Berharap Vonis Ringan, Saipul Jamil: Ketimbang Jadi Beban Negara  

Reporter

Saipul Jamil bersama kuasa hukumnya pasca pembacaan tuntutan oleh JPU di pengadilan Tipikor Jakarta Pusat. TEMPO/Maria Fransisca

TEMPO.COJakarta - Pedangdut Saipul Jamil berharap majelis hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi memberi hukuman yang ringan dan adil kepadanya. Pria berusia 37 tahun itu didakwa menyuap panitera pengganti Pengadilan Negeri Jakarta Utara, Rohadi.
 
"Saya kan sudah dihukum 5 tahun. Saya harap hukuman yang ringan dan adil," kata Saipul di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta, Rabu, 26 Juli 2017.
 
Sebelum terjerat perkara suap, Saipul Jamil lebih dulu menjalani proses hukum di Pengadilan Negeri Jakarta Utara atas kasus perbuatan cabul. Dalam perkara itu, ia divonis 3 tahun penjara. Pengadilan Tinggi kemudian memperberat hukumannya dengan menambah hukuman menjadi 5 tahun penjara.

Baca: Suap Hakim, Saipul Jamil Dituntut 4 Tahun Penjara
 
Dalam perkara suap ini, jaksa menuntut Saipul hukuman penjara selama 4 tahun. Selain itu, jaksa meminta hakim menjatuhkan denda Rp 100 juta subsider 6 bulan kurungan.
 
Agar hukuman yang diterima Saipul bisa berjalan bersamaan, tim kuasa hukum Saipul mengajukan judicial review Pasal 272 KUHAP ke Mahkamah Konstitusi. Harapannya, Saipul tidak terlalu lama mendekam di penjara. 
 
"Ini kan jaga-jaga aja kalau saya divonis salah. Satu hari di penjara itu aja enggak enak. Masak enggak ada hal-hal yang meringankan kami di hukuman," kata Saipul Jamil.
 
Menurut Saipul, ia lebih baik diberi hukuman yang ringan untuk memberikan efek jera. Namun ia tetap bisa berkarya dan menghasilkan uang. "Ketimbang saya menjadi beban negara, kan saya bisa bayar pajak," ujarnya.

Baca: Baca Pleidoi, Saipul Jamil Sebut Rohadi telah Menipunya
 
Terlebih, kata Saipul, dia juga belum berumah tangga. Karena itu, ia berupaya keras agar mendapat hukuman yang seringan-ringannya. "Saya belum berumah tangga, kapan dong saya berkawin?" katanya.
 
Jaksa penuntut umum menyatakan Saipul Jamil menyuap Rohadi agar membantu penanganan perkara cabul yang menjeratnya di Pengadilan Negeri Jakarta Utara. Suap itu dilakukan bersama-sama dengan kakak kandungnya, Samsul Hidayatullah, dan dua pengacaranya, Kasman Sangaji serta Bertha Natalia Kariman.
 
MAYA AYU PUSPITASARI






Profil AKBP Ari Cahya Nugraha, Bantah Terlibat Penyidikan CCTV Kasus KM 50: Alhamdulillah Bukan

29 hari lalu

Profil AKBP Ari Cahya Nugraha, Bantah Terlibat Penyidikan CCTV Kasus KM 50: Alhamdulillah Bukan

AKBP Ari Cahya Nugraha membantah sebagai tim penyidik CCTV kasus KM 50, seperti yang disebut JPU. Ia pernah tangani kasus Saipul Jamil.


Surya Darmadi Kembali Sebut Dakwaan Jaksa Penuntut Umum Mengada-Ada

18 September 2022

Surya Darmadi Kembali Sebut Dakwaan Jaksa Penuntut Umum Mengada-Ada

Surya Darmadi menyatakan dirinya seharusnya hanya mendapatkan sanksi administratif, bukan pidana.


Komisi Yudisial Diminta Pantau Persidangan Tipikor di Banjarmasin

22 April 2022

Komisi Yudisial Diminta Pantau Persidangan Tipikor di Banjarmasin

Berharap Majelis Hakim tidak dapat diintervensi oleh pihak-pihak yang beritikad jahat


Lita Gading Tak Komentar Soal Laporan Polisi Saipul Jamil

8 November 2021

Lita Gading Tak Komentar Soal Laporan Polisi Saipul Jamil

Psikolog Lita Gading enggan berkomentar soal laporan polisi yang dibuat oleh Saipul Jamil terhadapnya.


Saipul Jamil Laporkan Psikolog yang Menyebutnya Pedofil

8 November 2021

Saipul Jamil Laporkan Psikolog yang Menyebutnya Pedofil

Saipul Jamil melaporkan Lita Gading atas dugaan pencemaran nama baik. Kata Farhat, perbuatan Saipul Jamil bukan pedofil.


Ketua KPI: Pelaku Kejahatan Seksual Dihadirkan di Televisi Sebagai Contoh Buruk

10 September 2021

Ketua KPI: Pelaku Kejahatan Seksual Dihadirkan di Televisi Sebagai Contoh Buruk

Ketua KPI menuturkan, di luar negeri seperti Eropa, orang yang melakukan kejahatan seksual bisa hilang dari peredaran.


Ketua KPI: Saipul Jamil Boleh Tampil di Televisi untuk Edukasi Bahaya Predator

9 September 2021

Ketua KPI: Saipul Jamil Boleh Tampil di Televisi untuk Edukasi Bahaya Predator

Komisi Penyiaran Indonesia tetap melarang Saipul Jamil kembali tampil di televisi dalam konteks menghibur.


Minta Maaf karena Undang Saipul Jamil, Gilang Dirga Tak Terima Dihujat Netizen

8 September 2021

Minta Maaf karena Undang Saipul Jamil, Gilang Dirga Tak Terima Dihujat Netizen

Gilang Dirga mengakui kesalahannya telah mengundang Saipul Jamil menjadi bintang tamu di konten YouTubenya.


Setelah KPAI, kini Komnas Anak Minta Stasiun TV Tak Hadirkan Saipul Jamil

7 September 2021

Setelah KPAI, kini Komnas Anak Minta Stasiun TV Tak Hadirkan Saipul Jamil

Roostien Ilyas, Dewan Komisioner Komnas Anak menyebut tindakan Komnas Perlindungan Anak ini bukan untuk menghalangi Saipul Jamil mencari nafkah.


Tolak Undang Saipul Jamil, Hesti Purwadinata: Pengisi Acara Harus Tegas

7 September 2021

Tolak Undang Saipul Jamil, Hesti Purwadinata: Pengisi Acara Harus Tegas

Hesti Purwadinata mengatakan pengisi acara harusnya bisa tegas untuk menolak mengundang mantan pelaku pencabulan Saipul Jamil di televisi.