Selasa, 17 Juli 2018

Hari Anak Nasional 2017, Menteri Yohana Bicara Hukuman Kebiri  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Yohana Yembise dan Ketua Komisi Nasional Perlindungan Anak Arist Merdeka Sirait menemui terpidana mati, Yusman Telaumbanua di Nusakambangan. TEMPO/Aris Andrianto

    Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Yohana Yembise dan Ketua Komisi Nasional Perlindungan Anak Arist Merdeka Sirait menemui terpidana mati, Yusman Telaumbanua di Nusakambangan. TEMPO/Aris Andrianto

    TEMPO.CO, Pekanbaru - Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Yohana Yembise saat menghadiri Hari Anak Nasional 2017, mengecam kejahatan terhadap anak. Menurut Menteri Yohana, kejahatan seksual pada anak sebagai tindakan yang tidak bisa diampuni dan mendorong jeratan hukum seberat-beratnya bagi pelakunya.

    "Kejahatan terhadap anak tidak bisa diampuni, hukumannya mulai dari kebiri bagi pelaku kejahatan seksual yang harus diberlakukan, penjara seumur hidup, hingga hukuman mati bagi pelaku KDRT (Kekarasan Dalam Rumah Tangga) dan pembunuhan," ucap wanita yang akrab disapa Mama Yo oleh anak-anak di Gedung Daerah, Kota Pekanbaru, Minggu, 23 Juli 2017.

    Baca juga: Jokowi dan Iriana Mainkan 3 Trik Sulap di Hari Anak Nasional  

    Yohana menyampaikan penegasannya itu lantaran semakin maraknya kejahatan yang menimpa anak-anak di Indonesia. Khususnya di Riau, yang menjadi korban kejahatan seksual, KDRT, pernikahan di bawah umur, trafiking atau perdagangan manusia dan beragam kasus anak lainnya.

    Di Provinsi Riau, Yohana mengungkapkan, kasus anak nomor dua se Indonesia. Jumlahnya terus meningkat setiap tahunnya. Pada 2014 sebanyak 96 kasus, 2015 sebanyak 115 kasus, pada sebanyak 171 kasus dan hingga Juli 2017 sebanyak 90 kasus.

    Menteri Yohana mengharapkan dengan diselenggarakannya Forum Anak Nasional 2017 di Riau dapat menggerakan sosialisasi ke masyarakat, sehingga kasus anak dapat diminimalisir di Indonesia, khususnya di Riau. "Kami harus sampaikan catatan ini untuk Riau karena terbesar ke dua di Indonesia. Negara hadir untuk meraka, Provinsi Riau dipilih sebagai representatif di daerah," ujar Yohana.

    Menteri Yohana juga menekankan kepada anak-anak untuk tidak bermain media sosial dan memprioritaskan membaca buku sebagai pelajar. Para Hari Anak Nasional 2017, Yasona meminta orang tua ikut mengawasi anak-anaknya dalam menggunakan media sosial. "Jangan buka-buka medsos, apalagi situs pornografi. Tugas anak-anak yah belajar dengan keras," ujar Yohana.

    Pada acara Hari Anak Nasional 2017 di Pekanbaru juga dihadiri Presiden Joko Widodo didampingi Ibu Negara Iriana. Jokowi dan Iriana menghibur ribuan anak-anak melalui permainan sulap.

    ANTARA




     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Prancis Menjadi Juara Piala Dunia 2018, Mengalahkan Kroasia

    Tim Nasional Prancis mengangkat trofi Piala Dunia 2018 setelah menekuk Kroasia dengan skor 4-2 dan menorehkan pelbagai catatan menarik.