Pekerja Tambang Jadi Sasaran Empuk Pengedar Narkoba di Bangka

Reporter

TEMPO/Tony Hartawan

TEMPO.CO, Pangkalpinang - Sepanjang 2017, Kepolisian Daerah Bangka Belitung sudah menangani 151 kasus penyalahgunaan narkoba. Jumlah itu meningkat hampir 100 persen jika dibandingkan dengan waktu yang sama pada 2016.

Gencarnya penindakan terhadap para pelaku penyalahgunaan narkoba membuat para bandar dan pengedar  mencari konsumen baru untuk memasarkan barang haram tersebut. Mereka mulai beralih mendekati para penambang timah.

Baca: Polisi: Indonesia Masih Jadi Pasar Utama Peredaran Narkoba Dunia

Sumber Tempo mengatakan dipilihnya para penambang timah sebagai sasaran peredaran narkoba disebabkan lokasi tambang kebanyakan di daerah terpencil, baik di darat maupun di laut. Hal itumembuat transaksi narkoba sebagian besar luput dari pengawasan.

"Selain itu, penyalahgunaan narkoba di lokasi tambang dilakukan untuk menambah semangat dan stamina penambang saat bekerja. Praktek ini sebetulnya sudah lama. Kita tidak tahu mengapa itu sulit ditindak," ujar sumber tersebut, Rabu malam, 26 Juli 2017.

Menurut sumber tersebut, transaksi narkoba di lokasi tambang diduga bisa mencapai ratusan juta setiap harinya. Narkoba jenis sabu masih tetap menjadi favorit para pemakai.

Simak: Jokowi Minta Pengedar Narkoba Ditembak, Ini Syaratnya

"Satu lokasi tambang dengan pekerja lima orang bisa membeli narkoba antara Rp 1 juta hingga Rp 2 juta. Kalikan saja jika ada 100 unit tambang. Kebanyakan transaksi ini banyak dilakukan di wilayah tambang ilegal," ujar dia.

Direktur Reserse Narkoba Polda Bangka Belitung Komisaris Besar Suhirman tidak membantah jika lokasi tambang merupakan salah satu tempat favorit transaksi narkoba. Pihaknya tetap berupaya agar ruang gerak para pengedar menjadi sempit dan bertindak tegas.

"Kita tetap melakukan pemantauan. Kebanyakan yang tertangkap adalah di wilayah perkotaan. Tapi itu bukan berarti kami tidak memantau di lokasi tambang," ujar dia.

Lihat: BNN: Jenis Narkoba yang Masuk ke Indonesia Sudah Berbeda

Suhirman menuturkan selama  2017 polisi berhasil mengungkap 151 kasus narkoba jenis sabu, ganja, ekstasi dan obat-obatan berbahaya. Barang bukti yang diamankan berupa sabu 637 gram, ganja 767 gram, ekstasi 111 butir dan obat-obatan berbahaya sebanyak 30.333 butir.

"Turut disita pula handphone 169 unit, kendaraan roda dua 48 unit, kendaraan roda empat tujuh unit dan uang senilai Rp 69,9 juta. Jumlah pengungkapan meningkat tajam hampir 100 persen jika dibandingkan tahun lalu," ujar dia.

SERVIO MARANDA






Dibebaskan dari Tuduhan Penggunaan Narkoba, Lee Sang Bo: Masih Berjuang Pulih

1 jam lalu

Dibebaskan dari Tuduhan Penggunaan Narkoba, Lee Sang Bo: Masih Berjuang Pulih

Hasil tes urin menunjukkan negatif narkoba, Lee Sang Bo bersyukur namun masih harus berjuang untuk sembuh dari depresinya.


Anak Muda Jangan Tawuran dan Narkoba, Main Tinju Saja, Polres Cilandak Buka Sasana

2 hari lalu

Anak Muda Jangan Tawuran dan Narkoba, Main Tinju Saja, Polres Cilandak Buka Sasana

Polsek Cilandak menyediakan sasana tinju bagi anak muda guna mencegah pemakaian narkoba dan tawuran serta mampu mencetak prestasi di wilayahnya.


Mahasiswa di Sumedang DItangkap, Diduga Selundupkan Ganja dengan Bungkus Kopi

6 hari lalu

Mahasiswa di Sumedang DItangkap, Diduga Selundupkan Ganja dengan Bungkus Kopi

Seorang mahasiswa perguruan tinggi negeri di Sumedang ditangkap karena diduga menyelundupkan ganja dari Aceh untuk diedarkan


10 Tewas dalam Penembakan di Bar Meksiko, Perang antar-Geng Narkoba?

7 hari lalu

10 Tewas dalam Penembakan di Bar Meksiko, Perang antar-Geng Narkoba?

Sekelompok orang bersenjata tak dikenal melepaskan tembakan di sebuah bar di Meksiko tengah, menewaskan 10 orang pengunjung


Modus Baru Peredaran Narkoba, Manfaatkan Penyandang Disabilitas Pakai Tas Selempang

7 hari lalu

Modus Baru Peredaran Narkoba, Manfaatkan Penyandang Disabilitas Pakai Tas Selempang

Polres Metro Jakarta Pusat menangkap tiga tersangka narkoba di Daan Mogot, Kota Tangerang, Banten.


1,8 Ton Kokain Disita di Nigeria, Akan Dikirim ke Eropa dan Asia

9 hari lalu

1,8 Ton Kokain Disita di Nigeria, Akan Dikirim ke Eropa dan Asia

Sebanyak 1,8 ton kokain disita dari sebuah gudang di Lagos, Nigeria, dengan nilai $278,5 juta atau Rp4,18 triliun


Remaja 17 Tahun di Cilegon Jualan Narkoba Online Lewat Instagram

10 hari lalu

Remaja 17 Tahun di Cilegon Jualan Narkoba Online Lewat Instagram

Remaja yang baru berusia 17 tahun ini berjualan narkoba secara online di Instagram. Menjajakan sabu, ganja dan tembakau gorila.


Polda Banten Gagalkan Pengiriman Ganja via Jasa Pengiriman, Karyawan Terlibat

10 hari lalu

Polda Banten Gagalkan Pengiriman Ganja via Jasa Pengiriman, Karyawan Terlibat

Para tersangka jaringan pengedar ganja ini dijerat dengan pasal berlapis dengan ancaman hukuman hingga pidana mati.


DPR: Perlu Keseriusan dan Simultan Perangi Narkoba di Kalteng

11 hari lalu

DPR: Perlu Keseriusan dan Simultan Perangi Narkoba di Kalteng

Peredaran narkoba marak di Kalteng. Napi narkoba mendominasi Lembaga Pemasyarakatan.


Polisi Gagalkan Peredaran Ganja 304 Kilogram yang Dimasukkan dalam Truk Sayur

13 hari lalu

Polisi Gagalkan Peredaran Ganja 304 Kilogram yang Dimasukkan dalam Truk Sayur

Polres Jakarta Barat menggagalkan peredaran ganja seberat 304 Kilogram jaringan lintas Sumatera-Jawa.