Menlu Retno Telepon Menlu AS Desak Israel Stop Kekerasan Al Aqsa

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menteri Luar Negeri Retno LP Marsudi usai rapat koordinasi khusus di gedung Kemenkopolhukam, Jakarta, Jumat, 6 Januari 2017. TEMPO/ Yohanes Paskalis

    Menteri Luar Negeri Retno LP Marsudi usai rapat koordinasi khusus di gedung Kemenkopolhukam, Jakarta, Jumat, 6 Januari 2017. TEMPO/ Yohanes Paskalis

    TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Luar Negeri RI Retno LP Marsudi menelepon Menteri Luar NEgeri Amerika Serikat Rex Tillerson meminta agar Amerika Serikat mendesak Israel menghentikan pembatasan beribadah di Masjid Al Aqsa. Indonesia sangat khawatir dengan semakin memburuknya situasi di kompleks Masjid Al Aqsa.

    Dalam sambungan telepon Sabtu pukul 22.30 WIB, Menlu Retno dan Menlu Tillerson membahas ihwal tindakan kekerasan yang dilakukan pihak keamanan Israel. “Penurunan eskalasi penting sekali dilakukan untuk mencegah situasi semakin memburuk,” ujar Retno dalam keterangan tertulis, Ahad, 23 Juli 2017.

    Aksi yang dilakukan militer Israel tidak hanya mengakibatkan 3 korban meninggal dan lebih dari seratus korban terluka. Namun telah meningkatkan ketegangan dan sangat membatasi kegiatan beribadah di Masjid Al Aqsa.

    Dalam pembicaraan melalui telepon, Tillerson menyampaikan kepada Retno soal kekhawatiran yang sama terhadap situasi di kompleks Masjid Al Aqsa. Ia menuturkan pihaknya telah melakukan pembicaraan dengan Yordania, Palestina, dan Israel.

    Tillerson sepakat dengan Indonesia mengenai pentingnya mencegah meningkatnya eskalasi di kompleks Masjid Al Aqsa. Dia menegaskan agar status quo terkait status kompleks Masjid Al Aqsa juga penting untuk tetap dipelilhara.

    Selain itu, Retno telah berkomunikasi intensif dengan Menteri Luar Negeri Yordania, Palestina, Turki, dan Sekretaris Jenderal Organisasi Konferensi Islam (OKI) agar situasi di kompleks Al Aqsa tidak memburuk dan kegiatan beribadah dapat segera dipulihkan.

    DANANG FIRMANTO


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Curah Hujan Ekstrem dan Sungai Meluap, Jakarta Banjir Lagi

    Menurut BPBD DKI Jakarta, curah hujan ekstrem kembali membuat Jakarta banjir pada 23 Februari 2020.