Gunung Sinabung Erupsi 17 Kali, Warga Karo Siaga

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Gunung Sinabung mengeluarkan material vulkanik ketika erupsi dilihat dari Desa Raja Payung, Karo, Sumatera Utara, 31 Agustus 2016. ANTARA FOTO

    Gunung Sinabung mengeluarkan material vulkanik ketika erupsi dilihat dari Desa Raja Payung, Karo, Sumatera Utara, 31 Agustus 2016. ANTARA FOTO

    TEMPO.CO, Medan - Gunung Sinabung di Kabupaten Karo, Sumatera Utara meletus hingga 17 kali sepanjang hari ini, Rabu 2 Agustus 2017. Warga diminta menjauhi zona merah sebab awan panas sudah mencapai 4,5 kilometer dan memenuhi Lau Borus yakni sungai yang tepat berada dibawah Sinabung.

    Nanang Suroso, warga Kabanjahe mengatakan Sinabung memuntahkan 17 kali material gunung api dan awan panas. Warga dari sejumlah kecamatan sekitar Gunung Sinabung termasuk Kecamatan Kabanjahe siaga.

    "Kami siaga melihat erupsi Sinabung hari ini. Guguran lava pijar terlihat bersamaan gulungan awan panas," kata Nanang kepada Tempo, Rabu 2 Agustus 2017.

    Baca: Dua Hari Terakhir Gunung Sinabung Erupsi 9 Kali, Status 'Awas'  

    Nanang mengatakan warga tidak panik meski siaga."Mungkin karena sudah biasa dan memperkirakan awan panas tidak akan sampai ke Kabanjahe."

    Petugas Pos Pengamat Gunung Sinabung Armen Putra menjelaskan, sejak pukul 08.09 WIB material Sinabung meluncur dengan jarak bervariasi antara 3.000 meter hingga 3.500 meter ke arah Tenggara-Timur Sinabung.

    "Namun erupsi hari ini disertai guguran kubah lava yang terbantuk dari proses erupsi sebelumnya," ujar Armen. Badan Vulkanologi mengingatkan kemungkinan letusan berikutnya dan ancaman guguran lava.

    Kepala Bidang Darurat Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Tanah Karo, Natanael Peranginangin mengatakan, hingga siang ini sudah 17 kali Gunung Sinabung memuntahkan awan panas. Akibatnya, lima kecamatan tertutup debu.

    Baca: Gunung Sinabung Diperkirakan Berhenti Meletus 3 Tahun Lagi

    Lima kecamatan yang terdampak akibat luncuran awan panas ini yakni Kecamatan Kabanjahe, Simpang Empat, Payung, Namanteran, dan Tiganderket. "Warga di lima kecamatan itu kami minta siaga. Kami juga tetap mengimbau warga untuk tidak mendekati zona merah," katanya.

    Natanael mengatakan, tidak ada korban jiwa karena erupsi Gunung Sinabung hari ini. Namun bagi warga yang tinggal di sepanjang aliran Sungai Lau Borus, BPBD Karo meminta aktivitas dihentikan sementara waktu. Alasannya di hulu sungai sudah terbentuk bendungan yang dikhawatirkan mengalirkan awan panas jika sewaktu-waktu Sinabung meletus hebat.

    SAHAT SIMATUPANG


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Calon Menteri yang Disodorkan Partai dan Ormas, Ada Nama Prabowo

    Presiden Joko Widodo menyatakan bahwa sebanyak 45 persen jejeran kursi calon menteri bakal diisi kader partai.