Tito Karnavian Minta Bareskrim Usut Pembakaran 7 SD Palangka Raya

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Kapolri Jenderal Tito Karnavian berkunjung ke  Sulawesi Tenggara dalam rangka memberikan pengarahan pada personil Kepolisian Daerah Sultra Kamis 23 Februari 2017. TEMPO/ ROSNIAWANTY FIKR

    Kapolri Jenderal Tito Karnavian berkunjung ke Sulawesi Tenggara dalam rangka memberikan pengarahan pada personil Kepolisian Daerah Sultra Kamis 23 Februari 2017. TEMPO/ ROSNIAWANTY FIKR

    TEMPO.CO, Palangka Raya - Kepala Kepolisian RI Jenderal Tito Karnavian memerintahkan Badan Reserse Kriminal Polri untuk menangani kasus dugaan pembakaran delapan sekolah di Palangka Raya, Kalimantan Tengah, bulan lalu. Tito mengapresiasi Polda Kalimantan Tengah yang berhasil menangkap tiga pelaku.

    "Ada tiga orang yang sudah ditangkap dan ini menjadi penting bagi kita untuk mengungkap kasus ini dan saya perintahkan Bareskrim untuk segera tangani kasus ini. Kebetulan saya datang dengan Direktur satu Bareskrim dan  kadensus antiteror," kata Tito dalam kunjungan ke Polda Kalimantan Tengah, Rabu, 8 Agustus 2017.

    Baca juga: Dalang Pembakaran SD Negeri di Palangka Raya Masih Buron

    Pada Juli lalu, 7 sekolah dasar dan 1 sekolah menengah kejuruan di Palangka Raya terbakar. Di antaranya SDN 4 Menteng, SDN 4 Langkai, SDN 1 Langkai, SDN 5 Langkai, SDN 8 Palangka, SDN 1 Menteng, dan SMK Yayasan ISEI.

    Sejak 1 Agustus  Polda Kalimantan Tengah menangkap tiga orang yang diduga  pelaku pembakaran sekolah tersebut. Mereka adalah SRY, FA alias OG, dan IG .

    Menurut Tito, kasus ini akan segera disupervisi langsung kemudian ditangani Bareskrim bersama- sama dengan Polda Kalimantan Tengah dan densus antiteror. Tito berharap motif pembakaran tersebut segera terungkap..

    "Kita akan bawa pelakunya ke mabes dan apabila sudah selesai akan kita kembalikan serta akan kita umumkan," ujar Tito Karnavian.

    KARANA WW


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Wajah Anggota Kabinet Indonesia Maju yang Disusun Jokowi - Ma'ruf

    Presiden Joko Widodo mengumumkan para pembantunya. Jokowi menyebut kabinet yang dibentuknya dengan nama Kabinet Indonesia Maju.