Soal Pembaca Teks Proklamasi Fahri: Setya Bukan Orang Suka Ngotot

Reporter

Ketua DPR Setya Novanto (kedua kiri) bersama para Wakil Ketua DPR yakni Agus Hermanto (kiri), Taufik Kurniawan (ketiga kiri), Fadli Zon (kedua kanan) dan Fahri Hamzah (kanan) mengenakan masker saat memimpin jalannya Rapat Paripurna DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, 30 Oktober 2015. Pemakaian masker tersebut sebagai bentuk solidaritas kepada korban asap. ANTARA FOTO

TEMPO.CO, Jakarta -Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah mengatakan bahwa pimpinan DPR belum memutuskan siapa yang akan membacakan teks proklamasi pada HUT RI ke-72 di Istana, meski sebelumnya disebut-sebut akan dibacakan oleh Ketua DPR Setya Novanto,

Menurutnya, keputusan tersebut akan diambil setelah dilakukan rapat pimpinan (Rapim) DPR. Soalnya, keputusan di tingkat pimppinan harus diambil secara kolektif kolegial.


BACA: Setya Novanto Tersangka, Siapa Pembaca Teks Proklamasi Nanti?

"Kalau dalam konsep pemimpinan di DPR kan kolektif kolegial. Kami belum ada Rapim soal itu. Siapapun yang memimpin itu keputusan yang kita tetapkan di dalam Rapim nanti," kata Fahri di Kompleks Parlemen, Senin 7 Agustus 2017.

Fahri menuturkan, besar kemungkinan Novanto tidak akan memimpin pembacaan teks proklamasi di Istana pada 17 Agustus mendatang. Tapi, Fahri tidak mau memerinci keterangannya apakah pernyataannya itu terkait dengan status Novanto sebagai tersangka dalam kasus korupsi e-KTP).

BACA: Pantaskah Setya Novanto Baca Teks Proklamasi?

"Itu nanti saja rapim. Tapi begini, pertama-tama, saya terus terang pasti percaya bahwa Pak Novanto mengerti soal ini. Dan kesulitan kita semua untuk secara simbolik menalar proses suatu persidangan kenegaraan bahkan juga pidato pembacaan teks proklamasi,” ujarnya.

Fahri meyakini Novanto juga mengerti, karena dia bukan orang yang suka ngotot. Hingga saat ini, pihak Istana memang belum menentukan siapa yang didapuk membaca teks proklamasi.

Namun, pada 2015 Setya Novanto, pernah membacakan teks proklamasi. Sedangkan pada 2016 Ade Komarudin yang pernah menjabat Ketua DPR juga melakukan hal yang sama.

BISNIS.COM






Beberapa Anggota DPR Ini Pernah Diadukan Ke MKD, Termasuk Effendi Simbolon

22 hari lalu

Beberapa Anggota DPR Ini Pernah Diadukan Ke MKD, Termasuk Effendi Simbolon

Rekam jejak DPR, sudah beberapa anggota DPR yang dilaporkan kepada MKD. Setelah Setya Novanto dan Harvey Malaiholo, ada Puan dan Effendi Simbolon.


Inilah 2 Orang yang Pernah Ditolak Permohonannya sebagai Justice Collaborator

56 hari lalu

Inilah 2 Orang yang Pernah Ditolak Permohonannya sebagai Justice Collaborator

Tak semua orang yang mengajukan sebagai Justice Collaborator diterima. Berikut beberapa orang yang pernah ditolak permohonannya.


Satgas BLBI Sebut Nilai Aset Besan Setya Novanto yang Disita Mencapai Rp 2 Triliun

22 Juni 2022

Satgas BLBI Sebut Nilai Aset Besan Setya Novanto yang Disita Mencapai Rp 2 Triliun

Satgas BLBI menyatakan aset milik Bank Aspac yang disita mencapai Rp 2 triliun.


Satgas BLBI Sita Aset Besan Setya Novanto Pagi Ini

22 Juni 2022

Satgas BLBI Sita Aset Besan Setya Novanto Pagi Ini

Satgas BLBI menyita aset obligos PT Bank Aspac di Bogor hari ini. Satu dari dua pemilik bank tersebut merupakan besar mantan Ketua DPR Setya Novanto.


Pengadilan Tolak Gugatan Besan Setya Novanto Atas Perkara Utang BLBI Rp 3,57 T

15 Mei 2022

Pengadilan Tolak Gugatan Besan Setya Novanto Atas Perkara Utang BLBI Rp 3,57 T

Kedua obligor BLBI ini menggugat Kementerian Keuangan dan meminta pengadilan menyatakan mereka bukan penanggung utang Bank Aspac.


KPK Periksa 3 Saksi Dalam Kasus Korupsi e-KTP Untuk Tersangka Paulus Tannos

21 Maret 2022

KPK Periksa 3 Saksi Dalam Kasus Korupsi e-KTP Untuk Tersangka Paulus Tannos

KPK melanjutkan penyidikan kasus korupsi e-KTP untuk tersangka Paulus Tannos.


KPK akan Koordinasi dengan Bareskrim soal Penyidikan TPPU Setya Novanto

12 Maret 2022

KPK akan Koordinasi dengan Bareskrim soal Penyidikan TPPU Setya Novanto

Alex mengatakan KPK perlu mengetahui tindak pidana muasal Setya Novanto yang sedang disidik Bareskrim.


Kumham Benarkan Setya Novanto Sempat Berselisih dengan Nurhadi di Sukamiskin

2 Maret 2022

Kumham Benarkan Setya Novanto Sempat Berselisih dengan Nurhadi di Sukamiskin

Dirjen Lapas membenarkan Setya Novanto sempat berselisih dengan Nurhadi di Sukamiskin.


KPK Tahan 2 Tersangka Korupsi E-KTP

3 Februari 2022

KPK Tahan 2 Tersangka Korupsi E-KTP

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menahan dua tersangka dalam kasus korupsi e-KTP.


KPK Sebut Tak Punya Akun NFT Jualan Foto Koruptor

19 Januari 2022

KPK Sebut Tak Punya Akun NFT Jualan Foto Koruptor

KPK menyatakan juga tidak pernah melakukan kegiatan bersifat komersial untuk memperoleh keuntungan, seperti membuat akun NFT.