Ini Pesan Presiden Jokowi di Halal Bihalal Kebangsaan di Semarang

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Jokowi (kiri) didampingi Menko Polhukam Wiranto (kanan) dan Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin (tengah) memberi salam kepada tamu undangan saat peringatan Nuzulul Quran Tahun 1438 Hijriah/2017 Masehi di Istana Negara, Jakarta, 12 Juni 2017. ANTARA/Puspa Perwitasari

    Presiden Jokowi (kiri) didampingi Menko Polhukam Wiranto (kanan) dan Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin (tengah) memberi salam kepada tamu undangan saat peringatan Nuzulul Quran Tahun 1438 Hijriah/2017 Masehi di Istana Negara, Jakarta, 12 Juni 2017. ANTARA/Puspa Perwitasari

    TEMPO.CO, Semarang - Presiden Joko Widodo atau Jokowi saat menghadiri halal bihalal kebangsaan yang digelar Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama Jawa Tengah, di Semarang, meyakini semangat kebangsaan di masyarakat Indonesia akan terus terpelihara.

    "Saya percaya bahwa semangat kebangsaan Indonesia akan terus terjaga," ujar Presiden saat memberikan sambutannya di acara yang dihelat di Yayasan Pendidikan Islam Nasima, Kota Semarang, seperti dalam siaran pers Kepala Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Presiden, Bey Machmudin, Ahad 23 Juli 2017.

    Baca :

    Jokowi Berkunjung ke UGM, dari Bernostalgia hingga Memberi Kuis

    Jokowi mengaku sengaja meluangkan waktu menghadiri acara tersebut di tengah rangkaian kunjungan kerjanya ke sejumlah daerah di Tanah Air. Acara yang mengambil tema 'Meneguhkan Bhinneka Tunggal Ika' itu digelar PWNU Jawa Tengah untuk menumbuhkan motivasi mempertahankan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

    "Ke Semarang ini memang khusus untuk halal bihalal kebangsaan yang diselenggarakan oleh PWNU Jawa Tengah, karena sebulan atau satu setengah bulan yang lalu saya sudah janji akan hadir di acara ini. Jadi saya sudah janji dan saya harus datang dan malam hari ini saya datang," kata Jokowi.

    Presiden mengingatkan pentingnya menjaga persatuan dan kesatuan bangsa. Salah satunya dengan menjadikan keberagaman sebagai kehendak dan hukum Allah yang patut disyukuri oleh seluruh rakyat Indonesia. Dia berharap semangat kebangsaan yang dimiliki rakyat Indonesia dapat membawa Indonesia menjadi negara rujukan dunia internasional dalam mengelola keberagaman.

    Presiden juga berharap masyarakat di seluruh pelosok Tanah Air turut merasakan manfaat nyata dari terselenggaranya acara halal bihalal kebangsaan tersebut. "Semoga ketulusan hati dan semangat yang luar biasa pada halal bihalal kebangsaan ini bisa menggema dari Sabang sampai Merauke, dari Miangas sampai Pulau Rote," ujar Presiden mengakhiri sambutannya.

    Turut hadir mendampingi Presiden Jokowi adalah Menteri Sekretaris Negara Pratikno dan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo. Selain itu, acara tersebut juga dihadiri oleh 999 kiai se-Jawa Tengah serta para undangan lainnya.

    AMIRULLAH SUHADA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Demo Revisi UU KPK Berujung Rusuh, Ada 1.365 Orang Ditangkap

    Demonstrasi di DPR soal Revisi UU KPK pada September 2019 dilakukan mahasiswa, buruh, dan pelajar. Dari 1.365 orang yang ditangkapi, 179 ditahan.