Hanura Pasang Target Masuk 4 Besar pada Pemilu 2019  

Reporter

Ketua Umum Partai Hanura, Oesman Sapta Odang (OSO) memberikan keterangan pers seusai Rapat Pleno Konsolidasi di Hotel Bidakara, Jakarta, 4 Mei 2017. TEMPO/ALBERT/MAGANG

TEMPO.CO, Denpasar - Dewan Pimpinan Pusat Partai Hanura menargetkan partainya bisa menempati posisi empat besar dalam perolehan suara pemilihan legislatif 2019 mendatang. Melihat modal dan tren kenaikan kader partai sejak 2009, Hanura optimistis target tersebut dapat dicapai.

Wakil Ketua DPP Bidang Organisasi Partai Hanura, Benny Rhamdani, mengatakan salah satu modal yang dimiliki Hanura adalah figur Ketua Umum Partai Hanura Oesman Sapta Odang dan Ketua Dewan Pembina Partai Hanura Wiranto. "Dua tokoh ini modal politik Hanura," kata dia di sela agenda Rapat Pimpinan Nasional Partai Hanura di Hotel The Stone Denpasar, Kamis, 3 Agustus 2017.

Baca: Bekas Bupati Garut Aceng Fikri Memimpin Partai Hanura Jawa Barat

Menurut dia, ketokohan keduanya telah terbukti bisa menarik kader-kader baru untuk bergabung ke partai. Benny menyebut jumlah pimpinan anak cabang (PAC) se-Indonesia saat Oso baru memimpin akhir Desember lalu, sebanyak 41 persen. "Empat bulan setelahnya, PAC sudah mencapai 83 persen," ujarnya.

Benny juga mencatat ada kenaikan suara yang diperoleh Hanura sejak partai ini ikut dalam Pemilu 2009. Kala itu, Hanura memperoleh 3,8 persen suara. "Tahun 2014 naik menjadi 6 persen," kata dia.

Hal tersebut menunjukkan Hanura mampu menarik suara dan trennya terus meningkat. "Tahun 2019 harusnya bisa naik juga, minimal 10 persen," kata Ketua Organizing Committe Rapimnas Hanura Inas Nasrullah.

Dalam agenda Rapimnas 1 Hanura kali ini, kata Inas, partainya akan membuat strategi politik untuk mencapai target itu. Pengurus dan kader Hanura tingkat daerah hingga pusat hadir untuk berkonsolidasi mengenai persiapan menghadapi pemilihan kepala daerah 2018, pemilihan legislatif 2019 dan pemilihan presiden 2019. "Semua infrastruktur internal kami siapkan, mulai tingkat ranting, anak ranting, cabang," ujarnya.

Dalam Rapimnas ini, Inas menyebut tak kurang dari sekitar 1.000 kader Hanura akan hadir. Di antaranya dari pengurus DPD, DPC, anggota DPRD dan pengurus DPP. "Rapimnas ini juga akan dihadiri oleh pimpinan partai politik lainnya dan sejumlah menteri," ujarnya.

NINIS CHAIRUNNISA






Politikus Gerindra Anggap Nomor Urut Partai Hanya soal Teknis

13 hari lalu

Politikus Gerindra Anggap Nomor Urut Partai Hanya soal Teknis

Namun politikus Gerindra ini mengakui, semakin kecil angka urutan partai politik maka akan semakin mudah untuk mengenalkan kepada masyarakat.


Survei SMRC: Dukungan untuk Golkar, PPP, dan PAN Melemah Dibandingkan 2019

31 hari lalu

Survei SMRC: Dukungan untuk Golkar, PPP, dan PAN Melemah Dibandingkan 2019

Jika tren ini berlanjut, hanya Golkar yang diprediksi akan lolos parliamentary threshold untuk Pemilu 2024


KPU Usul Anggaran Pemilu Naik 3 Kali Lipat, Ini Perhitungannya

16 Februari 2022

KPU Usul Anggaran Pemilu Naik 3 Kali Lipat, Ini Perhitungannya

Pramono menuturkan ada 11 aplikasi yang dimanfaatkan KPU untuk Pemilu 2024. Aplikasi itu sudah digunakan beberapa tahun terakhir namun akan diperkuat.


Survei SMRC: Hanya 14 Persen Responden yang Percaya PKI Bangkit

1 Oktober 2021

Survei SMRC: Hanya 14 Persen Responden yang Percaya PKI Bangkit

Dari hasil survei itu terlihat mayoritas responden tidak percaya pada rumor kebangkitan PKI.


Bertemu DPR, KPU Atur Strategi Agar di Pemilu 2024 Tak Ada PPS Meninggal

16 September 2021

Bertemu DPR, KPU Atur Strategi Agar di Pemilu 2024 Tak Ada PPS Meninggal

KPU mengusulkan agar pemerintah memastikan jaminan kesehatan dan honor yang layak untuk para petugas, seperti PPS di Pemilu 2024.


NIK Jokowi yang Tersebar Disebut dari KPU, Ini Penjelasan Komisioner

3 September 2021

NIK Jokowi yang Tersebar Disebut dari KPU, Ini Penjelasan Komisioner

KPU menyatakan NIK Jokowi yang ada di sistem merupakan bagian dari syarat Capres saat Pilpres 2019.


Hasto Singgung Dugaan Pemilu 2009 Curang, Demokrat: Pemilu 2019 Kali

25 Agustus 2021

Hasto Singgung Dugaan Pemilu 2009 Curang, Demokrat: Pemilu 2019 Kali

Demokrat meminta para elite politik, terutama partai politik pendukung pemerintah untuk fokus membantu rakyat di masa pandemi Covid-19.


DPR Minta KPU Evaluasi Wacana Penyederhanaan Surat Suara Pemilu 2024

4 Agustus 2021

DPR Minta KPU Evaluasi Wacana Penyederhanaan Surat Suara Pemilu 2024

Anggota DPR meminta KPU mempertimbangkan penyederhanaan surat suara Pemilu 2024.


Ini Pesan Bawaslu Pusat ke Daerah untuk Hadapi Pemilu 2024

1 Juni 2021

Ini Pesan Bawaslu Pusat ke Daerah untuk Hadapi Pemilu 2024

Bawaslu Pusat meminta anggota Bawaslu di daerah meningkatkan kesiapsiagaan SDM untuk Pemilu 2024.


DPR dan Pemerintah Sepakat Keluarkan RUU Pemilu dari Prolegnas 2021

9 Maret 2021

DPR dan Pemerintah Sepakat Keluarkan RUU Pemilu dari Prolegnas 2021

Delapan fraksi menyatakan setuju RUU Pemilu ditarik dari daftar Prolegnas Prioritas 2021 dan hanya Fraksi Partai Demokrat yang meminta tetap dibahas.