Mendagri Beri Pesan Saat Membuka Festival Pesona Budaya Borneo  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo (kedua kanan) bersama Gubernur Bali Made Mangku Pastika (kanan) dan Ketua DPRD Bali Adi Wiryatama (kiri) menancapkan tongkat untuk membuka parade Pesta Kesenian Bali ke-39 di depan Monuman Bajra Sandhi, Denpasar, 10 Juni 2017. ANTARA/Nyoman Budhiana

    Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo (kedua kanan) bersama Gubernur Bali Made Mangku Pastika (kanan) dan Ketua DPRD Bali Adi Wiryatama (kiri) menancapkan tongkat untuk membuka parade Pesta Kesenian Bali ke-39 di depan Monuman Bajra Sandhi, Denpasar, 10 Juni 2017. ANTARA/Nyoman Budhiana

    TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo membuka acara Festival Pesona Budaya Borneo di Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta Timur, pada Sabtu, 29 Juli 2017.

    Tjahjo mengatakan budaya dan adat menjadi bagian yang tidak terpisahkan dalam pembangunan bangsa.

    "Kami mengapresiasi sekali, bahwa apa pun masalah budaya dan adat menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari sebuah proses membangun bangsa ini," kata Tjahjo di lokasi acara yang digelar di halaman anjungan Keong Mas TMII.

    Tjahjo mengatakan membangun Kalimantan bukan hanya berarti membangun di Kalimantan. Tapi juga membangun masyarakat dan adat istiadat Kalimantan. Pembangunan ini tidak boleh terpisahkan dari proses kemajuan pembangunan daerah.

    Karena itulah, kata Tjahjo, pemerintah pusat dan daerah harus mampu berperan dalam mengembangkan adat dan budaya daerah sebagai kekuatan bangsa ini. "Bangsa ini kuat karena adanya berbagai suku bangsa, adat, agama, golongan yang beraneka ragam, dan harus menjadi satu," kata Tjahjo.

    Festival Pesona Budaya Borneo berlangsung pada 28-30 Juli 2017 di TMII. Acara ini menghadirkan pergelaran seni dan budaya Dayak, pameran produk unggulan dan produk inovatif daerah Kalimantan, Kalimantan Investment Forum 2017, Dayak Art Carnaval 2017, dan Dayak Night and Fun.

    Tjahjo menilai Festival Pesona Budaya Borneo ini sangat bagus untuk mengikat persatuan bangsa. "Membangun bukan hanya fisik, tapi membangun secara keseluruhan," katanya.

    AMIRULLAH SUHADA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kontroversi Nike ZoomX Vaporfly yang Membantu Memecahkan Rekor

    Sejumlah atlet mengadukan Nike ZoomX Vaporfly kepada IAAF karena dianggap memberikan bantuan tak wajar kepada atlet marathon.