2 Ekor Kuda Sumba untuk Jokowi Dikirim ke Jakarta

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Jokowi menunggang kuda Sandalwood yang diberikan masyarakat Sumba di Kota Waetabula, Kabupaten Sumba Barat Daya, NTT, 12 Juli 2017. Festival Tenun Ikat dihadiri 2017 penenun dari seluruh daratan pulau Sumba. ANTARA/Kornelis Kaha

    Presiden Jokowi menunggang kuda Sandalwood yang diberikan masyarakat Sumba di Kota Waetabula, Kabupaten Sumba Barat Daya, NTT, 12 Juli 2017. Festival Tenun Ikat dihadiri 2017 penenun dari seluruh daratan pulau Sumba. ANTARA/Kornelis Kaha

    TEMPO.CO, Kupang - Dua ekor kuda jenis Sandalwood dari Sumba, Nusa Tenggara Timur, untuk Presiden Joko Widodo (Jokowi) dikirim ke Jakarta menggunakan pesawat Hercules. Ini merupakan kuda hadiah dari warga Sumba Barat Daya pada beberapa waktu lalu saat Jokowi menghadiri acara puncak Festival 1001 Kuda dan Tenun Ikat.
     
    "Benar, kuda milik Presiden Jokowi telah dikirim ke Jakarta pagi tadi dengan pesawat Hercules," kata Markus Dairo Talu, Bupati Sumba Barat Daya, Selasa, 25 Juli 2017.

    Baca: Presiden Jokowi Jamin Akan Lindungi KPK dari Ancaman Pelemahan
     
    Menurut Markus, ada empat ekor kuda yang diangkut menggunakan pesawat Hercules ke Jakarta. Dua ekor lainnya diberikan kepada Kepala Staf TNI Angkatan Udara. "Semuanya jantan, jenis kuda Sumba (Sandalwood)," kata Markus.
     
    Pemberian kuda kepada Presiden Jokowi, Markus mengatakan, merupakan bentuk ucapan terima kasih warga Sumba karena Jokowi telah berkunjung ke pulau ini. "Pemberian kuda kepada seorang kepala negara sudah menjadi budaya warga di sini," kata Markus.

    Baca: Jokowi Ajak Trump Waspadai Terorisme Pasca Irak dan Suriah
     
    Sebelumnya Presiden Jokowi menghadiri perayaan 1001 kuda dan festival tenun ikat di Sumba Barat Daya pada 12 Juli lalu.

    Saat itu, Bupati Sumba Barat Daya, Markus Dairo Talu, mengungkapkan masyarakat di wilayahnya sudah siap menyambut kedatangan Presiden Jokowi. "Kami berharap agar Presiden Jokowi mendapat kesan istimewa tentang Sumba," ujarnya.

    YOHANES SEO


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.