Menjelang Putusan Dimas Kanjeng, Polisi Sterilisasi Ruang Sidang  

Reporter

Kanjeng Dimas Taat Pribadi di dalam sel Pengadilan Negeri Kraksaan Kabupaten Probolinggo, 9 Februari 2017. Terdakwa kasus pembunuhan dan penipuan ini mulai menjalani persidangan Kamis ini. TEMPO/David Priyasidharta

TEMPO.COProbolinggo - Aparat Kepolisian Resor Probolinggo dan Brigade Mobil Kepolisian Daerah Jawa Timur memperketat pengamanan Pengadilan Negeri Kraksaan, Probolinggo, menjelang dibacakannya putusan terhadap Dimas Kanjeng Taat Pribadi, Selasa, 1 Agustus 2017. Taat Pribadi merupakan terdakwa kasus pembunuhan dan penipuan. Dalam persidangan sebelumnya dia dituntut hukuman seumur hidup oleh jaksa.

Berdasarkan pantauan Tempo di Pengadilan Kraksaan, anggota Polres Kabupaten Probolinggo serta Brimob Polda Jawa Timur berjaga-jaga dengan senjata di tangan. Sebelum disebar ke beberapa titik, aparat melakukan apel pagi di halaman kantor pengadilan. Apel pasukan dipimpin Kepala Bagian Operasional Polres Probolinggo Komisaris Heru Susanto. 

Baca: Jaksa Tuntut Dimas Kanjeng Taat Pribadi Penjara Seumur Hidup

Ruang sidang untuk membacakan putusan Taat Pribadi disterilisasi. Seluruh sudut ruang sidang diperiksa. Bahkan kursi dan meja di dalam ruang sidang Kartika tak luput dari pemeriksaan. Pintu gerbang pengadilan juga dijaga ketat. Begitu pula dengan pintu ruang sidang.

Kapolres Probolinggo Ajun Komisaris Besar Arman Asmara mengatakan pengamanan persidangan dilakukan dalam tiga ring. "Ruang sidang dilakukan sterilisasi, juga dilakukan pengamatan terhadap orang yang dicurigai melakukan hal-hal negatif," kata Arman.

Simak: Ini Cara Anggota Dimas Kanjeng Tawarkan Program Pesugihan

Arman mengimbau pengunjung sidang menjaga ketertiban. Dia mengatakan jumlah personel yang diturunkan sebanyak 200 orang, terdiri atas 170 personel dari Polres Probolinggo dan 30 personel dari Brimob.

Taat Pribadi terjerat dua kasus hukum, yakni pembunuhan dan penipuan berkedok penggandaan uang. Adapun kasus pembunuhan menimpa dua pengikutnya, Abdul Ghani dan Ismail Hidayah. Keduanya dibunuh karena dicurigai bakal membongkar praktik penipuan penggandaan uang.

Lihat: Terungkap Kisah Dimas Kanjeng Merusak Rumah Tangga

Penipuan Dimas Kanjeng Taat Pribadi terbongkar berdasarkan laporan korban atas nama Prayitno Supriadi, warga Jember. Berawal dari laporan itu, kasus pembunuhan terungkap. Dari Prayitno pula, polisi menerima sejumlah barang bukti yang digunakan Taat dan anak buahnya menipu ribuan korbannya.

DAVID PRIYASIDHARTA






Penipuan Bermodus Pesan Singkat Pemberitahuan Kiriman Paket, Retas Ponsel

1 hari lalu

Penipuan Bermodus Pesan Singkat Pemberitahuan Kiriman Paket, Retas Ponsel

Polda Metro Jaya meminta kepada korban penipuan bermodus pesan singkat pemberitahuan kiriman paket untuk segera melapor ke pihak berwajib.


Kantor Perusahaan Robot Trading Net89 Disita Polisi

1 hari lalu

Kantor Perusahaan Robot Trading Net89 Disita Polisi

Kantor perusahaan robot trading Net89 disita polisi karena kasus penipuan.


Kasus Robot Trading Net89, Bareskrim Polri Terbitkan Red Notice Untuk 2 Tersangka

2 hari lalu

Kasus Robot Trading Net89, Bareskrim Polri Terbitkan Red Notice Untuk 2 Tersangka

Dua orang tersangka penipuan robot trading Net89 diduga berada di luar negeri. Bareskrim Polri menerbitkan red notice terhadap mereka.


Baim Wong Laporkan Kasus Penipuan Rp 140 Juta ke Bareskrim Polri

2 hari lalu

Baim Wong Laporkan Kasus Penipuan Rp 140 Juta ke Bareskrim Polri

Baim Wong mengungkapkan bahwa penipuan tersebut terjadi saat sebuah kegiatan bagi-bagi hadiah atau giveaway mengatasnamakan dirinya.


Jangan Tertipu Lowongan Kerja Palsu, Kenali Cirinya

8 hari lalu

Jangan Tertipu Lowongan Kerja Palsu, Kenali Cirinya

Berikut beberapa tips yang bisa dilakukan agar terhindar dari lowongan kerja palsu sehingga dapat menjadi pelamar kerja yang cermat.


OJK Berikan Catatan Ini ke Paylater Agar Kasus Penipuan Mahasiswa IPB Tak Terulang

8 hari lalu

OJK Berikan Catatan Ini ke Paylater Agar Kasus Penipuan Mahasiswa IPB Tak Terulang

OJK) meminta kepada perusahaan pembiayaan dengan metode Buy Now Pay Later (BNPL) melakukan berbagai tindakan perbaikan segera.


Laporkan Wiraswastawan Boyolali, Pengusaha Produk Kecantikan Depok Sebut Penipuan

9 hari lalu

Laporkan Wiraswastawan Boyolali, Pengusaha Produk Kecantikan Depok Sebut Penipuan

Pengusaha asal Depok yang melaporkan ke polisi wiraswastawan dari Boyolali dengan tuduhan penipuan dan penggelapan angkat bicara.


Pecatan Polisi Ditangkap usai Tipu Wanita di Tangerang

14 hari lalu

Pecatan Polisi Ditangkap usai Tipu Wanita di Tangerang

Tersangka diketahui merupakan pecatan polisi karena desersi atau meninggalkan dinas di Polda Sumatera Selatan


Ratusan Mahasiswa IPB Terjerat Pinjol, Tertarik Investasi di Toko Online

15 hari lalu

Ratusan Mahasiswa IPB Terjerat Pinjol, Tertarik Investasi di Toko Online

Pelaku penipuan menawari para mahasiswa IPB investasi di toko onlinenya. Diminta mengutang di pinjaman online.


Kasus Medina Zein, Uya Kuya Serahkan Bukti Kunci ke Polda Metro Jaya

15 hari lalu

Kasus Medina Zein, Uya Kuya Serahkan Bukti Kunci ke Polda Metro Jaya

Uya Kuya mengklaim punya bukti kunci dalam kasus penipuan yang diduga dilakukan Medina Zein.