NasDem Klarifikasi Pidato Viktor Laiskodat, Fadli Zon Merespons  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Wakil Ketua DPR Fadli Zon memakai jam tangan Hublot Spirit of Big Bang King Gold Ceramic saat memberikan keterangan kepada wartawan mengenai pertemuan dengan Donald Trump di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, 14 September 2015. ANTARA FOTO

    Wakil Ketua DPR Fadli Zon memakai jam tangan Hublot Spirit of Big Bang King Gold Ceramic saat memberikan keterangan kepada wartawan mengenai pertemuan dengan Donald Trump di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, 14 September 2015. ANTARA FOTO

    TEMPO.CO, Jakarta - Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Fadli Zon mempertanyakan sikap Partai NasDem yang membela kadernya, Viktor Laiskodat yang dianggap menyebarkan ujaran kebencian saat pidato politik di depan konstituennya di Nusa Tenggara Timur. Viktor dikecam lantaran menyebut adanya sejumlah partai yang mendukung kelompok ekstrimis di Indonesia. 
     
    Upaya membela Viktor Laiskodat, menurut Fadli Zon, terlihat dari konferensi pers NasDem pada Senin sore, 7 Agustus 2017.

    Baca juga:

    Fadli Zon: Pidato Viktor Laiskodat Adalah Fitnah yang Kejam

    "Kelihatannya tidak ada sedikitpun rasa bersalah, bahkan membela pidato yang sudah jelas jelas menurut saya menimbulkan fitnah, adu domba, dan kesalahpahaman  di masyarakat. Sikap yang merugikan diri sendiri," ujar Fadli saat ditanyai di kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta. 
     
    Pandangan Fadli, wajar bila laporan terhadap Viktor deras mengalir dari sejumlah partai. Dalam pidatonya, Viktor menuding Gerindra, Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Demokrat, dan Partai Amanat Nasional (PAN) mendukung ekstremis yang mengubah Indonesia menjadi khilafah. 

    Baca pula:

    Jusuf Kalla Dukung Viktor Laiskodat Dilaporkan ke Polisi

    Isi pidato Viktor pada 1 Agustus lalu itu, kata Fadli, tak perlu ditelisik lebih jauh oleh ahli bahasa. 
     
    Wakil Ketua DPR RI bidang politik, hukum, dan keamanan ini pun tak sependapat bila rekaman pidato Viktor yang viral, sempat direkayasa sedemikian rupa hingga menggambarkan provokasi. "Kalau alasannya cuma masalah diedit-edit itu seperti Ahok dulu. (Soal) tidak utuh, sama persis argumentasinya."

    Simak:
    Gerindra: Ada Kemiripan Kasus Victor Laiskodat dan Ahok

    Yang dimaksud Fadli adalah video pidato mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama yang mengandung ujaran penodaan agama. 
     
    "Jadi kalau saya lihat sikap yang ditunjukkan (NasDem) betul-betul tidak dewasa dan justru menantang," kata dia. 
     
    Fadli Zon pun meyakini bahwa pidato Viktor Laiskodat tak disampaikan dalam forum internal NasDem. Buktinya,  kata dia, ada kader partai lain yang ikut hadir, seperti Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Gerindra Kabupaten Kupang, Onisiforus Tamoes. 
     
    YOHANES PASKALIS PAE DALE




     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.