Alasan Megawati Mengapa Mau Membantu Istana

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ketua Umum PDI Perjuangan yang juga Presiden RI kelima Megawati Soekarno Putri tersenyum sebelum pelantikan Dewan Pengarah dan satu Kepala Unit Kerja Presiden untuk Pembinaan Ideologi Pancasila (UKP-PIP) di Istana Negara, Jakarta, 7 Juni 2017. TEMPO/Subekti.

    Ketua Umum PDI Perjuangan yang juga Presiden RI kelima Megawati Soekarno Putri tersenyum sebelum pelantikan Dewan Pengarah dan satu Kepala Unit Kerja Presiden untuk Pembinaan Ideologi Pancasila (UKP-PIP) di Istana Negara, Jakarta, 7 Juni 2017. TEMPO/Subekti.

    TEMPO.CO, Jakarta -   Megawati Soekarnoputri akhirnya menjelaskan mengapa dirinya bersedia diminta Presiden Joko Widodo (Jokowi) membantu Istana mengurusi Unit Kerja Presiden Pembinaan Ideologi Pancasila. Di unit kerja itu, Presiden kelima itu ditunjuk sebagai Ketua Dewan Pengarah.

    BACA: Megawati Kecam Kelompok Radikal yang Ingin Menguasai Negara 

    Menurut Megawati, niat untuk berkorban demi tegaknya Pancasila menjadi alasan utamanya bersedia terlibat langsung. Mega menegaskan alasannya itu saat berada di Medan ketika meresmikan Kantor DPD PDI Perjuangan Sumatera Utara, Selasa 18 Juli 2017. Ketua Umum PDI Perjuangan ini menegaskan lagi, partainya akan solid berdiri di  garda depan untuk menjaga Pancasila.

    Megawati bercerita, saat permintaan untuk masuk Istana dan membantu dalam Unit Kerja Presiden itu dia berada di Korea Selatan. Sekretaris Kabinet Pramono Anung lah yang mengontak dia dan menyampaikan permintaan itu. Di Korea Selatan, Megawati sedang mengikuti pertemuan yang membahas soal perdamaian di kawasan itu.

    BACA: Megawati Kaget Diminta Jokowi Masuk Unit Pembinaan Pancasila 

    Megawati mengaku tahu jika banyak pihak yang mempertanyakan motifnya sehingga bersedia menjadi Ketua Dewan Pengarah UKP-PIP. "Ketika saya diminta oleh Bapak Presiden Jokowi untuk menjadi Ketua Dewan Pengarah UKP-PIP, ada yang memberi kritik, lho Ibu Megawati sudah pernah jadi anggota DPR, Wapres, dan Presiden, serta Ketua Umum Partai terlama, apalagi yang dicari, apalagi hanya sebuah unit kerja. " kata Megawati.

    BACA: Ada Megawati di 9 Pengarah Pembinaan Ideologi Pancasila

    Menurut Megawati, banyak komentar yang mempertanyakan motifnya itu berserak di sosial media dan bahkan menjadi viral. Mega mengatakan, banyak pertanyaan itulah yang kian meneguhkan niatnya untuk membantu Istana mengurusi Ideologi Negara.

    Mega mengatakan, kesediaannya itu semata melihat fakta bahwa Pancasila adalah Ideologi Negara dan posisinya sudah final dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Apalagi hingga saat ini, ada pihak lain yang mencoba mengubahnya. " Jadi, saya ingin menegaskan, untuk Pancasila, saya siap. Mau jadi apa saja saya siap." kata Megawati
    disambut aplaus seribuan tokoh dan kader PDI Perjuangan yang menghadiri peresmian kantor tersebut.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Sulli dan Artis SM Entertaintment yang juga Tewas Bunuh Diri

    Sulli, yang bernama asli Choi Jin-ri ditemukan tewas oleh managernya pada 14 Oktober 2019. Ada bintang SM lainnya yang juga meninggal bunuh diri.