Masuk Bursa Pilpres, AHY: Kalau Itu Doa Masyarakat, Saya Amini

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Agus Harimurti Yudhoyono dan Annisa Pohan menunjukkan  surat suara mereka di TPS 6 Taman Cibeber, Kebayoran Baru, Jakarta, 19 April 2017. Tempo/Maya Ayu

    Agus Harimurti Yudhoyono dan Annisa Pohan menunjukkan surat suara mereka di TPS 6 Taman Cibeber, Kebayoran Baru, Jakarta, 19 April 2017. Tempo/Maya Ayu

    TEMPO.CO, Jakarta - Direktur Eksekutif Yudhoyono Institute, Agus Harimurti Yudhoyono atau AHY, menyatakan tidak memiliki target jangka pendek untuk berada di posisi politik tertentu di negara ini. Ia juga terkesan menghindar saat disinggung apakah mau maju sebagai calon presiden atau wakil presiden 2019 bila publik memintanya. 
     
    Menurut AHY, dia hanya ingin terus menjadi bagian dari elemen masyarakat lewat jalur politik. "Saya tidak membicarakan konteks politik jangka pendek apalagi menimbulkan spekulasi yang macam-macam," katanya di Hotel Aryaduta, Gambir, Jakarta, Sabtu, 29 Juli 2017.

    Baca juga: Agus Yudhoyono Bantah Pertemuan SBY dan Prabowo Bahas Dia
     
    Namun ia merasa terkejut dengan pemberitaan di media yang kerap menyebut namanya dalam bursa pilpres 2019. "Kalau itu merupakan doa dari sebagian masyarakat, ya saya amini kalau doa itu baik," ujarnya. 
     
    Putra mantan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono ini menegaskan ingin mencegah polemik tertentu yang dapat berdampak negatif bagi dirinya. "Saya ingin terus produktif melalui pemikiran dan gagasan yang saya anggap abadi dalam pelbagai isu," ucapnya. 
     
    Mantan calon Gubernur DKI Jakarta 2017 ini berujar akan berjuang di dunia politik yang baru ia ikuti seperti perjuangannya saat meniti karier di dunia militer. Ia merasa masih memiliki waktu untuk bersiap diri untuk menghadapi tantangan yang kompleks di Indonesia. "Saya akan mengalir mengikuti apa yang dibutuhkan masyarakat dan saya ingin jadi bagian dari solusi dan kontribusi positif," kata dia. 
     
    Pascakekalahannya dalam pemilihan gubernur DKI Jakarta 2017, nama AHY disebut-sebut akan maju dalam Pilpres 2019. Spekulasi makin kuat saat dirinya hadir dalam pertemuan antara Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono dan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto kamis lalu.
     
    Tapi AHY menampik bila pertemuan tersebut membicarakan soal kemungkinan dirinya disandingkan dengan Prabowo untuk maju dalam pemilihan presiden 2019. "Oh tidak, tidak sama sekali. Kami mendahulukan kepentingan bersama yaitu untuk negeri ini," kata AHY. 
     

    AHMAD FAIZ


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Yang Datang ke Istana, Ada Nadiem Makarim dan Tito Karnavian

    Seusai pelantikannya, Presiden Joko Widodo memanggil sejumlah nama ke Istana Negara, Senin, 21 Oktober 2019. Salah satunya, Tito Karnavian.