RS Hasan Sadikin Bandung Marak Calo  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Petugas kemanan rumah sakit menjaga pintu masuk IGD RS Hasan Sadikin, Bandung, Jawa Barat, tempat dirawatnya tersangka penculik bayi Valencia (29/3). Petugas keamanan menjadi lebih selektif dalam memeriksa pasien dan pengunjung rumah sakit. TEMPO/Prima Mulia

    Petugas kemanan rumah sakit menjaga pintu masuk IGD RS Hasan Sadikin, Bandung, Jawa Barat, tempat dirawatnya tersangka penculik bayi Valencia (29/3). Petugas keamanan menjadi lebih selektif dalam memeriksa pasien dan pengunjung rumah sakit. TEMPO/Prima Mulia

    TEMPO.COBandung - Para calo berkeliaran sambil meminta duit kepada keluarga pasien di Rumah Sakit Umum Pusat dr Hasan Sadikin (RS Hasan Sadikin) Bandung. Direktur Utama RS Hasan Sadikin Ayi Djembarsari menyatakan baru-baru ini terjadi kasus percaloan oleh orang yang mengatasnamakan petugas dan dokter rumah sakit sehingga merugikan konsumen. 

    "Keadaan ini menjadi perhatian khusus dari manajemen RSHS karena meresahkan dan mengganggu kenyamanan pelanggan serta menurunkan citra RSHS," kata Ayi di RS Hasan Sadikin, Senin, 31 Juli 2017.
     
    Manajemen RSHS berupaya mengantisipasi percaloan dengan membentuk tim pencegahan pungutan liar atau calo, juga menambah kamera pengawas (CCTV) di tempat-tempat yang terindikasi rawan terjadi percaloan. RSHS juga memperbanyak informasi alur dan prosedur pelayanan, serta pengingat agar tidak terbujuk calo. "Pemberian sanksi tegas juga bagi pegawai RSHS apabila ada yang terlibat percaloan," kata Ayi.
     
    RSHS menjalin kerja sama dengan pihak kepolisian untuk mendapat pendampingan dalam pemberantasan calo sekaligus menjaga keamanan serta ketertiban di RSHS. Ayi pun mengajak pasien dan keluarganya mendukung penghapusan calo di rumah sakit. "Jangan percaya terhadap tawaran untuk mempercepat atau mempermudah proses pelayanan di RSHS, rawat jalan atau rawat inap dari orang tidak bertanggung jawab," ujarnya.
     
    Calo biasanya selalu meminta sejumlah uang kepada sasarannya. Adapun RSHS, kata Ayi, tidak pernah meminta pembayaran melalui telepon atau dari perorangan. "Semua pembayaran dilakukan di loket bank yang berada di area pelayanan RSHS," tuturnya.
     
    Contoh kasus yang diterima bagian hubungan masyarakat RSHS adalah laporan dari keluarga pasien yang dimintai sejumlah uang untuk mempermudah masuk ke ruang rawat inap. 
     
    Untuk pendaftaran rawat jalan, keluarga bisa menggunakan fasilitas Contact Center di nomor 022-2551111 untuk mendapatkan informasi dan menyampaikan keluhan atau saran. Cara lain dengan memasang aplikasi “RSHS Go” untuk pendaftaran pasien rawat jalan.
     
    Adapun pasien atau keluarga bisa mendaftar langsung ke Admission Center untuk pemesanan ruang rawat inap.
     
    RS Hasan Sadikin Bandung meminta masyarakat yang menemukan atau mencurigai adanya calo atau pungli segera melaporkan ke tim pencegahan pungli atau calo RSHS dengan menghubungi (022) 2551111 atau SMS hotline 08112335555.
     
    ANWAR SISWADI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Calon Menteri yang Disodorkan Partai dan Ormas, Ada Nama Prabowo

    Presiden Joko Widodo menyatakan bahwa sebanyak 45 persen jejeran kursi calon menteri bakal diisi kader partai.