Jokowi: Saya Ingatkan, Tak Ada Toleransi Praktek Korupsi Alutsista !

Reporter

Presiden Jokowi bersiap memimpin rapat terbatas tentang perkembangan implementasi program pengentasan kemiskinan di Kantor Presiden, Jakarta, 25 Juli 2017. ANTARA/Puspa Perwitasari

TEMPO.CO, Jakarta - Presiden Joko Widodo melanjutkan ratas perihal Program Bela Negara dan ratas soal alutsista (alat utama sistem pertahanan). Presiden Joko Widodo menyatakan bahwa Indonesia harus membangun postur pertahanan yang makin kokoh melihat makin banyaknya ancaman dan wilayah yang harus dijaga.

"Sebagai negara besar dengan ribuan pulau dan posisi geopolitik yang strategis, kita ingin membangun postur pertahanan TNI yang makin kokoh, alutsista yang makin lengkap dan modern," ujar Presiden Joko Widodo di Istana Kepresidenan, Rabu, 26 Juli 2017.

BACA: Ada Kerja Sama, Menhan Persilakan BPK Audit Pengadaan Alutsista

Demi mewujudkan hal tersebut, kata Presiden Joko Widodo, beberapa hal harus diperhatikan. Pertama adalah kondisi geografis Indonesia, terutama kawasan perbatasan. Presiden Joko Widodo berkata, jangan sampai alutsista yang disiapkan tidak pas untuk kondisi Indonesia.
Sebagai contoh, kata Presiden Jokowi, karena sebagian wilayah Indonesia dikelilingi perairan, maka alutsista yang dipersiapkan harus pas dengan kondisi kepulauan. Salah satu alutsista yang dianggap Presiden Joko Widodo pas adalah yang berbentuk drone.

"Selain itu, kita juga harus betul-betul menghitung dan mengantisipasi perubahan yang sangat cepat dalam teknologi persenjataan yang akan mempengaruhi corak peperangan di masa yang akan datang," ujar Presiden Joko Widodo

BACA: 4 Anggota TNI Tersangka Korupsi Heli AW 101, Ada Kolonel FTS

Presiden Joko Widodo menambahkan bahwa pemenuhan kebutuhan alutsista juga harus sejalan dengan penguatan industri Pertahanan Nasional. Jadi, saat ada tawaran kerjasama alutsista dari negara lain, ia berharap hal itu diikuti dengan transfer teknologi serta desain bersama yang memungkinkan Indonesia memiliki hak cipta atas alutsista baru.

"Tawaran tawaran tersebut harus dioptimalkan sehingga ada terobosan baru menuju kemandirian alutsista dan  terobosan yang bisa mengubah pola belanja alutsista menjadi investasi pertahanan kita," ujar Presiden Joko Widodo. Presiden Joko Widodo menambahkan, dirinya ingin pengadaan alutsista juga tahan lama nantinya.

BACA: Soal Korupsi Heli AW 101, Cerita Panglima TNI Saat Ditanya Jokowi

Terakhir, Presiden Joko Widodo menegaskan agar proses pengadaan alutsista harus dimulai dari interaksi antar pemerintah artinya G to G. Dan, penerapannya mengikutkan prinsip-prinsip transparansi, akuntabilitas.

"Tidak ada lagi toleransi terhadap praktek-praktek korupsi, praktek mark up, dan saya peringatkan juga bahwa alutsista ini dibeli dari uang rakyat," ujarnya mengakhiri.

ISTMAN MP






Sri Mulyani Minta Pemda Segera Belanjakan Dana Mengendap: Bukan Asal Habis

11 jam lalu

Sri Mulyani Minta Pemda Segera Belanjakan Dana Mengendap: Bukan Asal Habis

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati meminta agar pemerintah daerah (Pemda) segera membelanjakan dana yang mengendap di perbankan.


Batik Parang: Dilarang di Tasyakuran Kaesang, Dibagikan Jokowi Saat Pernikahan Gibran

13 jam lalu

Batik Parang: Dilarang di Tasyakuran Kaesang, Dibagikan Jokowi Saat Pernikahan Gibran

Tasyakuran pernikahan Kaesang dan Erina, para tamu dilarang memakai motif batik parang lereng. Di pernikahan Gibran batik itu dibagikan Jokowi


H-3 Pernikahan Kaesang Pangarep, Hampir Separuh Kampung Erina Berselimut Tenda Megah Serba Putih

15 jam lalu

H-3 Pernikahan Kaesang Pangarep, Hampir Separuh Kampung Erina Berselimut Tenda Megah Serba Putih

Suasana sekitar rumah calon istri Kaesang Pangarep yang biasanya sepi menjadi padat kendaraan roda empat yang membawa barang untuk hiasan tenda-tenda.


Dilarang Dipakai Tamu Tasyakuran Kaesang dan Erina, Apa Itu Batik Parang Lereng?

15 jam lalu

Dilarang Dipakai Tamu Tasyakuran Kaesang dan Erina, Apa Itu Batik Parang Lereng?

Para tamu undangan tasyakuran pernikahan Kaesang Pangarep dan Erina Gudono dilarang memakai batik motif parang lereng


Terpopuler Bisnis: 200 Ribu Ton Beras Impor Segera Masuk RI, Elon Musk Teratas di Daftar Orang Terkaya

20 jam lalu

Terpopuler Bisnis: 200 Ribu Ton Beras Impor Segera Masuk RI, Elon Musk Teratas di Daftar Orang Terkaya

Berita terpopuler bisnis pada Selasa, 6 Desember 2022, dimulai dari 200 ribu ton beras impor akan masuk untuk mengamankan cadangan beras pemerintah.


Langkahi Kakak-kakak Erina yang Belum Menikah, Kaesang Pangarep Wajib Lakukan Hal Ini

1 hari lalu

Langkahi Kakak-kakak Erina yang Belum Menikah, Kaesang Pangarep Wajib Lakukan Hal Ini

Sesuai adat Jawa, Kaesang Pangarep wajib melalui satu tradisi yakni memberikan barang sebagai simbol ke kakak-kakak Erina Gudono karena belum menikah.


Mentan: Bukan Masalah Impor Beras atau Tidak, Tapi Kenapa Harga Naik

1 hari lalu

Mentan: Bukan Masalah Impor Beras atau Tidak, Tapi Kenapa Harga Naik

Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo mengaku selama ini tak pernah mempermasalahkan apakah pemerintah mengambil kebijakan impor beras atau tidak.


Hubungan Bilateral Sangat Erat, Dubes AS: Joe Biden Berkomitmen Bantu Transportasi Rendah Emisi di RI

1 hari lalu

Hubungan Bilateral Sangat Erat, Dubes AS: Joe Biden Berkomitmen Bantu Transportasi Rendah Emisi di RI

"Presiden Joe Biden berkomitmen membantu meningkatkan transportasi rendah emisi di Indonesia," kata Dubes Amerika Serikat untuk Indonesia.


Inilah Sejarah Pura Mangkunegaran, Lokasi Pernikahan Kaesang-Erina

1 hari lalu

Inilah Sejarah Pura Mangkunegaran, Lokasi Pernikahan Kaesang-Erina

Sejarah pembangunan Pura Mangkunegaran, lokasi pernikahan Kaesang-Erina, erat kaitannya dengan berdirinya Kadipaten Mangkunegaran.


Terkini Bisnis: Jokowi Ingatkan Soal HItungan Beras, Erick Thohir Blacklist Pejabat BUMN Bermasalah

1 hari lalu

Terkini Bisnis: Jokowi Ingatkan Soal HItungan Beras, Erick Thohir Blacklist Pejabat BUMN Bermasalah

Berita terkini bisnis hingga petang ini dimulai dari permintaan Jokowi ke seluruh jajarannya agar benar-benar menghitung stok dan kebutuhan beras.