Riau Tertinggi Kedua Kasus Kekerasan terhadap Anak

Reporter

Editor

Erwin prima

Ilustrasi kekerasan pada anak. Shutterstock

TEMPO.CO, Pekanbaru - Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Yohana Yambise mengatakan, menurut catatan kementerian, Provinsi Riau menempati urutan kedua tertinggi kasus kekerasan terhadap anak setelah Jawa Timur.

Baca: Heboh Video Kekerasan: Jangan Biarkan Anak Menontonnya

Hal itu menjadi alasan Kementerian PPPA menggelar Hari Anak Nasional dilaksanakan di daerah tersebut.

"Setiap hari ada saja kita mendengar kasus kekerasan anak di Riau," kata Yohana, seusai menutup acara Forum Anak Nasional, di Hotel Labersa, Siak Hulu, Kampar, Sabtu, 22 Juli 2017. 
 
Menurut Yohana, kekerasan terhadap anak justru terjadi di dalam rumah tangga, memperebutkan hak asuh, kekerasan fisik bahkan kekerasan seksual. Begitu pula pernikahan usia dini cukup banyak. Namun Yohana tidak bersedia menyebutkan jumlahnya. 
 
Peringatan hari anak nasional di Riau merupakan perwakilan dari daerah di region Sumatera. Banyak daerah di Sumatera juga memiliki masalah yang sama dengan Riau. Untuk itu, dengan diadakannya hari anak di Riau diharapkan daerah yang ada di Sumatera untuk meningkatkan komitmen perlindungan terhadap anak. 
 
"Maka itu diberi tema perlindungan anak dimulai dari keluarga, saya anak Indonesia, saya gembira, fokus perhatian kita diarahkan pada keluarga," ucapnya.
 
Masalah di Riau kata dia, menjadi perhatian khusus pemerintah. Kementerian akan mengevaluasi seberapa besar kebijakan pemerintah memberikan perhatian terhadap perlindungan anak. 
 
"Apakah pemenuhan hak anak sudah diselipkan dalam program pembangunan pemerintah atau belum? Ini yang harus jadi perhatian kita semua," tuturnya.  
 
Yohana mengaku, pemerintah sejauh ini cukup serius mengatasi persoalan kekerasan terhadap anak. Pemerintah turut menggandeng lembaga masyarakat dalam hal pencegahan kejahatan terhadap anak seperti lembaga anti rokok untuk menyelesaikan persoalan perokok usia dini, pemblokiran situs-situs porno serta mendorong daerah mendirikan sekolah ramah anak. "Ini sudah kita sosialisasikan jauh hari," ujarnya. 
 
Sementara itu, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Riau Hidayati Effiza mengatakan, untuk mengatasi masalah kekerasan terhadap anak, Pemerintah Riau teleh membentuk Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) untuk memberikan pendampingan terhadap korban. "Pusat pelayanan sudah dibentuk hingga tingkat kecamatan," ujarnya.
 
Sebagai upaya tingkat bawah, kata dia, Pemda giat melakukan sosialisasi serta menggelar pelatihan bagi pegiat pemerhati anak. "Kami selalu berkoordinasi dengan kementerian apapun hal yang terjadi terkait anak," ujarnya.

Baca: KPAI: Ada Lebih dari 8.200 Kasus Anak Berhadapan dengan Hukum  
 
Hari Anak Nasional digelar di Riau sejak 19 hingga 23 Juli 2017. Berbagai kegiatan dilakukan seperti Forum Anak Nasional untuk menampung aspirasi serta menyerahkan penghargaan daerah layak anak untuk 126 kabupaten/kota di Indonesia. Presiden Joko Widodo dijadwalkan hadir pada malam puncak hari anak di Pekanbaru.
 
RIYAN NOFITRA






Berikut Langkah Hukum yang Dapat Ditempuh saat Anak Menjadi Korban Bullying

17 hari lalu

Berikut Langkah Hukum yang Dapat Ditempuh saat Anak Menjadi Korban Bullying

Saat anak menjadi korban bullying, orang tua dapat melaporkan pelaku ke Komnas HAM dan polisi dengan membawa bukti dari peristiwa tersebut.


Begini Besaran Tarif Ojek Online Naik Mulai Lusa: Sebagian Pengemudi Ojol Pekanbaru Senang

8 September 2022

Begini Besaran Tarif Ojek Online Naik Mulai Lusa: Sebagian Pengemudi Ojol Pekanbaru Senang

Kebijakan tarif ojek online baru diumumkan Dirjen Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan Hendro Sugiatno dalam konferensi pers virtual, kemarin.


Kekerasan terhadap Anak Marak, Perhimpunan Perempuan: Seharusnya Aman dan Nyaman

8 Agustus 2022

Kekerasan terhadap Anak Marak, Perhimpunan Perempuan: Seharusnya Aman dan Nyaman

Perhimpunan Perempuan Lintas Profesi Indonesia (PPLIPI) mengedukasi warga DKI Jakarta untuk mencegah kekerasan terhadap anak dengan segala bentuknya.


Tangerang dan Depok Raih Predikat Kota Layak Anak Kategori Nindya

24 Juli 2022

Tangerang dan Depok Raih Predikat Kota Layak Anak Kategori Nindya

Ada beberapa poin penting yang menyebabkan Kota Tangerang meraih predikat Kota Layak Anak 2022.


Jokowi Minta Penegakan Hukum yang Tegas dalam Kasus Kekerasan terhadap Anak

23 Juli 2022

Jokowi Minta Penegakan Hukum yang Tegas dalam Kasus Kekerasan terhadap Anak

Jokowi meminta agar para pelaku kekerasan terhadap anak diberikan hukuman yang keras agar peristiwa serupa tidak terulang kembali.


Jokowi Terbitkan Perpres Strategi Penghapusan Kekerasan pada Anak

18 Juli 2022

Jokowi Terbitkan Perpres Strategi Penghapusan Kekerasan pada Anak

Presiden Jokowi mengesahkan Peraturan Presiden tentang strategi penghapusan kekerasan pada anak Salah satu pertimbangan terbitnya Stratnas PKTA karena masih tingginya kasus kekerasan terhadap anak.


Jokowi Teken Perpres Kekerasan Anak di Tengah Marak Kasus Pencabulan

17 Juli 2022

Jokowi Teken Perpres Kekerasan Anak di Tengah Marak Kasus Pencabulan

Tak hanya soal kekerasan terhadap anak, Perpres yang diteken Jokowi ini juga mengatur soal keluarga rentan.


Polres Jakarta Timur Nikahkan Mahasiswi Pembuang Bayi di Pinggir Kali Ciliwung

7 Juli 2022

Polres Jakarta Timur Nikahkan Mahasiswi Pembuang Bayi di Pinggir Kali Ciliwung

Meski mahasiswi pembuang bayi itu sudah dinikahkan dengan ayah bayi itu, proses hukum terhadap MS tetap berjalan.


Berumur 238 Tahun, Begini Asal-usul Kota Pekanbaru

23 Juni 2022

Berumur 238 Tahun, Begini Asal-usul Kota Pekanbaru

Nama Kota Pekanbaru dahulu dikenal dengan nama Senapelan


Kedai Kopi Kim Teng, Peninggalan Pejuang Kemerdekaan di Pekanbaru

16 Juni 2022

Kedai Kopi Kim Teng, Peninggalan Pejuang Kemerdekaan di Pekanbaru

Jangan mengaku pernah ke Kota Pekanbaru jika belum singgah ke Kedai Kopi Kim Teng yang berdiri pada 1950.