Demi Penentuan Ramadan, Muhammadiyah Bangun Observatorium di Yogya  

Reporter

Haedar Nashir. TEMPO/Pius Erlangga

TEMPO.CO, YOGYAKARTA - Majelis Tarjih dan Tajdid Pengurus Pusat Muhammadiyah akan membangun lagi observatorium ilmu falak (OIF) yang berlokasi di Kampus IV Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Yogyakarta. Sebelumnya, observatorium itu telah dibangun di Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara di Medan pada 2015 lalu.
 
“Ini observatorium untuk hisab. Jadi menentukan awal puasa Ramadan dan 1 Syawal,” kata Ketua Umum PP Muhammadiyah Haedar Nasir menjelang kuliah umum yang diberikan Presiden Joko Widodo di lantai dasar Masjid Islamic Center UAD Yogyakarta, Sabtu, 22 Juli 2017.
 
Haedar berharap keberadaan kedua observatorium ilmu falak atau hisab itu bisa memperkokoh penentuan awal puasa Ramadan dan 1 Syawal dengan observasi ilmiah berdasarkan ukuran yang lebih valid.
 
Rektor UAD Yogyakarta Kasiyarno menambahkan, OIF nantinya akan menempati lantai puncak bangunan 10 lantai yang akan dibangun di kampus itu. Kemudian lantai sembilan akan digunakan untuk amfiteater planetarium. Pengunjung juga akan melihat simulasi posisi dan pergerakan planet dan benda-benda ruang angkasa.

Selain itu, pada 2018 mendatang akan dibangun Museum Muhammadiyah yang menempati lahan seluas satu hektare di sisi timur kampus. Peletakan batu pertama museum itu dilakukan Jokowi pada 22 Juli 2017.

“Karena selain untuk pendidikan, kompleks kampus ini menjadi lokasi wisata religi dan ilmu pengetahuan,” kata Kasiyarno. Wisata religi itu, menurut Kasiyarno, salah satunya ditandai dengan keberadaan Masjid Islamic Center yang telah selesai dibangun di lokasi itu.

PITO AGUSTIN RUDIANA






NU dan Muhammadiyah Kompak, PAN: Oase di Tengah Istilah Cebong-Kadrun

1 hari lalu

NU dan Muhammadiyah Kompak, PAN: Oase di Tengah Istilah Cebong-Kadrun

Peringatan satu abad Nahdlatul Ulama di Sidoarjo menunjukkan kekompakan dua organisasi Islam terbesar di Indonesia, NU dan Muhammadiyah.


Peringatan Satu Abad NU, Ini Ucapan dari PP Muhammadiyah

1 hari lalu

Peringatan Satu Abad NU, Ini Ucapan dari PP Muhammadiyah

Muhammadiyah berharap peringatan satu abad NU bisa menjadi momentum organisasi Islam terbesar di dunia tersebut bangkit dan digdaya.


Satu Abad NU, Muhammadiyah: Semoga Jadi Ormas Islam yang Makin Digdaya

2 hari lalu

Satu Abad NU, Muhammadiyah: Semoga Jadi Ormas Islam yang Makin Digdaya

Ketua Umum PP Muhammadiyah berharap NU menjadi ormas Islam yang bangkit dan makin digdaya dalam usianya yang menginjak satu abad.


1 Abad NU, Ketua Umum PP Muhammadiyah: Semoga Semakin Besar dan Kuat Menjaga Bangsa

2 hari lalu

1 Abad NU, Ketua Umum PP Muhammadiyah: Semoga Semakin Besar dan Kuat Menjaga Bangsa

Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah Haedar Nashir turut memberikan doa dan harapan menyambut peringatan harlah 1 abad Nahdlatul Ulama.


PP Muhammadiyah Soroti Soal Sampah Berserakan di Masjid Raya Al Jabbar Bandung

2 hari lalu

PP Muhammadiyah Soroti Soal Sampah Berserakan di Masjid Raya Al Jabbar Bandung

Sejak diresmikan pada akhir Januari lalu, Masjid Raya Al Jabbar lekas menjadi viral dan dikunjungi oleh masyarakat.


Usulan Penghapusan Jabatan Gubernur, PP Muhammadiyah: Lebih Baik Dibahas Usai Pemilu 2024

2 hari lalu

Usulan Penghapusan Jabatan Gubernur, PP Muhammadiyah: Lebih Baik Dibahas Usai Pemilu 2024

Ketua Umum PP Muhammadiyah Haedar Nashir turut menyoroti soal usulan penghapusan jabatan gubernur yang dilontarkan Wakil Ketua DPR RI Muhaimin Iskandar atau Cak Imin belum lama ini.


PP Muhammadiyah Tetapkan 1 Ramadhan 1444 H Jatuh Pada 23 Maret 2023

2 hari lalu

PP Muhammadiyah Tetapkan 1 Ramadhan 1444 H Jatuh Pada 23 Maret 2023

PP Muhammadiyah telah menetapkan jatuhnya 1 Ramadhan 1444 H, hari raya Idul Fitri hingga Idul Adha.


Perawat Diduga Gunting Jari Bayi Diberhentikan Sementara

4 hari lalu

Perawat Diduga Gunting Jari Bayi Diberhentikan Sementara

Manajemen Rumah Sakit (RS) Muhammadiyah Palembang, Sumatera Selatan, menonaktifkan seorang perawatnya karena dugaan menggunting satu jari pasien bayi.


Perbedaan Krusial Metode Hisab dengan Hilal untuk Menentukan 1 Ramadan

4 hari lalu

Perbedaan Krusial Metode Hisab dengan Hilal untuk Menentukan 1 Ramadan

Dua metode perhitungan yang umum dipakai untuk menentukan 1 Ramadan adalah metode hisab dan metode hilal. Berikut perbedaan dari keduanya.


Muhammadiyah Setia Pakai Metode Hisab untuk Penentuan 1 Ramadan, Apa Itu Hisab?

4 hari lalu

Muhammadiyah Setia Pakai Metode Hisab untuk Penentuan 1 Ramadan, Apa Itu Hisab?

Metode hisab yang digunakan Muhammadiyah untuk menentukan 1 Ramadan adalah cara menghitung waktu berdasarkan posisi geometri benda-benda langit.