Tim Asesor UNESCO Kunjungi Geopark Ciletuh Jawa Barat

Oleh:
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Tim Asesor UNESCO Kunjungi Geopark Ciletuh Jawa Barat

    Tim Asesor UNESCO Kunjungi Geopark Ciletuh Jawa Barat

    INFO NASIONAL - "Kunjungan Tim Asesor UNESCO ke kawasan Geopark Nasional Ciletuh-Palabuhanratu memberikan  semangat semua pemangku kepentingan untuk menerapkan konsep Community Based Tourism yang berbasis konservasi, edukasi, dan pemberdayaan masyarakat," ujar Wakil Gubernur Jawa Barat Deddy Mizwar. Tim assessor dari UNESCO berkunjung  sejak Selasa 1 Agustus 2017 hingga Jumat 4 Agustsu 2017.

    Dalam kunjungan tersebut mereka menilai apakah Geopark Ciletuh Palabuhanratu masuk UNESCO Global Geopark atau tidak. Apabila memenuhi kualifikasi, Ciletuh akan dinyatakan sebagai geopark kelas dunia. Perekomendasian Ciletuh- Pelabuhan Ratu sebagai UNESCO Global Geopark akan disampaikan pada forum Asia Pacific Geopark Network di Cina, September mendatang.

    "Besar harapan kami, Geopark Nasional Ciletuh-Palabuhanratu memperoleh rekomendasi untuk menjadi UNESCO Global Geopark,"  kata Deddy  Mizwar pada  pertemuan dengan  para Assesor UNESCO, di Aula Setda Kabupaten Sukabumi, Jumat, 4 Agustus 2017. Wagub  mengungkapkan,  pihaknya juga akan terus membenahi sistem manajemen dan memperbanyak  promosi, seperti penyelenggaraan Festival Geopark Ciletuh-Palabuhanratu yang dilaksanakan sejak 2015.

    "Mari kita jadikan Geopark Nasional  Ciletuh-Palabuhanratu sebagai bestpractice untuk mengeksplorasi berbagai potensi alam di Jawa Barat," ujarnya. DeddyMizwar  optimistis, dengan luas wilayah mencapai lebih dari 37 ribu km2, Jawa Barat memiliki surga-surga tersembunyi yang potensial dikembangkan menjadi destinasi wisata kelas dunia.

    Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Jabar Ida Hernida mengatakan, Geopark Ciletuh memiliki luas sekitar 126 ribu hektar yang menghampar dari Ujung Genteng sampai Cisolok dan berbatasan langsung dengan Provinsi Banten. Ia menyatakan selama  sebulan terakhir  pihaknya melakukan pembenahan  infrastruktur pendukung seperti panel-panel penerangan, pagar-pagar, pemasangan penunjuk jalan.

    "Untuk mendukung Geopark Ciletuh sebagai UNESCO Geopark, sebuah geopark juga harus memenuhi beberapa unsur yaitu geo-diversity (keragaman geologi), bio-diversity (keragaman biologi), dan culture diversity (keragaman budaya)," tutur Ida.(*)


     

     

    Lihat Juga