Ibadah Haji 2017, Ini Pesan Menkes Soal Wabah Kolera di Yaman

Reporter

Editor

Dwi Arjanto

Jamaah calon haji menaiki tangga pesawat Garuda Indonesia saat pemberangkatan kloter pertama Embarkasi Jakarta Pondok Gede, Halim Perdanakusuma, Jakarta, 9 Agustus 2016. ANTARA FOTO

TEMPO.CO, Jakarta - Kementerian Kesehatan mengingatkan kepada calon jemaah haji 2017 soal bahaya wabah kolera yang saat ini menyerang negara Yaman, tetangga Arab Saudi. Imbauan Menteri Kesehatan Nina F Moeloek terlebih ditujukan kepada para jemaah haji Indonesia yang mulai akan berangkat pada Kamis 28 Juli 2017. Pasalnya, Yaman berbatasan langsung dengan Arab Saudi.

"Di Indonesia, penyakit diare masih ditemukan, tetapi penyakit Kolera sudah sangat jarang ditemukan. Penyakit Kolera sering disebut sebagai penyakit Muntaber (muntah dan berak)," kata Menteri Kesehatan Nila F Moeloek dalam keterangan tertulis yang diterima Tempo, Ahad, 23 Juli 2017.

Baca :

Musim Haji Mulai 28 Juli 2017, Simak Tips Persiapan Ibadah Haji

Pesan-pesan Menteri Lukman kepada Calon Jemaah Haji Indonesia

Gejala kolera adalah dengan seringnya buang air besar encer (diare) dan disertai muntah. Tinja penderita kolera tampak encer seperti air cucian beras. Gejala penyakit Kolera muncul 8-72 jam setelah penderita terpapar sumber penularan.

Nila mengatakan periode ini disebut masa inkubasi. "Penderita kolera harus segera berobat untuk diberi cairan, karena bila tidak segera berobat dan diberi cairan, dapat meninggal karena kekurangan cairan dehidrasi," kata dia.

Kepala Biro Komunikasi dan Pelayanan Masyarakat Kementerian Kesehatan Oscar Primadi menambahkan kuman penyakit Kolera tersebar melalui tinja penderita.

Penularan terjadi jika tanpa sengaja tinja penderita Kolera mencemari minuman atau makanan, yang kemudian dikonsumsi orang lain. "Hal ini dapat terjadi jika penderita Kolera buang air besar sembarangan atau berdekatan dengan sumber air atau tempat pengolahan makanan," kata Oscar.

Oscar mengatakan jamaah haji bisa mengantisipasi terjangkit wabah kolera dengan melakukan beberapa hal, yakni:
- Minum menggunakan air minum kemasan atau air yang sudah dimasak.
- Menggunakan air bersih/PAM untuk keperluan sehari-hari, seperti masak, mencuci alat makan, gosok gigi, berwudhu, dan mandi
- Cuci tangan dengan air yang cukup dan sabun, sebelum makan, sebelum menyentuh makanan atau mengolah makanan, sesudah buang air besar, dan sesudah mengurus penderita diare atau orang sakit
- Makan makanan yang sudah dimasak dengan baik, menghindari makan makanan yang masih mentah, mencuci atau memasak sayuran sebelum dimakan, mencuci atau mengupas buah-buahan sebelum dimakan, dan menyimpan makanan di tempat atau wadah yang tertutup
- Memasak dan mengolah makanan-minuman di dapur/ruangan yang terjaga kebersihannya
- Menggunakan jamban dan kamar mandi yang terjaga kebersihannya
- Tempat yang tercemar  kotoran atau  muntahan penderita kolera harus dibersihkan dengan air dan karbol atau dengan air dan cairan disinfektans/ pembasmi kuman lainnya
- Anggota jemaah haji harus segera berobat jika diare, muntah atau menderita penyakit lainnya.

EGI ADYATAMA






Bandara Lombok Kembali Raih Penghargaan Bandara Sehat dari Kemenkes

3 hari lalu

Bandara Lombok Kembali Raih Penghargaan Bandara Sehat dari Kemenkes

Selain Bandara Lombok, ada lima bandara kelolaan PT Angkasa Pura I lain yang berhasil mendapat predikat Bandar Udara Sehat 2022.


DKI Mulai Layani Vaksinasi Booster Dosis Kedua Bagi Lansia Hari Ini

4 hari lalu

DKI Mulai Layani Vaksinasi Booster Dosis Kedua Bagi Lansia Hari Ini

Pemerintah DKI Jakarta memulai pelayanan vaksinasi booster dosis kedua atau suntikan keempat untuk kalangan lanjut usia alias lansia hari ini


Kemenkes Berikan Lampu Hijau Vaksin Booster Kedua Untuk Lansia

4 hari lalu

Kemenkes Berikan Lampu Hijau Vaksin Booster Kedua Untuk Lansia

Kemenkes memberikan lampu hijau untuk pemberian vaksin booster kedua kepada Lansia.


Begini Cara Cek Nomor Porsi Keberangkatan Haji yang Mudah

4 hari lalu

Begini Cara Cek Nomor Porsi Keberangkatan Haji yang Mudah

Berikut cara cek nomor porsi keberangkatan haji melalui website Kemenag yang mudah bagi jamaah.


Gempa Cianjur, Kemenkes Beri Bantuan Tenaga dan Logistik Kesehatan

5 hari lalu

Gempa Cianjur, Kemenkes Beri Bantuan Tenaga dan Logistik Kesehatan

Kementerian kesehatan bekerja sama dengan berbagai pihak untuk memberikan bantuan tenaga dan logistik kesehatan ke korban Gempa Cianjur.


Kasus Gagal Ginjal Akut, Bareskrim Pori Panggil Kepala BPOM

6 hari lalu

Kasus Gagal Ginjal Akut, Bareskrim Pori Panggil Kepala BPOM

Bareskrim memanggil Kepala BPOM Penny Lukito untuk diambil keterangan sebagai saksi dalam kasus gagal ginjal akut.


Pemerintah Gencarkan Imunisasi Polio di 30 Provinsi

6 hari lalu

Pemerintah Gencarkan Imunisasi Polio di 30 Provinsi

Kemenkes meningkatkan imunisasi pada 415 kabupaten/kota di 30 provinsi guna mencegah risiko tinggi terkena penyakit Polio.


Mengenali Jenis Penyakit Polio

6 hari lalu

Mengenali Jenis Penyakit Polio

Pasien di Aceh tertular polio akibat air sungai yang tercemar


KLB Polio, Bagaimana Penetapan Status Kejadian Luar Biasa?

6 hari lalu

KLB Polio, Bagaimana Penetapan Status Kejadian Luar Biasa?

Kementerian Kesehatan telah menetapkan status Kejadian Luar Biasa atau KLB Polio setelah ditemukan satu kasus di Aceh


KLB Polio, Pemerintah akan Gelar Imunisasi di Seluruh Kabupaten dan Kota di Aceh

7 hari lalu

KLB Polio, Pemerintah akan Gelar Imunisasi di Seluruh Kabupaten dan Kota di Aceh

Pemerintah menetapkan status KLB setelah menemukan satu kasus polio di Aceh.