Dibawa KPK, Bupati Pamekasan Masih Sempat Tersenyum  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Bupati Pamekasan Ahmad Syafi'i (tengah) tersenyum kecil saat dibawa KPK dari Mapolres Pamekasan, Rabu siang, 2 Agustus 2017. Syafi'i ditangkap dalam OTT oleh KPK dalam kasus dugaan suap.(Tempo/Musthofa Bisri)

    Bupati Pamekasan Ahmad Syafi'i (tengah) tersenyum kecil saat dibawa KPK dari Mapolres Pamekasan, Rabu siang, 2 Agustus 2017. Syafi'i ditangkap dalam OTT oleh KPK dalam kasus dugaan suap.(Tempo/Musthofa Bisri)

    TEMPO.CO, Pamekasan - Bupati Pamekasan, Jawa Timur, Achmad Syafi'i masih sempat melempar senyum pada wartawan. Peristiwa itu terjadi saat Syafi'i digelandang penyidik KPK bersama 12 orang lainnya dari Markas Kepolisian Resort Pamekasan ke dalam bus polisi, Rabu, 2 Agustus 2017 terkait operasi tangkap tangan atau OTT KPK. 
     
    Syafi'i berjalan santai keluar dari pintu utama Mapolres, ia masih mengenakan seragam lengkap termasuk topi korpri. Melihat banyak wartawan yang mengambil fotonya, Syafi'i melempar senyum. Ia kemudian menunduk lagi. Air mukanya tampak tegang. 

    Baca : KPK Melakukan OTT di Pamekasan, Diduga Perkara Alokasi Dana Desa
     
    Penangkapan Syafi'i, diawali operasi tangkap tangan penyidik KPK terhadap Kepala Kejaksaan Negeri Pamekasan, Rudi Indra Prasetyo dan Kepala Inspektorat Pamekasan, Sucipto Oetomo.

    Keduanya ditangkap di rumah dinas Kepala Kejaksaan di jalan raya Panglegur. KPK menyita uang Rp 250 juta di TKP, duit itu diduga uang suap terkait program dana desa dan alokasi dana desa.

    "OTTnya sekitar jam setengah delapan tadi pagi," kata seorang polisi di Polres Pamekasan. 

    Simak juga : KPK Tangkap Bupati Pamekasan
     
    Setelah OTT itu, penyidik KPK melakukan pengembangan. Berturut-turut ditangkaplah Kasi Pidsus Kejaksaan, Eka Hermawan. Kasi Intel Kejaksaan, Soegeng Prakoso. Dua kepala dan Bupati Pamekasan Ahmat Syafi'i. Hingga kini belum jelas keterkaitan Bupati Syafi'i dengan OTT tersebut. 
     
    "Saya tidak tahu (soal OTT), kami hanya dipinjam tempat oleh KPK," kata Kapolres Pamekasan, AKBP Nowo Hadi Nugroho pada wartawan.

    MUSTHOFA BISRI 
     




     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Yang Datang ke Istana, Ada Nadiem Makarim dan Tito Karnavian

    Seusai pelantikannya, Presiden Joko Widodo memanggil sejumlah nama ke Istana Negara, Senin, 21 Oktober 2019. Salah satunya, Tito Karnavian.