Penuhi Panggilan Pansus Angket KPK, Yulianis Dikawal Ketat  

Reporter

Mantan anak buah eks Bendahara Umum DPP Partai Demokrat M Nazaruddin, Yulianis. TEMPO/Dhemas Reviyanto

TEMPO.COJakarta - Panitia Khusus Hak Angket Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memanggil Yulianis, saksi kunci dalam kasus korupsi wisma atlet Hambalang. Wakil Ketua Pansus Angket KPK Masinton Pasaribu mengatakan pemanggilan Yulianis ini untuk mendalami dugaan pelanggaran KPK.
 
"Yulianis ini juga pernah terang-terangan menulis di akun Twitter beliau beberapa penyimpangan. Maka kami akan dalami itu nanti," ujar Masinton di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin, 24 Juli 2017. 

Baca juga: Pansus Hak Angket Panggil Yulianis Tanya Penanganan Tipikor KPK 

Selain itu, bekas anak buah bendahara Partai Demokrat, Muhammad Nazaruddin, ini juga akan diminta keterangan terkait dengan mantan atasannya itu. Meski berada di penjara sejak 2011, Nazaruddin diduga masih bisa menjalankan perusahaannya. 

"Bagaimana sistem pencegahan KPK, kok koruptor yang ditahan KPK masih menjalankan praktik bisnis dari dalam penjara," kata Masinton. 
 
Sebelumnya, Yulianis menjadi saksi penting untuk politikus Partai Demokrat, Anas Urbaningrum, yang terjerat kasus korupsi wisma atlet Hambalang. Dalam sidang tahun 2014, Yulianis mengaku membawa uang sekitar Rp 80 miliar ke Kongres Partai Demokrat di Bandung pada 2010. Uang ini terdiri atas Rp 30 miliar dan US$ 2 juta yang diambil dari brankas kantornya.

Simak pula: Amien Rais Temui Pansus Angket, Klaim Susun Makalah Kejahatan KPK

Yulianis memenuhi panggilan Pansus Angket KPK. Pada pukul 13.45, mantan Direktur Permai Group—perusahaan pemenang tender pembangunan kompleks olahraga Hambalang—tiba dengan pengawalan ketat. Dia memakai kerudung dan cadar hitam. Saat ditanya awak media, ia menolak memberikan keterangan. 
 
ARKHELAUS W.






Indeks Persepsi Korupsi Indonesia Anjlok, Bambang Widjojanto: Kinerja Pimpinan KPK Sangat Buruk

46 menit lalu

Indeks Persepsi Korupsi Indonesia Anjlok, Bambang Widjojanto: Kinerja Pimpinan KPK Sangat Buruk

Bambang Widjojanto mengatakan KPK memiliki andil tanggung jawab dalam rendahnya capaian skor Indeks Persepsi Korupsi Indonesia tersebut.


Direktur Penuntutan KPK Mundur, IM57+: Dewas Harus Bertindak Aktif

5 jam lalu

Direktur Penuntutan KPK Mundur, IM57+: Dewas Harus Bertindak Aktif

Direktur Penuntutan KPK Fitroh Rohcahyanto mundur dari jabatannya di tengah kontroversi penyidikan Formula E. Apa kata IM57+?


Indeks Persepsi Korupsi 2022 Jeblok, ICW: Penegakan Hukum Dapat Nilai E

1 hari lalu

Indeks Persepsi Korupsi 2022 Jeblok, ICW: Penegakan Hukum Dapat Nilai E

Jebloknya Indeks Persepsi Korupsi Indonesia 2022 disebut karena lemahnya penegakan hukum.


Komnas HAM Tegaskan Tak Ikut Campur Urusan Proses Hukum Lukas Enembe di KPK

1 hari lalu

Komnas HAM Tegaskan Tak Ikut Campur Urusan Proses Hukum Lukas Enembe di KPK

Ketua Komnas HAM Atnike Nova Sigiro mengatakan, telah menerima tiga laporan soal penanganan KPK terhadap Lukas Enembe.


KPK Dalami Dugaan Pencucian Uang Lukas Enembe

1 hari lalu

KPK Dalami Dugaan Pencucian Uang Lukas Enembe

KPK memanggil 8 saksi yang dianggap mengetahui pencucian uang Gubernur Papua Lukas Enembe.


KPK Ungkap Sulitnya Lakukan Pencegahan Korupsi di Pelabuhan

1 hari lalu

KPK Ungkap Sulitnya Lakukan Pencegahan Korupsi di Pelabuhan

KPK menemukan ada 16 entitas yang hidup di pelabuhan. Dampaknya adalah lambannya proses administrasi barang di pelabuhan.


KPK Panggil Dito Mahendra Jadi Saksi Kasus Nurhadi Pekan Depan: Berharap Kooperatif

2 hari lalu

KPK Panggil Dito Mahendra Jadi Saksi Kasus Nurhadi Pekan Depan: Berharap Kooperatif

KPK menjadwalkan panggilan pada Dito Mahendra sebagai saksi dalam kasus dugaan TPPU yang menjerat eks Sekretaris MA Nurhadi


Indeks Persepsi Korupsi Indonesia Melorot, KPK Ajak Semua Pemangku Kepentingan Kolaborasi

2 hari lalu

Indeks Persepsi Korupsi Indonesia Melorot, KPK Ajak Semua Pemangku Kepentingan Kolaborasi

KPK mengajak semua pihak untuk berkolaborasi dalam memberantas korupsi dan meningkatkan Indeks Persepsi Korupsi (IPK) Indonesia.


Kasus Suap Hakim Agung Gazalba Saleh, KPK Kembali Panggil 3 Saksi Hari Ini

2 hari lalu

Kasus Suap Hakim Agung Gazalba Saleh, KPK Kembali Panggil 3 Saksi Hari Ini

KPK kembali mengagendakan pemeriksaan saksi dalam kasus suap Hakim Agung Gazalba Saleh.


KPK Periksa 7 Anggota DPRD Jawa Timur di Kasus Suap Pengelolaan Dana Hibah

3 hari lalu

KPK Periksa 7 Anggota DPRD Jawa Timur di Kasus Suap Pengelolaan Dana Hibah

Dalam kasus tersebut, KPK telah menetapkan empat tersangka.