Peserta Forum Anak Nasional Mengkritisi Iklan Rokok di Media  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Forum Anak Nasional di Pekanbaru, Riau. TEMPO/Riyan Nofitra

    Forum Anak Nasional di Pekanbaru, Riau. TEMPO/Riyan Nofitra

    TEMPO.CO, Pekanbaru - Peserta Forum Anak Nasional 2017 asal Papua, Kezia Marini, 16 tahun, merasa jengah dengan maraknya tayangan ikan rokok di sejumlah media. Ia meminta pemerintah bertindak tegas menghentikan iklan-iklan rokok karena dinilai berdampak buruk bagi perkembangan anak.

    "Jangan ada lagi iklan rokok tayang di media," kata Kezia di hadapan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Yohana Yambise, di Pekanbaru, Riau, Sabtu, 22 Juli 2017.

    Baca: Akademisi: Pemerintah Indonesia Tak Tegas Atur Iklan Rokok

    Menurut Kezia, maraknya iklan rokok yang tayang di televisi, media sosial, maupun papan reklame mempengaruhi keinginan anak-anak usia dini untuk merokok. Dia menilai tingginya angka perokok aktif di kalangan anak disebabkan oleh tayangan iklan-iklan rokok yang tanpa batas. 

    Kezia mengaku persoalan perokok anak di Papua cukup tinggi dan perlu perhatian khusus dari pemerintah. Maka ia meminta pemerintah segera mungkin menghentikan tayangan iklan rokok karena berdampak buruk bagi kesehatan dan masa depan anak.

    "Kecenderungan anak itu mudah sekali meniru apa yang dilihatnya, kami meminta iklan rokok segera dihentikan," ucapnya.

    Simak: Cabut Larangan Iklan Rokok, LSM: Baleg Bajak Kepentingan Publik

    Menteri Yohana Yambise mengakui perokok di kalangan anak usia dini masih menjadi masalah yang perlu menjadi perhatian khusus pemerintah. Menurut dia, pemerintah bersama lembaga antirokok sudah cukup serius untuk mengatasi persoalan ini.

    Bahkan masalah rokok sudah menjadi pembahasan dalam rapat terbatas Presiden Joko Widodo untuk menghilangkan pengaruh rokok terhadap anak. "Sosialisasi antirokok terus ditingkatkan," ujarnya.

    Sekitar seribu anak Indonesia yang berasal dari 34 provinsi mengikuti Forum Anak Nasional di Pekanbaru. Anak-anak membaur satu sama lain, saling berdiskusi dan tukar pikiran untuk menghasilkan satu aspirasi.

    Lihat: Pembatasan Rokok Dinilai Tak Mematikan Petani Tembakau

    Forum ini diharapkan dapat merangsang keterlibatan anak dalam proses pengambilan keputusan sesuai kebutuhan mereka yang nantinya bakal disampaikan kepada pemerintah.

    Hasil diskusi nantinya dirangkum dalam satu suara anak Indonesia 2017 yang akan dibacakan di hadapan Presiden RI Joko Widodo pada puncak Hari Anak Nasional. 

    RIYAN NOFITRA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Yang Datang ke Istana, Ada Nadiem Makarim dan Tito Karnavian

    Seusai pelantikannya, Presiden Joko Widodo memanggil sejumlah nama ke Istana Negara, Senin, 21 Oktober 2019. Salah satunya, Tito Karnavian.