Dua Anak Petani Itu Adalah Perwira Penerima Penghargaan Adhi Makayasa

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Joko Widodo (kiri) memimpin upacara Prasetya Perwira Tentara Nasional Indonesia dan Kepolisian Negara Republik Indonesia 2017 di halaman Istana Merdeka, Jakarta, 25 Juli 2017. Perwira yang dilantik terdiri dari 437 Taruna Akademi TNI dan 292 orang lulusan dari Taruna kepolisian. ANTARA/Puspa Perwitasari

    Presiden Joko Widodo (kiri) memimpin upacara Prasetya Perwira Tentara Nasional Indonesia dan Kepolisian Negara Republik Indonesia 2017 di halaman Istana Merdeka, Jakarta, 25 Juli 2017. Perwira yang dilantik terdiri dari 437 Taruna Akademi TNI dan 292 orang lulusan dari Taruna kepolisian. ANTARA/Puspa Perwitasari

    TEMPO.CO, Jakarta - Presiden Joko Widodo kemarin memberikan penghargaan Adhi Makayasa kepada empat lulusan terbaik taruna dan taruni dari setiap Akademi Angkatan TNI dan Akademi Kepolisian di Istana Merdeka. Dua dari empat perwira yang mendapat penghargaan adalah anak petani asal Jawa Timur dan Yogyakarta.

    Perwira lulusan Akademi Angkatan Laut bernama Samsul Huda putera dari Slamet dan Srikanah yang berkeseharian sebagai petani berasal dari Dusun Tutup, Desa Sidodowo, Kabupaten Lamongan, Provinsi Jawa Timur. Ada pun Bernadinus Yoga Kristian, perwira Akademi Angkatan Udara putera dari Yunianto dan Chatarina Suharyanti yang juga berprofesi sebagai petani, berasal dari Sumbermulyo Bambang Lipuro, Kabupaten Bantul, Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta.

    Selain itu, lulusan terbaik lain yaitu perwira dari Akademi Militer Wiraswanrill Sagala putera dari Burhan Sagala dan Afrida Matanari yang berprofesi sebagai pegawai negeri sipil berasal dari Kecamatan Sumbul, Kabupaten Dairi, Provinsi Sumatera Utara. Lalu lulusan terbaik dari Akademi Kepolisian yaitu Ade Hertiawan Yuliansyah putera dari Herlan dan Rosmawariah yang berprofesi sebagai wiraswasta dan bertempat tinggal di Delta Pawan Ketapang, Provinsi Kalimantan Barat.

    Dalam amanahnya, Presiden Jokowi meminta kepada para perwira remaja untuk siap menghadapi perubahan kemajuan global serta keamanan negara dari tindak teror internasional.

    Kepala Negara berpesan agar para perwira dan aparat TNI serta Polri bekerja secara profesional sesuai peraturan dan kode etik yang berlaku.

    Presiden memberi arahan agar TNI dan Polri terus menjaga soliditas dan bersinergi dalam menjaga keamanan dan kedaulatan NKRI.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga