Kakak Beradik yang Loncat dari Apartemen Gateway Sempat Direhab

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi. pravasitoday.com

    Ilustrasi. pravasitoday.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Kakak beradik nekat mengakhiri hidupnya dengan melompat dari lantai 5 Apartemen Gateway, Kota Bandung, sekitar pukul 17.00 WIB, Senin, 24 Juli 2017, Kakak beradik ini diduga menderita gangguan kejiwaan sejak 8 tahun yang lalu.

    Kepala Subbagian Hubungan Masyarakat Polrestabes Bandung Komisaris Reny Marthaliana mengatakan, berdasarkan keterangan kakak tertua dari para korban, kakak beradik yang melompat dari lantai 5 Apartemen Gateway menderita gangguan kejiwaan. Keduanya pun sempat direhabilitasi di Yayasan Penuai Indonesia, Bogor. 

    Baca juga: Detik per Detik 2 Wanita Loncat dari Apartemen Gateway Terekam
     
    "Mulai mengalami gangguan jiwa sejak tahun 2006 pada saat ibu kandungnya meninggal dunia," kata Reny.

    Menurut keterangan saksi mata dan pantauan Tempo dari video yang didapat polisi dari saksi mata, keduanya meloncat dari lantai 5 Apartemen Gateway secara bergantian. Yang pertama loncat yakni sang kakak. Lalu, berselang kurang dari satu menit sang adik menyusul kakaknya meloncat dari tempat yang sama.
     
    Hingga berita diturunkan, manajemen Apartemen Gateway belum bisa dimintai keterangan, Kepala Satuan Pengamanan di Apartemen Gateway Dede Syofian menolak diwawancara.
     
    Pihak kepolisian membawa kedua jenazah tersebut ke rumah sakit kepolisian Sartika Asih untuk diautopsi. Polisi masih melakukan penyelidikan ihwal kejadian kakak beradik melompat dari lantai 5 Apartemen Gateway.

    IQBAL T. LAZUARDI S
     


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Calon Menteri yang Disodorkan Partai dan Ormas, Ada Nama Prabowo

    Presiden Joko Widodo menyatakan bahwa sebanyak 45 persen jejeran kursi calon menteri bakal diisi kader partai.