dhito: Tidak Ada Maaf untuk Pelaku Korupsi

Pemkab Kediri menerapkan transaksi non tunai di lingkup pemerintahan untuk meminimalkan praktik korupsi.