Serunya Petani Konawe Ikut Lomba Tangkap Tikus, Seekor Rp 5.000

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi tikus. Getty Images

    Ilustrasi tikus. Getty Images

    TEMPO.CO, Kendari - Puluhan petani yang tergabung dalam 15 kelompok tani di desa Pudai Kecamatan Wonggeduku Kabupaten Konawe menggelar lomba menangkap tikus . Perlombaan menangkap hewan yang merupakan musuh bagi tanaman padi dilakukan petani  dilakukan langsung di lahan persawahan petani pada Selasa,8 Agustus 2017 . 

    Pada lomba itu para petani berhasil menangkap 250 ekor tikus. Dari panitia setiap ekor tikus yang berhasil ditangkap dihargai Rp 5 ribu per ekor.

    Baca juga:

    Berantas Hama Tikus, Petani: Pemerintah Beli Rp 2.000 Seekor

    Panitia Lomba, Aswan menjelaskan, lomba menangkap tikus baru pertama kali dilakukan di Konawe. Kegiatan ini bertujuan memberantas hama tikus yang kerap meresahkan petani.

    "Ini merupakan inisiatif kelompok tani itu sendiri, dalam kegiatan ini kita sudah menyiapkan lahan seluas 50 hektare. Dan alhamdulillah kegiatannya berlangsung meriah, karena ini juga baru diadakan di Konawe, dan mudah-mudahan juga bisa berlanjut di daerah-daerah lain," ujar Aswan

    Baca Pula:

    Ribuan Tikus Serang 200 Hektare Tanaman Padi di Indramayu

    Salah satu petani, Bangga mengaku senang dengan kegiatan lomba menangkap tikus, Selain untuk hiburan  juga bermanfaat untuk mengutangi hama tikus.   

    "Senang jadi hiburan bersama, ini mempererat semangat kekeluargaan sekaligus juga memberantas hama yang mengganggu,"  kata Bangga

    Kepala Dinas Pertanian dan Holtikultura Konawe, Syahruddin mengatakan pelaksanaan pengendalian hama tikus menuntut kepedulian bersama bukan hanya para petani namun juga pihak terkait lainnya. Hama tikus menurutnya merupakan salah satu penyebab kerusakan tanaman padi di Konawe. Kerusakan akibat hewan pengerat ini mencapai 10 persen pertahunya.

    Kegiatan lomba tangkap tikus merupakan gagasan dari para petani sebelum memasuki musim tanam. Dimana kegiatan ini sangat bermanfaat, karena serangan tikus di Konawe mencapai 10 persen.

    "Kami sangat men-support kegiatan ini. Kegiatan ini juga saya rasa sangat membantu kami, karena tahun ini memang kami sedang maksimalkan pengendaliaan hama tikus di semua kabupaten, dalam kegiatan pengendalian tikus kita sudah menyediakan alat-alat pengendalian tikus, dan tahun ini anggaran pengendalian tikus untuk di Konawe mencapai Rp 300 juta," katanya.

    ROSNIAWANTY FIKRI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.