Aktivis Desak Jokowi Bentuk Tim TGPF Kasus Novel Baswedan

Reporter

Sejumlah aktivis yang tergabung dalam Koalisi Masyarakat Sipil membawa topeng foto Novel Baswedan di gedung KPK, Jakarta, 11 April 2017. Mereka meminta KPK dan aparat kepolisian untuk segera mengusut kasus penyiraman air keras yang menimpa penyidik senior KPK Novel Baswedan. TEMPO/Eko Siswono Toyudho

TEMPO.CO, Jakarta - Koalisi Masyarakat Sipil Peduli KPK mendesak Presiden Joko Widodo atau Jokowi segera mengungkap kasus penyiraman air keras terhadap penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan. Karena itu, Presiden harus bersikap dan membentuk Tim Gabungan Pencari Fakta (TGPF) yang independen untuk menangani kasus tersebut.

"Penting ada mitigator grupnya, seperti TGPF. Presiden harus tahu karena atasan KPK adalah presiden," kata Koordinator Kontras Haris Azhar di Pusat Dakwah Muhammadiyah, Jakarta, Rabu, 26 Juli 2017.

Baca: 105 Hari Pelaku Tak Terungkap, Novel Baswedan: Kami Tidak Gentar

Koalisi Masyarakat Sipil Peduli KPK menilai lambatnya kinerja Kepolisian RI mengungkap kasus Novel bukan karena tidak mampu. Namun, menurut mereka, hal itu disebabkan karena adanya kepentingan dalam internal Polri yang saling menyandera. Kepentingan yang tarik-menarik ini tidak ingin pelaku dan aktor di balik penyiraman terhadap Novel terungkap.

Koalisi yang terdiri dari Indonesia Corruption Watch, Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (Kontras), Lembaga Bantuan Hukum Jakarta, Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia, serta Pusat Studi Hukum dan Kebijakan ini juga mendesak Presiden untuk mengevaluasi kinerja Polri dalam mengusut kasus penyiraman Novel Baswedan. Menurut koalisi ini, sudah ada cukup banyak bukti dan informasi untuk mengungkap kasus ini.

Haris Azhar juga mengatakan jangan sampai orang-orang di sekeliling Jokowi ikut memanipulasi dan menganggap bahwa tidak ada masalah dalam upaya pengungkapan kasus penyiraman penyidik KPK itu.

Baca juga: Kapolda Metro Diganti, Benarkah Terkait Kasus Novel Baswedan?  

Haris mengingatkan Jokowi akan janjinya untuk membangun Indonesia yang bersih dari korupsi. Menurut dia, jika pelaku dan aktor di balik penyiraman Novel terungkap, maka hal ini akan membantu Jokowi dalam membersihkan orang-orang yang selama ini menyalahgunakan kekuasaan.

Sudah 106 hari kasus penyiraman  Novel Baswedan bergulir. Namun, hingga kini, Polri belum berhasil menemukan pelaku penyerangan maupun aktor di balik penyerangan itu.

NUR QOLBI | RW






KPK Akan Tahan Tersangka Kasus Korupsi LNG Pertamina Akhir Tahun Ini

6 jam lalu

KPK Akan Tahan Tersangka Kasus Korupsi LNG Pertamina Akhir Tahun Ini

KPK menyatakan telah menetapkan enam tersangka dalam kasus korupsi LNG Pertamina.


Pemerintah Bangun 1.800 Rumah Korban Gempa Cianjur

7 jam lalu

Pemerintah Bangun 1.800 Rumah Korban Gempa Cianjur

Presiden Joko Widodo atau Jokowi meninjau progres pembangunan 1.800 rumah bagi warga yang akan direlokasi pasca gempa Cianjur.


Presiden Jokowi Buka Kejuaraan Dunia Wushu Junior Ke-8 di BSD

8 jam lalu

Presiden Jokowi Buka Kejuaraan Dunia Wushu Junior Ke-8 di BSD

Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) membuka Kejuaraan Dunia Wushu Junior ke-8 di Tangerang, Banten, Senin malam, 5 Desember 2022.


Mengenal Gustika Fardani Jusuf, Cucu Bung Hatta yang Menggugat Jokowi soal Pj Kepala Daerah

11 jam lalu

Mengenal Gustika Fardani Jusuf, Cucu Bung Hatta yang Menggugat Jokowi soal Pj Kepala Daerah

Sosok cucu Bung Hatta, Gustika Fardani Jusuf, jadi sorotan publik karena menggugat Presiden Joko Widodo terkait pengangkatan Pj kepala daerah.


Tasyakuran Pernikahan Kaesang Pangarep - Erina Gudono Dimeriahkan Seniman dan Grup Musik Lokal Lintas Genre

12 jam lalu

Tasyakuran Pernikahan Kaesang Pangarep - Erina Gudono Dimeriahkan Seniman dan Grup Musik Lokal Lintas Genre

Para seniman akan tersebar di sembilan titik di sepanjang rute yang dilalui kirab rombongan pengantin Kaesang Pangarep dan Erina Gudono.


Pemerintah Bangun 200 Rumah Tahan Gempa di Cianjur untuk Tahap Pertama

12 jam lalu

Pemerintah Bangun 200 Rumah Tahan Gempa di Cianjur untuk Tahap Pertama

Pemerintah juga menyiapkan pembangunan 1.600 rumah serupa di lokasi lainnya. Relokasi diprioritaskan bagi warga yang rumahnya berada di pusat gempa.


Terkini: Jokowi Ingin Inflasi Ditangani seperti Covid-19, Pengusaha RI Khawatir Lockdown Cina

13 jam lalu

Terkini: Jokowi Ingin Inflasi Ditangani seperti Covid-19, Pengusaha RI Khawatir Lockdown Cina

Jokowi memerintahkan Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian memprioritaskan penanganan inflasi di daerah.


Kaesang Pangarep Gelar Siraman di Kediaman Jokowi Jumat Ini, Gibran Belum Pastikan akan Ambil Cuti

13 jam lalu

Kaesang Pangarep Gelar Siraman di Kediaman Jokowi Jumat Ini, Gibran Belum Pastikan akan Ambil Cuti

Prosesi siraman Kaesang Pangarep digelar di kediaman Jokowi di Solo, hanya akan dihadiri keluarga inti dan tidak ada pihak luar yang diundang.


Jokowi Pastikan Pembangunan Rumah Untuk Korban Gempa Cianjur Dimulai Hari Ini

13 jam lalu

Jokowi Pastikan Pembangunan Rumah Untuk Korban Gempa Cianjur Dimulai Hari Ini

Presiden Jokowi mengunjungi area relokasi korban Gempa Cianjur.


Jokowi Ingin Inflasi Ditangani seperti Covid-19, Tito: Setiap Minggu Dibahas dan Dievaluasi

14 jam lalu

Jokowi Ingin Inflasi Ditangani seperti Covid-19, Tito: Setiap Minggu Dibahas dan Dievaluasi

Jokowi mengklaim upaya pemerintah mengendalikan inflasi di Tanah Air sudah detail dan cukup berhasil.