Penyelundupan 1,2 Juta Butir Ekstasi Berhasil Digagalkan

Oleh:
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Penyelundupan 1,2 Juta Butir Ekstasi Berhasil Digagalkan

    Penyelundupan 1,2 Juta Butir Ekstasi Berhasil Digagalkan

    INFO NASIONAL - Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Kementerian Keuangan dan Direktorat Tindak Pidana Narkoba Badan Reserse Kriminal Kepolisian Republik Indonesia (Dit Tipid Narkoba Bareskrim Polri) bekerja sama dalam upaya penindakan terhadap penyelundupan narkotika jenis ekstasi dari Belanda sebanyak 1,2 juta butir.

    Setelah melakukan penyelidikan selama kurang lebih dua bulan terhadap sindikat jaringan peredaran narkotika, Dit. Tipid Narkoba Bareskrim Polri menginformasikan kepada DJBC bahwa akan ada pemasukan narkotika melalui jalur tikus di perairan pantai utara di daerah Tangerang, Banten.

    Menteri Keuangan (Menkeu), Sri Mulyani Indrawati mengungkapkan bahwa berdasarkan informasi tersebut dibentuk tim gabungan untuk melakukan pengawasan bersama di daerah tersebut. Tim gabungan Kepolisian Dit. Tipid Narkoba Bareskrim Polri dan DJBC mencurigai sebuah gudang di daerah Kalibaru, Tangerang, Banten. Pada penggerebekan (raid planning execution), Jumat, 21 Juli 2017, berhasil diamankan seorang tersangka berinsial 'LKT' dan dua kotak besar berisi narkotika jenis ekstasi sejumlah 1,2 juta butir yang dikemas ke dalam 120 bungkus.

    Berdasarkan keterangan tersangka 'LKT', narkotika tersebut merupakan milik jaringan internasional dari Belanda yang dikendalikan oleh narapidana berinisial 'A' di Lembaga Permasyarakatan (LP) Nusakambangan.

    Pada Minggu, 23 Juli 2017, atas perintah tersangka 'A', dilakukan pertukaran sepuluh bungkus pil ekstasi dengan narkotika jenis sabu. Tim gabungan Kepolisian Dit. Tipid Narkoba Bareskrim Polri dan DJBC melakukan controlled delivery atas transaksi tersebut, dan melakukan penangkapan terhadap tersangka berinisial 'MZ' di daerah Grogol, Jakarta Barat, serta menyita dua kilogram sabu.

    Tim gabungan juga melakukan controlled delivery terhadap 56 bungkus pil ekstasi dengan cara menukar kunci mobil yang digunakan sebagai pembawa narkotika tersebut di daerah Alam Sutera, Tangerang. Dari penindakan ini, berhasil diamankan tersangka berinisial 'EA'.

    Saat dilakukan pengembangan informasi terhadap jaringan narkotika internasional Belanda-Indonesia, tersangka 'MZ' melakukan perlawanan, sehingga petugas harus mengambil tindakan tegas yang menyebabkan 'MZ' meninggal dunia.

    Dalam rangkaian penindakan kali ini, tim gabungan Kepolisian Dit. Tipid Narkoba Bareskrim Polri dan DJBC berhasil mengamankan 1,2 juta butir ekstasi, sabu seberat dua kilogram, sebuah minibus, serta alat komunikasi. Para tersangka dan barang bukti telah diserahkan kepada Bareskrim Polri.  Sementara, tersangka 'MZ' dibawa ke Rumah Sakit Polri untuk dilakukan visum.

    Menkeu menuturkan bahwa dari penindakan kali ini, DJBC dan Dit. Tipid Narkoba Bareskrim POLRI berhasil menyelamatkan 2,4 juta jiwa warga Indonesia dari ancaman bahaya narkotika.

     "Sinergi dalam melakukan pengawasan dan penindakan terhadap penyelundupan narkotika ke wilayah Indonesia antara DJBC dengan POLRI dan aparat penegak hukum lainnya, akan terus ditingkatkan guna melindungi masyarakat dari bahaya ancaman narkotika," katanya. (*)


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Demo Revisi UU KPK Berujung Rusuh, Ada 1.365 Orang Ditangkap

    Demonstrasi di DPR soal Revisi UU KPK pada September 2019 dilakukan mahasiswa, buruh, dan pelajar. Dari 1.365 orang yang ditangkapi, 179 ditahan.