Soal Full Day School, Menteri Agama: Biar Sekolah yang Menentukan

Reporter

Menteri Agama Republik Indonesia, Lukman Hakim Saifuddin meresmikan peluncuran Al Quran terjemahan bahasa daerah dan Ensiklopedia pemuka agama nusantara di Gedung Kemenag Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat pada Senin, 19 Desember 2016. Tempo/Dwi Herlambang (magang)

TEMPO.CO, Yogyakarta - Menteri Agama RI Lukman Hakim Saifuddin berharap kebijakan lima hari sekolah atau full day school bisa dibuat lebih fleksibel. "Biar sekolah yang memutuskan sesuai kebutuhan, artinya tidak harus wajib, tapi fleksibel," ujar Lukman di sela meresmikan Gedung Fakultas Ekonomika dan Bisnis Islam di Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga, Yogyakarta, Selasa 8 Agustus 2017.

Lukman menuturkan, dengan adanya penolakan dari berbagai kalangan terkait program full day school itu, akan lebih arif jika ditinjau ulang. "Jika fleksibel, sekolah, orang tua dan murid bisa berdiskusi apakah butuh program seperti itu diterapkan," ujarnya.

Baca juga: Perpres Soal Full Day School Segera Terbit

Lukman menuturkan program full day school saat ini mendapat penolakan keras dari kalangan madrasah diniyah dan pondok pesantren karena memang lembaga itu yang paling terancam tamat akibat kebijakan itu. "Kebijakan ini jelas sangat berpengaruh pada sistem pendidikan pesantren dan madrasah yang sudah terbentuk puluhan tahun," ujarnya.

Lukman sendiri memahami jika dalam kebijakan full day school itu sebenarnya pemerintah tidak menekankan pada durasi kegiatan belajar mengajarnya. Melainkan memfokuskan pada pendidikan karakter dan kepribadian siswa. "Tapi juga jangan lantas pendidikan karakter ini direduksi pemaknaannya dengan cara sekolah lima hari, karena cara ini menghadapi persoalan kompleks saat diterapkan di masyarakat," ujarnya.

Sebelumnya, Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X meminta program full day school ditinjau ulang oleh pusat. “Bukan masalah program ini cocok atau tidak untuk Yogya, tapi kan kami perlu melihat dulu bagaimana kesiapan tiap sekolah untuk menjalankan program itu,” ujarnya.

Meski Yogya selama ini dikenal sebagai kota pelajar maupun kota pendidikan, Sultan menuturkan perlu ditilik lebih dalam syarat-syarat program full day school apakah bisa diikuti tiap sekolah. Baik sekolah yang berada diperkotaan namun juga pedesaan. “Kalau dari daerah sudah bisa memastikan kesiapan tiap sekolah dan memang bisa ya silakan saja dilaksanakan, kalau belum ya jangan memaksakan diri, kasihan sekolah dan siswanya,” ujar Sultan.

Sultan menuturkan jika program full day school tetap dipaksakan berjalan tanpa mempertimbangkan kesiapan tiap sekolah, ia khawatir berdampak buruk karena penambahan jam belajar hingga sore yang jadi satu inti program itu. Khususnya bagi peserta didik yang sekolahnya di wilayah pedesaan. Yang selama ini dilingkupi dengan perbedaan fasilitas sarana-prasarana juga kultur berbeda dengan perkotaan. “Kasihan yang di pedesaan jika belum siap,” ujar Sultan.

PRIBADI WICAKSONO






Timnas Indonesia Juara Umum Kejuaraan Wing Chun Dunia 2022, Ini Nama-nama Atlet Peraih Medali

36 hari lalu

Timnas Indonesia Juara Umum Kejuaraan Wing Chun Dunia 2022, Ini Nama-nama Atlet Peraih Medali

Timnas Wing Chun Indonesia berhasil membawa pulang gelar juara umum dalam Kejuaraan Wing Chun Dunia 2022 di Hong Kong pada Ahad, 30 Oktober 2022.


Daftar 16 Bentuk Kekerasan Seksual Menurut Kemenag, Ini Rinciannya

49 hari lalu

Daftar 16 Bentuk Kekerasan Seksual Menurut Kemenag, Ini Rinciannya

Kemenag telah resmi mengesahkan PMA No. 73 Tahun 2022 tentang Penanganan dan Pencegahan Kekerasan Seksual di Satuan Pendidikan. Ini isinya.


Azyumardi Azra Meninggal, Lukman Hakim: Ilmuwan Tulen Tak Tergoda Politik Praktis

18 September 2022

Azyumardi Azra Meninggal, Lukman Hakim: Ilmuwan Tulen Tak Tergoda Politik Praktis

Mantan Menteri Agama, Lukman Hakim Saifuddin mengungkapkan bahwa sosok Azyumardi Azra adalah ilmuwan tulen yang tak tergoda politik praktis.


Azyumardi Azra Meninggal, Menteri Agama Sebut RI Kehilangan Intelektual Berkaliber Dunia

18 September 2022

Azyumardi Azra Meninggal, Menteri Agama Sebut RI Kehilangan Intelektual Berkaliber Dunia

Menteri Agama Yaqut Cholil menyampaikan duka cita atas meninggalnya Guru Besar UIN Syarif Hidayatullah sekaligus Ketua Dewan Pers Azyumardi Azra


Kemenag: Seluruh Jemaah Haji Indonesia Hari Ini Diberangkatkan ke Arafah

7 Juli 2022

Kemenag: Seluruh Jemaah Haji Indonesia Hari Ini Diberangkatkan ke Arafah

Semua jemaah haji berangkat dari Mekah ke Arafah hari ini untuk Wukuf. Ada tahapan-tahapan keberangkatan secara bergilir.


Menteri Agama Resmikan Tosari Pasuruan sebagai Kecamatan Bhinneka Tunggal Ika

17 Juni 2022

Menteri Agama Resmikan Tosari Pasuruan sebagai Kecamatan Bhinneka Tunggal Ika

Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas meresmikan Kecamatan Tosari, Kabupaten Pasuruan sebagai kecamatan Bhinneka Tunggal Ika.


Sempat Protes, DPR Setujui Tambahan Anggaran Haji Rp 1,5 T Usulan Menag Yaqut

31 Mei 2022

Sempat Protes, DPR Setujui Tambahan Anggaran Haji Rp 1,5 T Usulan Menag Yaqut

Komisi VIII DPR RI akhirnya menyetujui usulan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas mengenai tambahan anggaran haji reguler sebesar Rp 1,5 triliun.


Menag Yaqut: Selamat Hari Kenaikan Isa Almasih, Mari Pererat Kerukunan Umat

26 Mei 2022

Menag Yaqut: Selamat Hari Kenaikan Isa Almasih, Mari Pererat Kerukunan Umat

Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas memberi ucapan selamat atas Peringatan Hari Kenaikan Isa Almasih, yang jatuh pada hari ini, Kamis, 26 Mei 2022.


IAIN Ambon Polisikan Mahasiswa LPM Lintas Setelah Ungkap Kekerasan Seksual

26 Mei 2022

IAIN Ambon Polisikan Mahasiswa LPM Lintas Setelah Ungkap Kekerasan Seksual

LBH Pers, AJI Indonesia, KIKA, IJTI Maluku, dan AJI Ambon lakukan 3 tuntutan penolakan panggilan polisi terhadap 9 mahasiswa LPM Lintas IAIN Ambon.


Aturan Haji 2022: Kuota Dibatasi dan Usia di Bawah 65 Tahun, Apa Lagi?

23 Mei 2022

Aturan Haji 2022: Kuota Dibatasi dan Usia di Bawah 65 Tahun, Apa Lagi?

Aturan Arab Saudi jemaah haji tahun ini dengan batas usia di bawah 65 tahun. Apa lagi aturan perjalanan haji 2022 ini?