Alasan Puluhan Calon Mahasiswa ITB Pilih Hengkang ke Kampus Lain

Reporter

Peserta ujian SBMPTN menunggu giliran sesi dua di ITB, Bandung, 16 Mei 2017. TEMPO/Prima Mulia

TEMPO.CO, Bandung - Sedikitnya 35 calon mahasiswa baru 2017 melepaskan kursinya di Institut Teknologi Bandung (ITB). Wakil Rektor ITB Bidang Akademik dan Kemahasiswaan Bermawi Priyatna mengatakan, hampir seluruhnya yang membatalkan diri itu karena beralih ke sekolah kedinasan milik pemerintah, sebagian kecil ke luar negeri. "Itu menghilangkan kesempatan anak bangsa sekolah di ITB," katanya, Jumat, 28 Juli 2017.
 
Ada dua jenis kasus pengunduran diri sebagai calon mahasiswa baru ITB. Sebelumnya mereka telah lolos masuk lewat penyaringan jalur undangan atau Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN). Kasus pertama dari lulusan siswa beberapa Sekolah Menengah Atas karena memilih kuliah di luar negeri. Kasus kedua yang menguat tren kepindahannya itu karena calon mahasiswa ITB memilih ke sekolah kedinasan pemerintah.

Baca juga: Pengumuman SBMPTN, Anak 14 Tahun Diterima di Fakultas MIPA ITB
 
ITB menyurati SMA yang lulusannya melepaskan kursi seperti itu. Merujuk aturan SNMPTN, siswa yang telah menyelesaikan pendaftaran tidak diperkenankan membatalkan kepesertaan SNMPTN. Selain itu, siswa yang ingin melanjutkan studi ke luar negeri atau kampus lain tidak perlu didaftarkan sekolah ke ITB lewat jalur SNMPTN. 
 
Tahun lalu ada sekitar 20-an mahasiswa baru ITB yang beralih piliham ke kampus lain. Utamanya mereka pindah ke beberapa sekolah kedinasan seperti akuntansi dan statistik. Hal itu bisa terjadi kata Bermawi, karena ujian masuk sekolah kedinasan milik pemerintah itu berlangsung setelah pengumuman SNMPTN. 
 
Menurut Bermawi, kejadian seperti itu sudah lama terjadi, dan tidak hanya berdampak ke ITB melainkan universitas negeri lain di Indonesia. "Kami mau win-win solution, perlu koordinasi jadwal seleksi agar tidak saling mengganggu," kata dia. 
 
Bagi sekolah asal lulusan yang mengosongkan kursi hasil SNMPTN itu, ITB melayangkan surat teguran. Menurut Bermawi, tindakan pengosongan kursi itu bisa berdampak pada kebijakan panitia SNMPTN soal kuota siswa pendaftar. Misalkan kuota pendaftar sesuai tingkat akreditasi sekolah sebelumnya 50 persen, ada kemungkinan untuk dikurangi kuota pendaftarnya pada tahun depan. "Yang dikurangi kuota pendaftar, bukan jumlah hasil seleksi," katanya.
 

ANWAR SISWADI
 






Mahasiswa Telkom University Rancang Toilet Cerdas untuk Pantau Kesehatan

20 jam lalu

Mahasiswa Telkom University Rancang Toilet Cerdas untuk Pantau Kesehatan

Tim mahasiswa Telkom University menawarkan kebaruan dari pengembangan aplikasi dan penggunaan toilet.


Fadel Muhammad Dukung Mahasiswa Jadi Entrepreneur

23 jam lalu

Fadel Muhammad Dukung Mahasiswa Jadi Entrepreneur

Wakil Ketua MPR RI, Prof. Dr. Ir. Fadel Muhammad mengingatkan mahasiswa tidak beramai-ramai ingin menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN)


Tim Telkom University Kembangkan Aplikasi Diagnosis Dini Autisme

1 hari lalu

Tim Telkom University Kembangkan Aplikasi Diagnosis Dini Autisme

Pembuatan aplikasi itu melibatkan anggota tim dari mahasiswa Telkom University.


Polda Aceh Terus Periksa Kasus Beasiswa, Penerima Beasiswa di Aceh Timur Akui Ada Pemotongan oleh Korlap

1 hari lalu

Polda Aceh Terus Periksa Kasus Beasiswa, Penerima Beasiswa di Aceh Timur Akui Ada Pemotongan oleh Korlap

Kasus mahasiswaAceh yang terindikasi terima beasiswa meski tak sesuai syarat masih diperiksa Polda Aceh. Di Aceh Timur ada peomtongan oleh korlap.


Telkom University Terima 8.036 Mahasiswa Baru dari 100 Ribu Lebih Pendaftar

2 hari lalu

Telkom University Terima 8.036 Mahasiswa Baru dari 100 Ribu Lebih Pendaftar

Kini total mahasiswa Telkom University berjumlah 32 ribu orang.


Demo Tolak Kenaikan BBM di Jakarta Aman, Ada Pasukan Basmallah, Polda Metro: Alhamdulillah

2 hari lalu

Demo Tolak Kenaikan BBM di Jakarta Aman, Ada Pasukan Basmallah, Polda Metro: Alhamdulillah

Polda Metro Jaya menyebut demo tolak kenaikan BBM dari berbagai elemen masyarakat di Jakarta berlangsung aman.


Top 3 Tekno Berita Kemarin: Aditif untuk Mesin dan BBM Pilihan Lab ITB

2 hari lalu

Top 3 Tekno Berita Kemarin: Aditif untuk Mesin dan BBM Pilihan Lab ITB

Selain hasil uji laboratorium ITB itu, ada juga artikel analisa terhadap peretasan yang dialami para jurnalis Narasi. Diserang pakai spyware?


Rapat Pleno Guru Besar PTNBH, Bahas Universitas di IKN dan ...

2 hari lalu

Rapat Pleno Guru Besar PTNBH, Bahas Universitas di IKN dan ...

Pemerintah perlu merancang pembangunan perguruan tinggi kelas dunia di Ibu Kota Negara atau IKN Nusantara


Sudah 3 Tahun Kematian Randi dan Yusuf Kardawi Mahasiswa Universitas Halu Oleo, Siapa Tanggung Jawab?

2 hari lalu

Sudah 3 Tahun Kematian Randi dan Yusuf Kardawi Mahasiswa Universitas Halu Oleo, Siapa Tanggung Jawab?

Dua mahasiswa Universitas Halu Oleo, Imawan Randi dan Yusuf Kardawi, tewas saat mengikuti aksi unjuk rasa penolakan RKUHP pada 26 September 2019.


Lagi, Polisi Gandeng Mahasiswa Bagi Bantuan Beras, Ringankan setelah Harga BBM Naik

3 hari lalu

Lagi, Polisi Gandeng Mahasiswa Bagi Bantuan Beras, Ringankan setelah Harga BBM Naik

Polsek Tanjung Duren membagikan bantuan beras kepada puluhan pengemudi bajaj yang ada di kawasan Jalan Kusuma I Wijaya Kusuma, Grogol Petamburan.