Ignasius Jonan: Anak Muda Tulang Punggung Perubahan

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • (dari kiri) Ketua Presidium Pusat ISKA Hargo Mandirahardjo, Menteri ESDM Ignasius Jonan, Ketua Dewan Penasehat ISKA Muliawan Margadana dan Romo Antonius Widyarsono SJ dalam diskusi dengan Menteri Jonan pada Rapat Kerja ISKA 2017-2022, di gedung Konferensi Waligereja Indonesia, Jakarta Pusat, 6 Agustus 2017. Foto: Steve Elu

    (dari kiri) Ketua Presidium Pusat ISKA Hargo Mandirahardjo, Menteri ESDM Ignasius Jonan, Ketua Dewan Penasehat ISKA Muliawan Margadana dan Romo Antonius Widyarsono SJ dalam diskusi dengan Menteri Jonan pada Rapat Kerja ISKA 2017-2022, di gedung Konferensi Waligereja Indonesia, Jakarta Pusat, 6 Agustus 2017. Foto: Steve Elu

    TEMPO.CO, Jakarta - Generasi  muda adalah faktor niscaya dalam perubahan, selain teknologi informasi. Libatkan anak-anak muda serta kuasai teknologi informasi jika ingin mendorong perubahan, termasuk dalam upaya  merawat komitmen kebangsaan. 

    Menteri Energi  dan Sumber Daya Manusia (ESDM) menyampaikan hal  itu saat hadir untuk menutup Rapat Kerja  2017 -2021, Presidium Pusat Ikatan  Sarjana Katolik Indonesia (PP-ISKA),  di gedung  Konferensi Waligereja Indonesia (KWI),  Cikini, Jakarta Pusat pada Minggu petang, 6 Agustus 2017.

    Di hadapan seluruh anggota Presidium,  Menteri ESDM  menegaskan kehadiran anak-anak muda – yang  punya kekayaan perspektif serta penguasaan teknologi tinggi – akan menumbuhkan  dinamika  kerja organisasi. 

    Jonan, yang juga Ketua Dewan Kehormatan ISKA, menekankan seluruh dunia sedang dilanda perubahan besar yang dipicu oleh revolusi teknologi digital. Generasi  muda, menurut Jonan merupakan elemen amat penting dan niscaya dalam mendorong kemajuan  masyarakat, bangsa, dan negara  

    “Saya berharap ISKA mau melibatkan orang muda dalam struktur kepengurusan.  Kehadiran mereka  akan semakin memperkaya  cara pandang organisasi,” ujar Jonan.

    Dia mencontohkan taipan bisnis asal Tiongkok, Jack Ma,  yang di masa mudanya bolak-balik ditolak saat melamar kerja bahkan sekadar menjadi pelayan hotel.

    ”Kekayaan cara pandang Jack Ma melihat kesempatan dalam dunia teknologi, menjadikan dia salah satu orang terkaya di dunia saat ini.

    Ketua Presidium Pusat  ISKA  Hargo Mandirahardjo  menyambut baik  usulan Menteri  Jonan. Hargo menjelaskan   salah satu agenda penting dalam Rapat Kerja ISKA  ini adalah meluncurkan portal  www.jendelanasional.com  yang  digarap oleh sejumlah anak muda.

    “Kami sekaligus meminta Pak Menteri  meresmikan peluncuran situs ini – yang  diharapkan dapat menampung kontribusi  ide-ide para cendekiawan  --terutama mereka yang punya komitmen merawat kebangsaan Indonesia,” ujar Hargo.

    Dia menegaskan, sejumlah alumni pendidikan tinggi dari dalam dan luar negeri  kini turut menggerakkan roda organisasi para cendekiawan Katolik ini.

    Mendampingi  Hargo, Ketua Dewan Penasehat ISKA Muliawan Margadana  memimpin diskusi  bersama Jonan – yang baru saja tiba dari Yogyakarta seusai menghadiri acara Asian Youth Day (AYD)  2017 di Yogyakarta.  

    Jonan  mengapresiasi kegiatan  kegiatan tiga tahunan  orang muda Katolik dari berbagai negara di Asia itu karena, “sangat  berguna  membina  semangat pluralisme dalam  orang muda.  ISKA  harus lebih banyak mengambil  peran dalam pembinaan  semangat  keberagaman  ini,” sang Menteri menambahkan.

     Kekayaan budaya, menurut Jonan, bukan untuk  dipertentangkan tetapi dirayakan.

    “Saya menganalogikan keragaman  seperti taman bunga. Kalau taman yang  terdiri dari macam-macam bunga kan  bagus. Kalau hanya satu ya namanya kuburan,” ujarnya disambut gelak riuh seluruh hadirin.

    HERMIEN Y. KLEDEN


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Sulli dan Artis SM Entertaintment yang juga Tewas Bunuh Diri

    Sulli, yang bernama asli Choi Jin-ri ditemukan tewas oleh managernya pada 14 Oktober 2019. Ada bintang SM lainnya yang juga meninggal bunuh diri.