KPK Kaji Pembentukan Tim Gabungan Kasus Novel Baswedan  

Reporter

Sejumlah pegawai KPK menggelar doa bersama untuk Novel Baswedan di gedung KPK, Jakarta, 20 Juli 2017. Doa bersama yang dihadiri pimpinan, mantan pimpinan, dan pegawai KPK serta istri dari Novel Baswedan, Rina Emilda, itu digelar dalam rangka memperingati 100 hari peristiwa penyerangan terhadap penyidik senior KPK, Novel Baswedan. ANTARA FOTO

TEMPO.COJakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) belum merespons ajakan Kepala Kepolisian RI Jenderal Tito Karnavian bergabung dalam tim penyelidikan dan penyidikan kasus penyiraman air keras terhadap penyidik KPK, Novel Baswedan

Menurut Wakil Ketua KPK Laode Muhammad Syarif, lembaganya belum memahami peran yang bisa dilakukan KPK tanpa melanggar tugas pokoknya. “Kami harus melakukan apa, kami belum tahu. Kami menunggu perkembangan dari kepolisian. Sampai hari ini belum ada laporan dari kepolisian,” kata Laode saat ditemui di Balai Kartini, Jakarta, Selasa, 1 Agustus 2017.

Baca: Usut Kasus Novel Baswedan, Polri Jelaskan Rambu-rambu Buat KPK

Kepolisian mengajak KPK ikut dalam penyelidikan. Sebelumnya, kepolisian berkukuh menguasai seluruh proses penyelidikan dengan dalih kasus yang dialami Novel murni pidana umum. Kepolisian sudah melakukan empat kali olah tempat kejadian perkara, menyita barang bukti, mengambil rekaman pengawas, memeriksa 56 saksi, hingga membuat dua sketsa wajah tersangka.

Koalisi Masyarakat Peduli KPK menilai ajakan kepolisian tersebut sia-sia dan terlambat. Menurut anggota Koalisi, Dahnil Anzar Simanjuntak, telah terjadi pengaburan sejumlah informasi dan bukti yang menyulitkan pengungkapan identitas pelaku. Upaya penghapusan bukti ini bahkan diduga dilakukan dan diinisiasi anggota Korps Bhayangkara sendiri. “Kami mendorong KPK justru bersurat kepada Presiden untuk membentuk tim gabungan pencari fakta,” kata Ketua Umum Pemuda Muhammadiyah ini. “Ini bukan semata serangan terhadap Novel. Ini serangan terhadap upaya pemberantasan korupsi.”

Novel Baswedan pun menyatakan KPK tak perlu ikut dalam tim penyelidikan dan penyidikan kasusnya. Menurut dia, KPK baru bisa masuk ke kasus tersebut jika Kapolri Tito Karnavian atau tim penyidik memperoleh informasi tentang aliran duit yang mendasari serangan terhadap penyidik KPK. “Nanti malah semakin rancu kalau masuk di tengah. Kecuali ada informasi tentang tindak pidana korupsi di dalamnya,” katanya.

Juru bicara KPK, Febri Diansyah, mengatakan, sesuai dengan Undang-Undang Nomor 30 Tahun 2002 tentang Komisi Pemberantasan Korupsi, penyelidikan dan penyidikan KPK hanya untuk tindak pidana korupsi. “Kami belum bisa berandai-andai tentang itu (dugaan aliran duit),” ucapnya.

Kepala Biro Penerangan Masyarakat Markas Besar Polri Brigadir Jenderal Rikwanto berdalih kepolisian hanya memberikan akses kepada KPK untuk memperoleh semua informasi dari proses penyelidikan dan penyidikan Polda Metro Jaya. KPK juga hanya dapat memberikan bantuan informasi untuk mengungkap pelaku. “Siapa pun yang mau membantu, kami terbuka. Tapi penyidikan tetap di kepolisian,” kata Rikwanto.

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Komisaris Besar Raden Prabowo Argo Yuwono mengatakan tim penyidik sedang menyelesaikan satu sketsa wajah lain yang diduga merupakan pelaku penyiraman air keras. Selain itu, polisi mencari orang yang menanyakan baju gamis kepada pekerja rumah tangga Novel Baswedan enam hari sebelum penyerangan. “Kami akan cek siapa dia, alibinya apa,” ujar Argo.

MAYA AYU l INGE KLARA l DANANG FIRMANTO | FRANSISCO ROSARIANS






Setahun #BeraniJujurPecat, IM57+ Insitute dan AJI Jakarta Luncurkan Buku Kisah Pegawai KPK Korban TWK

3 hari lalu

Setahun #BeraniJujurPecat, IM57+ Insitute dan AJI Jakarta Luncurkan Buku Kisah Pegawai KPK Korban TWK

Peringatan setahun #BeraniJujurPecat, IM57+ Institute dan AJI Jakarta meluncurkan Buku "Perlawanan Sehormat-hormatnya". Siapa saja yang hadir?


Novel Baswedan: Penolakan PTUN Terhadap Gugatan Pegawai KPK Adalah Berita Baik

4 hari lalu

Novel Baswedan: Penolakan PTUN Terhadap Gugatan Pegawai KPK Adalah Berita Baik

Novel Baswedan menyatakan penolakan PTUN bisa membangkitkan semangat para pegawai KPK untuk terus berjuang.


Satu Tahun Peristiwa G30S TWK, Kronologi Pemberhentian 57 Pegawai KPK

4 hari lalu

Satu Tahun Peristiwa G30S TWK, Kronologi Pemberhentian 57 Pegawai KPK

Setahun lalu, 57 pegawai KPK dipecat karena dianggap tidak lolosTWK. Pertisiwa ini pun dikenal sebagai G30S TWK.


Begini Saran Eks Pegawai KPK untuk Febri Diansyah dan Rasamala Aritonang: Mundur!

6 hari lalu

Begini Saran Eks Pegawai KPK untuk Febri Diansyah dan Rasamala Aritonang: Mundur!

Febri Diansyah dan Rasamala Aritonang menjadi kuasa hukum Putri candrawathi dan Ferdy Sambo. Begini kata sahabat-sahabatnya eks pegawai KPK, "Mundur!"


Febri Diansyah dan Rasamala Aritonang Kuasa Hukum Putri Candrawathi dan Ferdy Sambo, Ini Respons Novel Baswedan

6 hari lalu

Febri Diansyah dan Rasamala Aritonang Kuasa Hukum Putri Candrawathi dan Ferdy Sambo, Ini Respons Novel Baswedan

Eks jubir KPK Febri Diansyah dan mantan penyidik KPK Rasamala Aritonang jadi pengacara Putri Candrawathi dan Ferdy Sambo. Ini kata Novel Baswedan.


Azyumardi Azra Habis-habisan Dukung Pegawai KPK yang Dianggap Tak Lolos TWK: Berakhir Sendu

14 hari lalu

Azyumardi Azra Habis-habisan Dukung Pegawai KPK yang Dianggap Tak Lolos TWK: Berakhir Sendu

Azyumardi Azra menilai TWK yang dilakukan KPK penuh masalah. Ia dan 73 guru besar menilai pelaksanaan tes tersebut melanggar hukum dan etika publik.


Master Security IT: Kenali Bahaya 4 Serangan Siber, Phishing hingga Ransomwar

21 hari lalu

Master Security IT: Kenali Bahaya 4 Serangan Siber, Phishing hingga Ransomwar

Kebocoran data pribadi belakangan ini menyadarkan publik bahwa modus serangan siber memiliki ragam bentuk, seperti phishing, skimming, carding, ataupun ransomware.


Satgassus Pencegahan Korupsi Polri, Ini Tugas Novel Baswedan dan 43 Eks Pegawai KPK Korban TWK

22 hari lalu

Satgassus Pencegahan Korupsi Polri, Ini Tugas Novel Baswedan dan 43 Eks Pegawai KPK Korban TWK

Polri mengembangkan Satgassus Pencegahan Korupsi. Apa saja tuganya? Novel Baswedan dan 43 eks pegawai KPK korban TWK ada di sana.


Kata Novel Baswedan tentang Suap dan Gratifikasi, Lapor Hanya ke KPK?

42 hari lalu

Kata Novel Baswedan tentang Suap dan Gratifikasi, Lapor Hanya ke KPK?

Novel Baswedan menjelaskan perbedaan antara gratifikasi dan suap. Berapa hari maksimal seseorang diwajibkan lapor terima gratifikasi?


Satgassus Pencegahan Korupsi Polri Soroti Pupuk Bersubsidi, Novel Baswedan: 3 Potensi Pidana Korupsi

45 hari lalu

Satgassus Pencegahan Korupsi Polri Soroti Pupuk Bersubsidi, Novel Baswedan: 3 Potensi Pidana Korupsi

Satgassus Pencegahan Korupsi Polri yang diperkuat Novel Baswedan membeberkan potensi korupsi di tubuh Kementerian Pertanian.