TGPF Novel Baswedan Diusulkan Berkoordinasi dengan Jokowi

Reporter

Usman Hamid, Direktur Eksekutif Amnesty International Indonesia di Gedung HDI Hive Menteng, Jalan Probolinggo No. 18, Jakarta Pusat. TEMPO/IRSYAN HASYIM

TEMPO.CO, Jakarta - Direktur Eksekutif Amnesty International Indonesia Usman Hamid menyarankan Tim Gabungan Pencari Fakta kasus penyerangan penyidik KPK Novel Baswedan mengambil contoh Tim Pencari Fakta kasus meninggalnya aktivis Munir. Anggota TGPF itu bisa berasal dari lembaga negara seperti kepolisian, KPK, Kejaksaan, Komnas HAM, Kementerian Hukum dan HAM, serta lembaga independen.

"Koordinasinya (Tim Gabungan kasus Novel) langsung dengan Presiden (Joko Widodo atau Jokowi)," kata Usman di Gedung HDI Hive Menteng, Jakarta Pusat, Selasa, 8 Agustus 2017.

Baca juga: Novel Baswedan Siap Diperiksa Polri 

Usman, yang merupakan bekas Sekretaris Tim Pencari Fakta (TPF) kasus Munir, mengatakan dengan dibentuknya tim independen kasus Novel kendala- kendala yang selama ini dialami tim penyidikan dari kepolisian bisa dievaluasi. Jika kerjanya sudah maksimal, tim independen bisa meminta mempercepat penanganan kasus.

"Kalau ternyata belum maksimal bisa direkomendasikan pergantian penyidik. Dalam kasus Munir berapa kali dilakukan pergantian tim penyidik," ujarnya.

Menurut dia, jika kepolisian saat ini kesulitan menemukan bukti di lapangan dan saksi-saksi tidak melihat pelaku penyiraman Novel, bisa diperiksa jalur komunikasi orang-orang yang diduga pelaku. "Apakah ini telah dilakukan nantinya bisa dievaluasi oleh tim pencari fakta," kata Usman.

Dibentuknya TPF, kata Usman, bisa memudahkan kerja kepolisian dengan fungsinya pencarian fakta, supervisi, dan kontrol. Kalau penyidik kepolisian mengalami kendala karena dihalang-halangi atasan, TPF bisa memberikan rekomendasi agar pihak yang menghalangi upaya penyidikan dinonaktifkan. "Rekomendasinya bisa ke Kapolri, malah bisa langsung ke presiden," katanya.

Novel Baswedan disiram air keras tepat di wajahnya oleh orang tak dikenal pada 11 April 2017. Akibat kejadian itu, Novel harus dirawat di rumah sakit di Singapura.

IRSYAN HASYIM






Pertama Kali Digunakan dalam Perang Dunia I, Begini Sejarah Penemuan Gas Air Mata

2 hari lalu

Pertama Kali Digunakan dalam Perang Dunia I, Begini Sejarah Penemuan Gas Air Mata

Gas air mata pertama kali digunakan dalam Perang Dunia I. Meski kini dilarang dalam peperangan, mengapa aparat kepolisian menembakkannya ke warga sipil?


Bukan Hanya Regulasi FIFA, Penggunaan Gas Air Mata Sangat Tak Dibenarkan Amnesty International

4 hari lalu

Bukan Hanya Regulasi FIFA, Penggunaan Gas Air Mata Sangat Tak Dibenarkan Amnesty International

Selain melanggar regulasi FIFA, penggunaan gas air mata sangat tidak dibenarkan oleh Amnesty Internasional.


Setahun #BeraniJujurPecat, IM57+ Insitute dan AJI Jakarta Luncurkan Buku Kisah Pegawai KPK Korban TWK

5 hari lalu

Setahun #BeraniJujurPecat, IM57+ Insitute dan AJI Jakarta Luncurkan Buku Kisah Pegawai KPK Korban TWK

Peringatan setahun #BeraniJujurPecat, IM57+ Institute dan AJI Jakarta meluncurkan Buku "Perlawanan Sehormat-hormatnya". Siapa saja yang hadir?


Novel Baswedan: Penolakan PTUN Terhadap Gugatan Pegawai KPK Adalah Berita Baik

5 hari lalu

Novel Baswedan: Penolakan PTUN Terhadap Gugatan Pegawai KPK Adalah Berita Baik

Novel Baswedan menyatakan penolakan PTUN bisa membangkitkan semangat para pegawai KPK untuk terus berjuang.


Satu Tahun Peristiwa G30S TWK, Kronologi Pemberhentian 57 Pegawai KPK

5 hari lalu

Satu Tahun Peristiwa G30S TWK, Kronologi Pemberhentian 57 Pegawai KPK

Setahun lalu, 57 pegawai KPK dipecat karena dianggap tidak lolosTWK. Pertisiwa ini pun dikenal sebagai G30S TWK.


Begini Saran Eks Pegawai KPK untuk Febri Diansyah dan Rasamala Aritonang: Mundur!

8 hari lalu

Begini Saran Eks Pegawai KPK untuk Febri Diansyah dan Rasamala Aritonang: Mundur!

Febri Diansyah dan Rasamala Aritonang menjadi kuasa hukum Putri candrawathi dan Ferdy Sambo. Begini kata sahabat-sahabatnya eks pegawai KPK, "Mundur!"


Febri Diansyah dan Rasamala Aritonang Kuasa Hukum Putri Candrawathi dan Ferdy Sambo, Ini Respons Novel Baswedan

8 hari lalu

Febri Diansyah dan Rasamala Aritonang Kuasa Hukum Putri Candrawathi dan Ferdy Sambo, Ini Respons Novel Baswedan

Eks jubir KPK Febri Diansyah dan mantan penyidik KPK Rasamala Aritonang jadi pengacara Putri Candrawathi dan Ferdy Sambo. Ini kata Novel Baswedan.


Mitra FIFA dan Sponsor Piala Dunia 2022 Didesak untuk Mengawal Kompensasi Pekerja Migran di Qatar

15 hari lalu

Mitra FIFA dan Sponsor Piala Dunia 2022 Didesak untuk Mengawal Kompensasi Pekerja Migran di Qatar

Human Rights Watch, Amnesty International, FairSquare mendesak FIFA dan Qatar memenuhi kompensasi untuk pekerja migran selama Piala Dunia 2022.


Azyumardi Azra Habis-habisan Dukung Pegawai KPK yang Dianggap Tak Lolos TWK: Berakhir Sendu

16 hari lalu

Azyumardi Azra Habis-habisan Dukung Pegawai KPK yang Dianggap Tak Lolos TWK: Berakhir Sendu

Azyumardi Azra menilai TWK yang dilakukan KPK penuh masalah. Ia dan 73 guru besar menilai pelaksanaan tes tersebut melanggar hukum dan etika publik.


Survei Piala Dunia 2022: FIFA Dapat Dukungan untuk Bayarkan Kompensasi Pekerja Migran di Qatar

21 hari lalu

Survei Piala Dunia 2022: FIFA Dapat Dukungan untuk Bayarkan Kompensasi Pekerja Migran di Qatar

Amnesty International menyebutka bahwa 15 negara mendukung FIFA memberikan kompensasi kepada pekerja migran untuk Piala Dunia 2022 Qatar.