Sehabis HTI Dibubarkan, Siapa Selanjutnya? Jokowi: Satu-satu  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Joko Widodo (Jokowi) berpose di sebelah patung lilin dirinya di Museum Madame Tussauds di Hong Kong, 1 Mei 2017. Berikut momen saat Jokowi bertemu

    Presiden Joko Widodo (Jokowi) berpose di sebelah patung lilin dirinya di Museum Madame Tussauds di Hong Kong, 1 Mei 2017. Berikut momen saat Jokowi bertemu "kembarannya" pada hari kedua kunjungannya di Hong Kong. AP Photo/Handout

    TEMPO.CO, Jakarta - Presiden Joko Widodo atau Jokowi memberi sinyal bahwa HTI (Hizbut Tahrir Indonesia) tidak akan menjadi ormas terakhir yang dibubarkan pemerintah. Ia menyampaikan bahwa pembubaran ormas dilakukan satu per satu.

    "Kita berbicara satu-satu," ujar Presiden Jokowi di Jakarta Convention Center, Rabu, 19 Juli 2017, menanggapi pembubaran HTI oleh pemerintah.

    Baca juga:

    Hamdan Zoelva: Pemerintah Bisa Serta Merta Memberangus Ormas

    Ryamizard Soal HTI: Tak Setuju Pancasila Cari Saja Negara Lain

    Telah diberitakan, HTI secara remsi dibubarkan oleh pemerintah. Pembubaran itu diumumkan oleh Dirjen Administrasi Hukum Kementerian Hukum dan HAM Freddy Harris dan dinyatakan sebagai tindak lanjut dari penerbitan Perppu No.2 Tahun 2017 tentang Ormas.

    Simak:
    Eks Ketua MK: Perpu Ormas Tak Penuhi Syarat Dikeluarkannya Perpu
    Refly Harun: Perppu Ormas Langgar Kebebasan Berserikat, Sebab...

    Presiden Joko Widodo melanjutkan segala keputusan yang diambil pemerintah, yang berkaitan dengan Perppu Ormas, sudah dikaji lama, sudah melalui pengamatan lama. Di sisi lain, juga sudah diberi masukan oleh kalangan ulama. Oleh karenanya, ia merasa keputusan pembubaran HTI memiliki legitimasi.

    "Keputusannya ya seperti yang sudah diputuskan pada hari ini (pembubaran HTI)," ujar Jokowi, menegaskan.

    ISTMAN MP

    Video Terkait:
    Pemerintah Resmi Bubarkan Hizbut Tahrir Indonesia (HTI)




     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Wajah Anggota Kabinet Indonesia Maju yang Disusun Jokowi - Ma'ruf

    Presiden Joko Widodo mengumumkan para pembantunya. Jokowi menyebut kabinet yang dibentuknya dengan nama Kabinet Indonesia Maju.