Wiranto Bertemu Komandan AS di Asia Pasifik, Bicarakan Terorisme

Reporter

Menko Polhukam Wiranto menjawab pertanyaan awak media usai menggelar pertemuan tertutup dengan Duta Besar Spanyol untuk Indonesia Jose Maria Matres Manso, di kantor Kemenko Polhukam, Jakarta, 21 Juni 2017. TEMPO/Imam Sukamto

TEMPO.CO, Jakarta -Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan Wiranto
menerima kedatangan Admiral Harry Binkley Harris Jr., komander utama dari United States Pacific Command (USPACOM), Senin, 7 Agustus 2017. Harry datang bersama timnya di kantor Kementerian Polhukam.

Wiranto mengatakan punya hubungan baik dengan USPACOM, terutama pada 1998 ketika dia menjabat sebagai Panglima Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (ABRI) dan Menteri Pertahanan Keamanan. Komander saat itu adalah Admiral Joseph Wilson Prueher. USPACOM berbasis di Hawaii dan bertanggung jawab atas pertahanan kawasan Asia Pasifik.

Baca: Wiranto: Amerika Serikat Akan Bantu Indonesia Perangi Terorisme

Harry dan Wiranto membicarakan satu hal yang mereka setujui bersama. "Kita punya kesamaan pandangan bahwa kita punya kewajiban untuk memelihara perdamaian kawasan subregional, terutama di Asia Tenggara yang juga mencakup Asia Pasifik," kata Wiranto kepada wartawan.

Dari berbagai isu yang dibicarakan dengan Harry, Wiranto menyebutkan beberapa diantaranya. "Kita bicara soal terorisme di Marawi, kira bicara soal percobaan senjata-senjata balistik di Korea Utara, kita bicara kerja sama yang sudah kita bina selama ini antara Amerika Serikat dan Indonesia, terutama militer Amerika dan Indonesia," ujarnya.

Simak: Gebuk ISIS, Ini Ajakan Wiranto ke 5 Negara untuk Bersihkan Marawi

Wiranto juga menyebutkan bahwa pertemuan tersebut merupakan pengukuhan komitmen Presiden Joko Widodo, selaras dengan komitmen Presiden Amerika Serikat ke-45 Donald Trump ketika mereka berbicara di Riyadh dan Hamburg beberapa waktu lalu. Wiranto berujar USPACOM tidak memberi bantuan ke Indonesia karena kegiatan itu sudah dilaksanakan dari tahun ke tahun.

Baik AS dan Amerika Serikat, menurut Wiranto, setuju untuk mengatasi masalah yang ditimbulkan oleh ISIS yang hendak membangun basis baru di Asia Tenggara, seperti yang sudah terlihat di kawasan Marawi.

Lihat: Menko Polhukam Wiranto: Terorisme Harus Dilawan Secara Total

"Dan saya sampaikan bahwa Indonesia juga memprakarsai pertemuan subregional di Manado pada Minggu yang lalu, dan kita mengundang pihak New Zealand, Australia, Filipina, Malaysia dan Brunei. Kita membicarakan bagaimana kebersamaan kita untuk menetralisir rencana pembangunan basis baru (teroris) di Marawi itu."

Melawan teroris, kata Wiranto, harus dihadapi bersama-sama. Tidak mungkin kita biarkan satu negara untuk menghadapi terorisme dengan sendirian saja," katanya. "Dunia tertib lebih bagus, dunia tidak tertib akan menimbulkan ancaman bagi umat manusia."

STANLEY WIDIANTO






Polda Sulteng Pastikan Buronan Kelompok MIT Tewas adalah Askar

1 jam lalu

Polda Sulteng Pastikan Buronan Kelompok MIT Tewas adalah Askar

Anggota MIT itu tewas dalam baku tembak dengan Satgas Madago Raya pada Kamis, 29 September 2022.


India Bekukan Kelompok Islam PFI, Dituding Lakukan Terorisme

1 hari lalu

India Bekukan Kelompok Islam PFI, Dituding Lakukan Terorisme

Pemerintah India membekukan kelompok Islam Popular Front of India (PFI) dan afiliasinya karena dinilai terlibat "terorisme"


Sidang Kasus Terorisme Farid Okbah di PN Jaktim Digelar Tertutup

3 hari lalu

Sidang Kasus Terorisme Farid Okbah di PN Jaktim Digelar Tertutup

Sidang kasus terorisme dengan tersangka Farid Okbah digelar secara tertutup. Agenda sidang pemeriksaan terhadap sejumlah saksi.


Kepala BNPT Bilang Media Sosial Kerap Disalahgunakan Kelompok Teror

5 hari lalu

Kepala BNPT Bilang Media Sosial Kerap Disalahgunakan Kelompok Teror

Kepala BNPT Boy Rafli Amar mengatakan keberadaan media sosial kerap disalahgunakan kelompok teror untuk menebar propaganda menciptakan perpecahan.


PBNU Temui Menteri Urusan Islam Arab Saudi, Berantas Terorisme dan Ekstrimisme di Dunia

12 hari lalu

PBNU Temui Menteri Urusan Islam Arab Saudi, Berantas Terorisme dan Ekstrimisme di Dunia

PBNU menjalin kerja sama untuk memberantas terorime dan ekstrimisme di dunia bersama Kerajaan Arab Saudi.


Densus 88 Tangkap 8 Tersangka Teroris Kelompok Anshor Daulah di Riau

14 hari lalu

Densus 88 Tangkap 8 Tersangka Teroris Kelompok Anshor Daulah di Riau

Densus 88 menangkap delapan tersangka teroris di delapan lokasi berbeda di Dumai pada pukul 07.05-12.10 WIB.


Pria Ini Curi Pesawat dan Akan Menabrakkannya ke Walmart

26 hari lalu

Pria Ini Curi Pesawat dan Akan Menabrakkannya ke Walmart

Seorang pria yang menerbangkan sebuah pesawat kecil mengancam akan menabrak Walmart di Mississippi, AS.


18 Tahun Densus 88, Apa yang Dilakukan Tangani Terorisme?

34 hari lalu

18 Tahun Densus 88, Apa yang Dilakukan Tangani Terorisme?

Diresmikan 18 tahun lalu, pada 26 Agustus 2004, berikut adalah fungsi utama Densus 88 Antiteror.


Brimob Satuan Tertua Polri, Pelaksanaan Tugas Sehari-hari di Bawah Kendali Siapa?

35 hari lalu

Brimob Satuan Tertua Polri, Pelaksanaan Tugas Sehari-hari di Bawah Kendali Siapa?

Brimob satuan tertua Polri yang lahir pada 14 November 1946 ini dibentuk untuk mencegah ancaman Kamtibmas. Apa tugas, fungsi dan perannya?


Cegah Radikalisme, Ribuan Guru di Jakarta Dapat Pembekalan dari BNPT

36 hari lalu

Cegah Radikalisme, Ribuan Guru di Jakarta Dapat Pembekalan dari BNPT

Kepala BNPT Boy Rafli Amar menilai guru bisa mengajarkan muridnya agar menjunjung kebhinekaan dan Pancasila sehingga terhindar dari radikalisme