Aktivis Ini Ungkap Skenario Terpidana Korupsi Serang KPK

Reporter

Editor

Elik Susanto

Dahnil Anzar Simanjuntak, Ketua Umum Pimpinan Pusat Pemuda Muhammadiyah. facebook.com

TEMPO.CO, Jakarta - Anggota Koalisi Peduli Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Dahnil Azhar Simanjuntak, menilai ada upaya menyerang lembaga antirasuah ini melalui para saksi dan terpidana kasus korupsi. Pelaporan atas penyidik KPK, Novel Baswedan, ke polisi oleh dua orang saksi Panitia Angket KPK, Muhtar Ependy dan Mico Fanji Tirtayasa, pada Selasa lalu, 25 Juli 2017, adalah bagian dari serangan tersebut.

“Pansus memanfaatkan mereka,” ujar Dahnil, yang juga menjabat Ketua Umum Pengurus Pusat Pemuda Muhammadiyah, Rabu, 26 Juli 2017. Menurut Dahnil, Muhtar tidak kredibel untuk dimintai keterangan karena ia adalah terpidana korupsi. Begitu pula Mico, “Dia pernah jadi terduga penyiraman air keras ke Novel Baswedan,” ujarnya.

Baca: Motif Nico Panji Melaporkan Novel baswedan ke Bareskrim 

Dahnil mengaku baru berkomunikasi dengan Novel Baswedan. Menurut dia, Novel hanya tertawa ketika diberi tahu bahwa dirinya dilaporkan ke polisi. “Ini kan biasa seperti ini,” kata Dahnil, menirukan komentar Novel Baswedan.

Muhtar adalah orang kepercayaan Akil Mochtar. Direktur PT Promix ini dijatuhi pidana 5 tahun bui oleh Pengadilan Tindak Pidana Korupsi karena terbukti menjadi perantara suap terhadap Akil Mochtar dalam kasus sengketa pilkada yang ditangani Mahkamah Konstitusi. Sedangkan Mico adalah keponakan Muhtar sekaligus mantan anak buah Akil yang ikut memberi kesaksian dalam kasus suap itu. Akil Mochtar divonis pidana seumur hidup.

Ada Dukungan dari DPR






Jadi Wakil Ketua KPK, Johanis Tanak Punya Harta Rp 8,9 Miliar

3 jam lalu

Jadi Wakil Ketua KPK, Johanis Tanak Punya Harta Rp 8,9 Miliar

Johanis Tanak terakhir kali melaporkan hartanya pada 14 April 2022. Kala itu jabatannya adalah jaksa fungsional menjelang pensiun.


Lukas Enembe Ingin Berobat ke Luar Negeri, Paulus Waterpauw: Tuman

6 jam lalu

Lukas Enembe Ingin Berobat ke Luar Negeri, Paulus Waterpauw: Tuman

Lukas Enembe dua kali mangkir dari pemeriksaan KPK. Beralasan sakit.


Paulus Waterpauw Minta Lukas Enembe Mundur: Hati Saya Menangis

16 jam lalu

Paulus Waterpauw Minta Lukas Enembe Mundur: Hati Saya Menangis

Paulus Waterpauw meminta Lukas Enembe untuk melepaskan jabatannya sebagai Gubernur Papua.


Paulus Waterpauw Minta KPK Tak Izinkan Lukas Enembe Berobat ke Luar Negeri, Ini Alasannya

17 jam lalu

Paulus Waterpauw Minta KPK Tak Izinkan Lukas Enembe Berobat ke Luar Negeri, Ini Alasannya

Paulus Waterpauw mengusulkan ke KPK untuk tidak memberi izin Gubernur Papua Lukas Enembe untuk berobat ke luar negeri.


Eks Jubir KPK Febri Diansyah Jadi Pengacara Putri Candrawathi, Bolehkah Advokat Menolak Klien?

19 jam lalu

Eks Jubir KPK Febri Diansyah Jadi Pengacara Putri Candrawathi, Bolehkah Advokat Menolak Klien?

Publik mendesak eks Jubir KPK, Febri Diansyah, mengundurkan diri jadi pengacara Putri Candrawathi. Apakah kuasa hukum diperbolehkan menolak klien?


Jaksa Dakwa Eks Wali Kota Ambon Terima Suap Rp 11,259 Miliar

21 jam lalu

Jaksa Dakwa Eks Wali Kota Ambon Terima Suap Rp 11,259 Miliar

Wali Kota Ambon selama dua periode ini didakwa telah menerima suap dan atau gratifikasi dari sejumlah kepala dinas di Pemkot Ambon.


KPK Periksa Sejumlah Pejabat dan Karyawan Unila dalam Kasus Suap Rektor

21 jam lalu

KPK Periksa Sejumlah Pejabat dan Karyawan Unila dalam Kasus Suap Rektor

KPK memeriksa sejumlah pejabat dan karyawan Universitas Lampung (Unila) terkait tindak pidana suap yang melibatkan mantan Rektor Unila Karomani


KPK Segera Panggil Kembali Gubernur Papua Lukas Enembe

22 jam lalu

KPK Segera Panggil Kembali Gubernur Papua Lukas Enembe

Lukas Enembe ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan suap dan gratifikasi terkait pekerjaan atau proyek yang bersumber dari APBD Provinsi Papua.


Partai Demokrat Siapkan Tim Bantuan Hukum bagi Lukas Enembe

1 hari lalu

Partai Demokrat Siapkan Tim Bantuan Hukum bagi Lukas Enembe

Partai Demokrat menyiapkan bantuan hukum untuk kadernya sekaligus Gubernur Papua, Lukas Enembe, yang terjerat kasus korupsi oleh KPK.


Partai Demokrat Nonaktifkan Lukas Enembe dari Jabatan Ketua DPD Papua

1 hari lalu

Partai Demokrat Nonaktifkan Lukas Enembe dari Jabatan Ketua DPD Papua

Lukas Enembe dinonaktifkan dari jabatan Ketua DPD Partai Demokrat Provinsi Papua.