KPK Dalami Sumber Dana Adik Andi Narogong  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Juru bicara Komisi Pemberantasan Korupsi Febri Diansyah memberi keterangan terkait pemeriksaan Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly dalam kasus korupsi pengadaan e-KTP di Gedung KPK, Jakarta, 3 Juli 2017. Tempo/ Arkhelaus W.

    Juru bicara Komisi Pemberantasan Korupsi Febri Diansyah memberi keterangan terkait pemeriksaan Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly dalam kasus korupsi pengadaan e-KTP di Gedung KPK, Jakarta, 3 Juli 2017. Tempo/ Arkhelaus W.

    TEMPO.CO, Jakarta -  Tim Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa Vidi Gunawan, adik pengusaha Andi Agustinus alias Andi Narogong  terkasus dugaan korupsi proyek pengadaan Kartu Tanda Penduduk elektronik (E-KTP) di Kementerian Dalam Negeri, hari ini Senin 24 Juli 2017. Juru bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Febri Diansyah mengatakan pemeriksaan terhadap Vidi Gunawan untuk menelusuri sumber dana yang diduga digunakan Vidi.

    BACA: Saksi Sebut Andi Narogong Buat Pertemuan Sebelum Lelang E-KTP 

    Menurut Febri, penyidik KPK mendalami transaksi uang yang tejadi ketika Vidi Gunawan menyerahkan duit ke sejumlah pihak. Misalnya di Mall Cibubur Junction, Kampung Melayu, Pompa Bensin Bangka dan tempat lainnya. “Dari siapa dana itu berasal yang kemudian diduga digunakan Vidi Gunawan ke sejumlah uang kepada pihak lain,” kata Febri di kantornya, Senin, 24 Juli 2017.

    Pemeriksaan Vidi hari ini, menurut Febri, terkait posisi Setya Novanto sebagai tersangka. KPK sebelumnya telah menetapkan Setya sebagai tersangka. Ia diduga terlibat mulai dari penganggaran proyek senilai hampir Rp 5,9 triliun hingga menentukan pemenang tender e-KTP.

    BACA: Kasus E-KTP, KPK Periksa Adik Andi Narogong untuk Setya Novanto

    Nama Vidi Gunawan disebut dalam peridangan kasus e-KTP dengan saksi mantan Staf Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kementerian Dalam Negeri Yosep Sumartono. Menurut Yosep, Vidi Gunawan disebut pernah ditugaskan untuk mengantarkan uang di berbagai tempat. Yosep mengaku mengenal Vidi  dari Sugiharto, terdakwa kasus pengadaan proyek e-KTP.

    BACA: E-KTP, 6 Alasan KPK Seret Andi Narogong Jadi Tersangka

    Yosep menjelaskan bahwa dirinya diperkenalkan dengan Vidi  atau adik Andi Agustinus alias Andi Narogong oleh terdakwa kasus pengadaan proyek KTP-E Sugiharto. "Saya di telepon Pak Sugiharto dikenalkan dengan saudara Vidi bilangnya 'Mas minta tolong nanti ambil titipan di Mall Cibubur Junction baru, nanti Vidi menghubungi saya' begitu." kata Yosep dalam persidangan saat itu. Yosep mengaku kapan persisnya pertemuan itu.

    BACA: Kasus E-KTP, Ada Jejak Kedekatan Andi Agustinus dan Setya Novanto? 

    "Sekitar jam 11 siang, perintahnya di kantor kemudian saya naik ojek ke Cibubur dari kantor Pak Sugiharto di Kalibata, Uangnya dalam koper," tuturnya. Setelah itu, menurut Yosep, uang tersebut kemudian diserahkan ke kantor Sugiharto di Kalibata.

    DANANG FIRMANTO




     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Obligasi Ritel Indonesia Seri 016 Ditawarkan Secara Online

    Pemerintah meluncurkan seri pertama surat utang negara yang diperdagangkan secara daring, yaitu Obligasi Ritel Indonesia seri 016 atau ORI - 016.